Keluarga Lugina
Keluarga Lugina lagi kumpul untuk makan malam tiba tiba Via memanggil Ridwan
"Mas"
"Hemm"
"Mas aku ada pemotretan iklan di Bali"
"Ya tinggal pergi. Bukannya itu pekerjaan kamu" kata Ridwan dengan cueknya tanpa melihat kearah Via istrinya
"Ya maksud aku gimana kalau mas ikut juga biar sekalian kita honeymoon"
"Gak saya sibuk"
"Tapi kita belum honeymoon mas"
"Ya Ridwan kalian belum honeymoon pergi aja sana biar kerja an kamu di handle Nassar" sahut Bu Rita
"Ngapain honeymoon Mih seperti gak ada kerja aja"
"Astaga siapa tahu habis honeymoon kamu membawa kabar baik untuk Mamih"
"Kabar baik apa Mih? " Tanya Aulia penasaran
"Ya siapa tahu Via hamil habis kalian honeymoon"
"Ha.. Ha jangan harap mamah bisa gendong cucu"
"Kenapa memangnya Ridwan ? "
"Mantu pilihan mamih ini tidak mau cepat punya anak"
"Tidak mau? Apa benar Via kamu tidak mau punya anak? "
"Bukan tidak mau Mih, hanya saja tunggu dulu waktu yang pas . Soalnya kalau sekarang karir aku lagi naik jadi aku tidak mau dulu punya anak . Takut nanti kontrak kerja aku berkurang karena hamil"
"Mamih sudah dengar kan ? Jadi tidak usah suruh aku pergi honeymoon"
"Via kalau tidak hamil sekarang sekarang. Lalu mau kapan? Mamih sudah tua ingin cepat gendong cucu"
"Tunggu Mih 3 tahun lagi"
"Apa 3 tahun? " Bu Rita kaget saat mendengar tutur kata mantunya itu
"Gak punya keponakan dari mu juga aku gak papa" kata Aulia sambil berdiri
"Maksud kamu apa Aulia? "
"Ya kamu tidak hamil itu lebih baik biar aku tidak punya keponakan dari rahim kamu. Karena aku ingin punya keponakan dari rahim Kak Rina"
"Aulia" hardik bu Rita tajam
"Apa Mih? Mamih mau marah? Marah aja toh aku bicara jujur apa adanya.
Aku ngantuk mau naik" Setelah bicara Aulia pun menaiki tangga untuk menuju kamarnya
"Pih anak papah mulut nya tidak di ajarkan sopan santun"
"Papih tidak mau berkomentar apa pun" Kata pak Jamil sambil berlalu dan di susul Ridwan
"Via kenapa harus tunggu 3 tahun? Mamih ingin secepatnya gendong cucu kaya teman teman mamih"
"Mih apa susahnya mamih ngertiin aku. Aku ingin berkarir dulu seperti teman teman modeling aku Mih"
"Ok . Tapi mamih harap keputusan kamu berubah tidak harus sampai 3 tahu mamih menunggu cucu dari kalian"
"Iya Mih"
.
. Sementara di kediaman Akbar mereka lagi bersantai sehabis nya makan malam
"Rin masalah pembukaan butik gimana jadinya ? "
"Kayanya aku undang karyawan kantor aja dan beberapa tamu kenalan aku di luar kantor Mah"
"Apa keluarga Lugina mau kamu undang juga dek?"
"Aku belum tahu"
"Rin papah harap kamu tidak buat nama kamu maupun keluarga tercoreng oleh tingkat laku kamu"
"Siap juga yang mau coreng nama keluarga Pah"
"Papah waswas kamu main gila lagi dengan Ridwan"
"Apa papah tidak akan izinkan kalau aku ingin ketemu sama mas Ridwan?"
KAMU SEDANG MEMBACA
Affair
RomansaIni cerita tidak seberapa serunya Tapi jika kalian penasaran mau baca ya silahkan .. Tapi maaf pasti banya typo typo nya kata kata yang salah karena sebenarnya saya bukan orang yang hobby mengarang cerita dan menulis saya hanya suka membaca tapi kar...
