Ch. 4 : Team Bonding 3

314 26 2
                                        

🐾🐾🐾

Untuk kebutuhan channel YouTube, mereka mencoba berbagai hal. Mereka berenang, main pasir, menaiki banana boat dan lain lainnya. Banyak momen yang mereka abadikan. Kebahagiaan terukir di semua wajah anak Rrq Hoshi.

Mereka mengakhiri konten dengan berenang bersama di pantai. Semua orang terlihat melepas bajunya dan berenang. Irrad pun mengikuti. Saat Skylar melihat tubuh Irrad yang kecil, dia mengejeknya.

"Anjir Irrad co, skeleton ngambang awkwowka." Irrad mendengar hal itu ikut tertawa.

"Bacot anying, sini lu." Irrad mendorong Skylar agar tubuhnya terjatuh ke air. Ia berniat untuk membuat rambut Skylar terkena air laut.
Tapi saat Skylar mau terjatuh, tangannya menarik Irrad sehingga tubuh mereka tercebur bersama. Momen yang tidak di sadari semua orang datang. Bahkan teman teman mereka yang berada dekat dengan mereka tidak menyadarinya.

Tubuh mereka bersentuhan, tangan Irrad berada di dada bidang Skylar. Dan Skylar masih bertahan dengan tanggan memegang pinggang Irrad.

Irrad memang kecil. Itulah yang di rasa Skylar, tapi kulitnya begitu lembut. Semakin di rasa semakin Skylar terlena dan tidak ingin melepasnya. Bahkan kulit wanita tidak selembut ini. Tangannya semakin liar menjalar ke dada Irrad. Saat Irrad menyadari sentuhan Skylar yang berbeda, ia langsung berusaha berenang ke permukaan air.

Begitu pula Skylar, sadar apa sudah ia lakukan Skylar juga langsung melepaskan tangannya dan berenang ke permukaan. Ia sampai lebih dulu, sehingga ia menarik Irrad agar semakin cepat keluar ke permukaan.

Perhatian mereka teralih kan ke suara tawa teman teman mereka. Lalu Skylar dan Irrad langsung nimbrung ke tempat mereka.

"Woe kenapa ini co" tanya Skylar. "Dari mana aja lu wkwkw" jawab Banana.

"Ini co, Don gabisa berenang anjrit hahaha" Deden menjelaskan. "Gue berendam aja co, main lah lu ketengah, gue disini aja" ujar don.

"Sini lah Don." Ujar Deden lembut sambil menarik tangan Don. "Hiiiii jangan co, sumpah gue ketengah tenggelam. Gamau ngambang" Don berucap sambil berusaha Manahan tubuhnya agar tidak bergerak ke tengah.

"Lu gabisa renang tetep tinggi ya, gue udah jago renang gini kaya pesut ga nambah nambah perasaan tinggi gue" ujar deden. "Udah gen nya" jawab Don. "Gen apaan lu ?" Tanya Deden. "Gen orang ganteng" Don menjawab dengan bercanda.

Melihat mereka tidak ada yang membahas kejadian yang menimpa Irrad dan Skylar tadi membuat mereka berdua bisa bernafas lega. Merasa sudah puas berenang mereka pun segera menepi dan mencari tempat mandi.
Selesai Irrad mandi ia terlihat kebingungan mencari sesuatu.

"Ngape rad ?" Tanya Skylar. "Baju gue kemana ?" Ujar Irrad sambil terus mencari di Tote bag nya.

"Ada lu masukin ga ? Ga mungkin lah baju jalan sendiri"

"Ada harusnya di bawah handuk sama celana gue lipet"

Wajah Irrad terlihat masam. Ia menutup tasnya dengan kasar. Skykar menghela nafas dalam dalam lalu kemudian mengambil satu baju kaos hitam nya.

"Pake punya gue Rad, nih" ujar Skylar sambil memberikan bajunya.

"Lu gimana ?" Tanya Irrad. "Pake aja pendo, gue ada dua ini. Kesian liat muka lu kek bocil mau nangis wksk"

"Ga ada mau nangis lolo." Irrad mengambil baju Skylar dan langsung mengenakannya.
Setelah itu Irrad duduk dan memasang skincare nya.

Anak anak rrq Hoshi lainnya sudah selesai berganti pakaian. Disitu ada Banana yang menyadari ada yang aneh dari pakaian Irrad.

"Rad, coba sini deh" panggil Banana. Baru saja Irrad berdiri, Banana langsung berdiri dan meninggi kan nada biacara nya.

