13

369 13 0
                                        

Beberapa Minggu Kemudian
Kantor Rina

Tok..Tok..

"Ya masuk" Sahut Rina dari dalam ruangan

"Maaf bu di depan ada Tuan Ridwan Lugina ingin menemui ibu . Persilahkan masuk atau gimana Bu ?"

"Ridwan?"
"Iya Pak Ridwan dari Lugina Grup"

"Mau ngapain tu orang?" Guman Rina

"Emm perbolehkan aja Pul beliau masuk"
"Baik bu saya permisi"
"Iya silahkan"

..Rina pun kembali foukus mengecek  berkas berkas..

Ridwan

...Siang ini gue ke kantor Rina karena dari terakhir ketemu pas nginap di rumah Andara Rina tidak pernah merespon panggilan atau chat dari gue lagi dan gue udah benar benar merindukannya...

"Permisi"

..Gue pengin banget langsung masuk  ruangan Rina tapi takut gue di kira tidak punya sopan santun oleh sekertarisnya..

"Iya ada yang bisa saya bantu?" kata Sekertaris Rina

"Saya mau bertemu dengan Bu Rina apa ada ?"
"Sebentar Tuan saya bicara dulu sama Ibu Rina" Kata sekertaris itu sambil berlalu ke ruangan Rina

...Coba kalau setatus gue jelas sama Rina gue pasti tinggal keluar masuk tanpa nunggu gini ...

Tidak lama sekertaris itu keluar

"Silahkan Tuan masuk" kata sekertarisnya itu

..Gue pun langsung masuk tanpa bicara apa pun lagi ...

..Dan gue kira Rina di dalam lagi nunggu gue atau sibuk nyediakan minum . Ternyata dia hanya sibuk sama berkas berkas sampai gue berdiri di depannya aja dia tetap nunduk lihat kertas kertas dan laptop...

"Ekhem"
Gue berdehem menarik perhatian dia dan dia tidak nengok sama sekali..

"Baby apa seperti itu menyambut calon suami kamu berdiam dan tetap fokus ke layar dan tangan ke keybord"

"Hemmmz
Ada apa ?"

..Akhirnya dia nyahut..

"Lihat ke aku baby simpan dulu sejenak kerjaanmu itu" Pinta gue

"Aku sibuk Mas .
Apa kamu tidak lihat pekerjaanku sangat numpuk gini?"Kata dia

"Ok baby kalau kamu mau nya gitu"

..Dengan satu hentakan gue membalikan kursinya..

"Apa apan sih Mas"kesal dia

"Lihat aku atau mau aku hukum?"

"Aku sibuk"

"Ok"
"Heeeppzt eeemp..."
..Gue cium bibir dia tanpa ampun siapa suruh ngabaikan gue..

"Emmmppt lep emmmppt"

..Setelah ku rasa dia kehabisan nafas gue pun menyudahi pangkutan di bibirnya itu...

"Tetap manis baby"
.. Gue melap saliva di bawah bibirnya

Autor

"Kamu apa apan sih datang datang main serobot aja"ketus Rina

"Kamu yang apa apaan panggilan aku nggak di jawab chat aku nggak di balas"kata Ridwan tidak mau kalah

"Aku sibuk ngurus perusahaan Papah mana juga aku sibuk mantau pembangunan butik aku Mas"

"Kan kamu bisa balas chat aku saat istirahat atau pas mau tidur"

"Hemm.."
.Rina hanya bergumam

"Kamu tahu nggak minggu minggu ini aku lelah ngurusin peroyek ketambah tambah kamu nggak ada kabar aku makin lelah raga lelah pikir"

AffairTempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang