14

456 14 0
                                        

Ridwan

"Mas serapannya sudah siap"
"Iya baby"

..Yang teriak tadi itu Rina
Teriakan seperti itu sekarang selalu terdengar setiap paginya nya dan gue berharap teriakan seperti itu akan selalu terus terdengar selamanya oleh gue..

..Jadi udah 2 Minggu gue sama Rina menempati lagi rumah Andara . 

Bukan cuma kita berdua yang tinggal di sini . Ada Nassar juga ikut tinggal di sini..

"Woy"
"Kampret loe ngagetin gue"

...Gue benar benar terkejut dengan teriakan Nassar pas di telinga..
... Sekarang gue dengan Nassar tidak pakai bahasa formal lagi kalau di luar pekerjaan..

"Tuan kenapa ngelamun mulu itu nyonya tanya mau serapan sama apa"

"Apa pun itu asal masakan Rina pasti gue makan"

"Iya kamu ngelamum mikirin apa ?. Apa ada masalah di kantor ?"
tanya Rina sambil ngambilin makanan untuk serapan gue

.Mungkin mereka pikir gue melamun mikirin masalah .

"Aku nggak ada masalah"

"Terus kenapa tuan ngelamun masih pagi lagi "

"Loe benar benar cerewet Sarr kaya cewe .
Gue cuma berpikir kenapa dulu gue sangat bodoh nyia nyiain moment membahagiakan seperti ini"

"Maksud nya apa tuan gue nggak paham .
Nyonya juga pasti nggak paham"

"Iya aku nggak paham dengan yang kamu bicarakan mas "Timbal Rina

"Aku sangat bahagia berangkat kerja pakaian udah ada yang siapin ,serapan di siapin lalu di temenin ,pulang kerja kadang kadang di sambut ,makan malam di siapin dan di temenin juga ,kenapa dulu aku sangat bodoh nyia nyiain moment sebahagia ini"Jelas gue

"Kenapa baru nyadar sekarang Tuan? . Kan dulu gue udah ingetin udah kasih tahu Tuan jangan nyia nyia in bidadari kaya nyonya  ini . Eehh Tuan malah bilang gue ketarak harus kerumah sakit mata" Kata Nassar
 
..Dulu gue memang kalau di ingetin Nassar selalu jawab seperti itu .

"Sebegituhnya Sarr dia benci sama aku ?" tanya Rina

..Dasar Nassar sialan..

"Bukan benci baby .
Ya apa pun itu pokonya itu hanya masalalu . Aku minta maaf"Kata gue

"Kenapa sebegitu bencinya kamu ke aku Mas ?"
"Baby kita nggak usah bahas itu"

"Aku ingin tahu alasan kamu kenapa sebegitu tidak perdulinya kepada ku waktu dulu"

...Kalau udah gini ya gue nggak bisa cari obrolan lain..

"Ok ok aku jelasin .
Dulu kenapa aku mengabaikan kamu itu alasannya cuma satu .
Kamu terlalu berani"

"Terlalu berani maksudnya ;
  ..Mungkin Rina bingung..

"Kamu terlalu berani menerima perjodohan itu tanpa bicara dulu ke aku . Jadi aku tidak bisa melihat ketulusan atau apa pun itu dari kamu karena aku udah di kuasai rasa entah lah"Jelas gue

"Oh"
...Gue jelasin panjang lebar jawaban dia cuma Oh..

"Udah lah nggak usah bahas itu lagi udah siang kita pergi kerja sekarang ayo" kata Nassar

"Iya ayo aku ada meeting di luar jam delapan"Kata Rina

"Kamu meeting sama siapa dari kantor ?"

"Sama Saipul dia kan yang bantu aku di kantor papah"
"Baby bisa nggak sekertarisnya di ganti jadi cewe"

...Karena gue nggak suka kalau ada cowo lain nempel nempel Rina .
Karena gue cemburu...

