Aku tak pandai menulis tentang cinta,
dulu katanya terlalu rumit, terlalu drama.
Tapi lalu kamu datang,
dan tiba-tiba segalanya jadi ringan.
Tak ada bunga, tak ada skenario,
hanya tawa kecil di sela percakapan sore,
dan cara kamu mendengarkan,
seperti dunia punya waktu untuk pelan-pelan.
Mungkin karena kamu,
aku ingin menyimpan hari—bukan hanya melewatinya.
Dan walau ini baru beberapa baris,
rasanya cukup untuk bilang:
aku senang kita ada di sini,
dengan cara yang tenang,
dan hati yang tak lagi ragu untuk menyebut—ini cinta.
KAMU SEDANG MEMBACA
Sejenak
PoetrySebelum jarum detik berdetak Dijalan yang hampa Sebentar ku bersinggah