"NAH ! BAJU SIAPA TUH RAD ?!" Ujar Banana sambil menunjuk Irrad.
"Lah iya, gede banget baju lu. Katanya lu gabawa baju Item ke Indo Rad ?" Deden ikut bertanya.

Belum sempat Irrad menjawab, Skylar lebih dulu menjawab.

"Baju gue itu, dia mau nangis tadi bajunya ketinggalan wkwkw"

Irrad melihat Skylar sebentar. Dalam waktu yang sebentar itu pikiran Irrad sedang beradu.
Kenapa bisa dengan mudahnya dia lupa apa yang terjadi saat kami berenang ? Sekarang dia sudah bersikap biasa saja seakan tidak ada yang terjadi.

Irrad menutup matanya sebentar lalu berkata "Gue gaada nangis anying."

Mereka menjadikan hal itu bahan ejekan karena Irrad terlihat lucu karena ia terlihat seperti mengenakan pakaian yang oversize.

"Sumpah Rad, lu kek ga pake sempak co wkwk" ujar Brusko.
"Gue pake anying" Irrad langsung menjawab karena malu. Lalu Brusko mengusili Irrad dengan menarik ke atas pakaian Irrad. Reaksi Irrad ternyata lebih santai dari yang mereka kira.

"Pake kan ?". Mendengar jawaban Irrad yang lain hanya tertawa.
Dan akhirnya, mereka pulang dari perjalanan panjang.

🐾🐾🐾

Mereka sampai di penginapan saat malam menyelimuti langit. Di malam itu Irrad terus bercerita betapa serunya menaiki banana boat. Yang lain mendengar kan dengan tenang.

Mereka bertukar cerita pengalaman hari ini. Clay, Brusko dan banana yang minum sebuah buah kelapa bersama. Bunny yang menenggelamkan dirinya di pasir. Don yang mau berak waktu di tengah menaiki banana boat. Dan octa yang hanya berjemur karena ia tidak tertarik dengan hal hal yang memakan banyak energi.

Malam berlalu begitu cepat, menyisakan Irrad yang masih semangat mengingat pengalamannya hari ini. Terlihat dia duduk di sofa dekat pintu dengan rokok elektrik di tangannya sambil melihat foto foto yang ada di galeri nya. Saat Irrad terlena dengan dunianya sendiri, Brusko datang dengan membawa kopi hangat.

Suara sentuhan antara kaca meja dan kaca cangkir berdenting cukup keras sampai menyadar kan Irrad dari dunianya. Brusko mengambil hp nya dan menyenderkan tubuhnya ke sofa. Sesekali ia angkat gelasnya dan meminum kopinya.

*Note : tulisan miring berarti mereka berbicara dengan bahasa Filipina.

"Kapan lu jelasin ?" Brusko bertanya.
"Tentang ?"
"Pagi tadi. Kau tau teman tidak seperti itu. Pasti ada hal lain" jelas Brusko.

Lama Irrad terdiam sampai akhirnya ia menarik nafas dalam dalam dan mengeluarkan nya dengan kasar.

"Aku tidak mengerti diriku sendiri. Saat bersama nya (Skylar) aku tidak bisa mengendalikan diriku. Aku bahagia tapi aku juga merasa gelisah karena..."
"Beatrize ?"

"Benar, dia lah wanita yang berhasil membuatku jatuh cinta dan membuatku terlihat normal."
"Ketertarikan itu hanya sesaat. Jadi dari mana kau tau kalau itu perasaan cinta dan bukan ketertarikan sesaat."

Mendengar omongan Brusko, Irrad terdiam lagi. Ia terus memikirkan hal yang tak berujung. Kepalanya sakit. Ia meletakkan hp nya dan menenggelamkan wajahnya ke tangannya.

Brusko tidak senang melihat keadaan temannya seperti ini. Jadi ia tidak membiarkan Irrad pusing dengan memikirkan hal yang tidak ada habisnya.

"Sejak 3 bulan di Indonesia, apakah kau dan Bey masih kontakan ?"

Pertanyaan Brusko membuatnya menyadari satu hal. Irrad dan Beatrize sama sekali tidak ada berinteraksi, untuk sekedar menanyakan kabar pun tidak. Ia melihat ke arah Brusko dan Brusko langsung tahu kalau Irrad tidak ada kontakan dengan Beatrize.

🐾🐾🐾

To be continued...

Hai & Bye || Skylar X Irrad || [ On Going ]Cerita yang bikin terobses. Temukan sekarang