"Mas cari sekertaris itu susah nggak mudah . Dan kita juga dekat ada batas batasnya dia juga ngerti kok kita berdampingan hanya saat meeting .
Dan juga kalau butik udah jadi aku juga kan gak kerja lagi di kantor Papah"

"Iya boss cari sekertaris itu susah" timbal Nassar

"Ok ok tapi kalau aku lihat ada yang nggak beres aku akan langsung hajar dia"

"Iya iya aku duluan"kata Rina
 
...Jadi kantor kita berjauhan lebih tepatnya jalan menuju kantor kita itu berbeda .

"Iya hati hati di jalan kalau udah sampai langsung hubungi aku ok"
..Cup..gue ngecup keningnya

..Iya"

...Rina pun pergi dan gue sama Nassar pun ikut pergi .

Kantor Ridwan

Dreet..Dreet

..Iya hallo mih ada apa ?..
..Kamu di undang sama Mina Jaya nggak Bang ?"
..Kata Nassar di undang . Kenapa memangnya mih ?"
..Besok kamu harus datang kesana  bersama Via ya..
..Bersama Via mih ?..
. Iya bersama Via biar orang orang pada tahu kalau kamu sbentar lagi nikah tidak terus terus menduda..
..Tapi mih_
..Nggak ada tapi tapian mamih udah telpon Via..
..Mih..

Tuut..

"Arrgggahhh mamih seenaknya saja kalau gini gimana dengan Rina" Gumam Ridwan frustasi

Malam Hari
Rumah Andara

"Baby ada yang mau aku aku bicarakan"
"Apa ?"
"Gini kamu dapat undangan dari Mina Jaya nggak ?"
"Papah dapat kenapa memangnya?"

"Itu"Ridwan gugup

"Itu apa yang jelas bicaranya ?"

"Tadi mamih telpon"

"Iya terus ?"

"Mamih suruh aku ajak Via kesana"

"Ya ajak dia kan tunangan kamu"

"Iya dia tunangan tapi kamu istri aku"

"Istri sejak kapan?"tanya Rina

"Sejak empat tahun yang lalu"
"Basi"

"Serius baby . Jadi aku harus gimana ?"
"Ya bawa aja tunangan kamu itu dan aku kesana bareng Saipul"

"Bareng Saipul ? no baby"

"Makannya cepat putusin wanita itu dan nikahin nyonya jadi nggak bakal ribet"Kata Nassar
Menengahi pertengkaran tuan dan nyonya nya itu..

"Tunggu sampai waktu nya pas" kata Ridwan
"Nggak usah banyak protes besok aku ke sana bareng Saipul"

"Tapi baby"
"Jangan banyak perotes.
cepatan bangun masuk kamar"

"Nurut aja tuan kenapa sih berisik gue lagi nonton ni"protes Nassar

"Udah gue ajak lo tinggal di sini jadi lo diam aja"
"Serah tuan aja dah"

"Masuk kamar sekarang tanpa protes atau tidur tanpa aku ?" Ancam Rina

"Iya iya aku nggak bakal protes lagi . Asal jangan nempel nempel aja sama Saipulnya"
"Hemmm"

..Rina dan Ridwan pun beriringan menuju lantai atas..

...Jadi Rina sama Ridwan bukan cuma tinggal serumah tapi juga sekamar karena paksaan Ridwan tentunya...

Rumah Akbar

"Mah apa Rina ada telpon sama mamah?"

"Sekarang dia jarang sekali telpon mamah"
"Apa dia baik baik aja apa nggak ya soalnya abang telepon susah banget"
"Yakin aja Rul kalau adek kamu itu baik baik aja"
"Abang harap ya gitu"

"Yaudah kita sekarang tidur karena udah larut malam"ajak Pak Razi

..Keluara itu pun pergi ke kamar masing masing ...

..Sedangkan di rumah Andara

"Diam Mas aku mau tidur"
"Tapi baby aku ingin tidur dalam baju kamu"
"Tidak ada tidur dalam baju cepat tidur ini udah malam"
"Pelit banget aku cuma minta masuk dalam baju bukan masuk dalam celana dalam kamu"
"Ridwan"geram Rina
"Iya ..Iya aku tidur sekarang"

..Akhirnya Ridwan pun tertidur sambil meluk pinggang Rina..

AffairTempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang