Happy Reading
*****
Keluarga Kim dilanda kepanikan. Anak bungsu mereka, Taehyung, tak pulang semalaman. Ponselnya tak aktif, pesan tak terbaca, telepon tak diangkat. Tak satu pun kabar yang mereka dapatkan.
Hari ini adalah hari pertandingan Taekwondo Yeonjun, tapi sang Papa belum juga pulang. Hanya Namjoon dan Seokjin yang menemani Yeonjun ke lokasi pertandingan, sementara yang lain berjanji menyusul. Sayangnya, Taehyung, yang paling ditunggu-tunggu, belum juga muncul.
Mereka kelimpungan. Semua teman Taehyung dihubungi, namun tak satupun yang tahu keberadaannya.
Tiba-tiba, pintu utama terbuka pelan. Sosok yang membuat mereka panik itu akhirnya kembali. Taehyung muncul dengan penampilan berantakan, wajah lelah, dan mata sembab.
Namun, bukan itu yang mengejutkan mereka. Seseorang berdiri di belakang Taehyung. Seseorang yang selama ini mereka kira telah tiada.
Jungkook.
Baekhyun-lah yang pertama kali bereaksi. Mama cantik itu berlari kecil menghampiri Jungkook yang masih berdiri ragu di depan pintu. Tanpa berkata-kata, Baekhyun langsung memeluknya erat, menumpahkan air mata yang selama ini ia tahan.
Begitu banyak rasa bersalah yang ingin ia sampaikan. Begitu banyak luka yang ingin ia sembuhkan.
Chanyeol yang berdiri tak jauh memecah keheningan, "Baek, ajak Jungkook masuk dulu. Tae, kamu... kita perlu bicara."
Jungkook membalas pelukan Baekhyun, berbisik pelan, "Aku nggak pernah benci Mama...."
Taehyung menjelaskan bahwa semalam ia menginap di rumah Jungkook, menghabiskan waktu, menangis, saling bercerita. Mereka baru pulang setelah sempat mengompres mata yang bengkak karena semalaman menangis.
"Aku harus pulang," ujar Taehyung waktu itu, "Ada seseorang yang menunggu."
"Seseorang yang merindukanmu, Jungkook."
"Yeonjun di mana, Pa?" tanya Taehyung setelah memeriksa seluruh kamar.
"Kamu lupa, Nak? Hari ini pertandingan Taekwondo-nya Yeonjun. Namjoon dan Jin yang mengantarnya," jelas Chanyeol.
"Astaga!" Taehyung membulatkan mata. "Jam berapa sekarang? Pertandingannya mulai kapan?"
Baekhyun yang baru selesai menenangkan Jungkook menghampiri mereka. "Masih satu jam lagi, bersiaplah. Ajak Jungkook juga. Dia udah nggak sabar ketemu Yeonjun."
Taehyung mengangguk dan bergegas ke kamarnya. Sementara itu, Chanyeol duduk bersama Jungkook, berbicara dari hati ke hati. Tentang masa lalu. Tentang rasa bersalah. Tentang permintaan maaf.
Mereka membuka luka yang lama, agar bisa mulai sembuh.
Baekhyun kembali menangis saat menggenggam tangan Jungkook, meminta maaf dengan suara serak. Jungkook tak berkata apa pun, hanya mendengarkan. Dan meski hatinya kembali tercabik saat ingat putra keduanya, Soobin—yang tak sempat ia selamatkan—ia tetap tersenyum. Karena hari ini, setidaknya, ia bisa bertemu kembali dengan satu dari dua anak kembarnya.
Mereka akhirnya berangkat ke tempat pertandingan. Suasana meriah, peserta dari berbagai kota berkumpul untuk lomba antar provinsi.
Jungkook berdiri di tribun, matanya menyapu arena. Jantungnya berdegup cepat. Di sanalah Yeonjun berada—anak yang dulu ia tinggalkan. Anak yang hampir ia gugurkan. Anak yang pernah ia benci karena datang di waktu ynag tidak tepat.
KAMU SEDANG MEMBACA
For Taehyung (VKOOK)✅
FanfictionWARMING (INI CERITA GANTI GENRE GS KE BL YAA, kalo ada typo mohon maaf, kalian bisa komentar) BOYS LOVE (END) Saat sebuah rahasia menjadi alasan untuk berjuang. Itulah yang Jungkook lakukan agar kembali pada 'dia'. Hidup yang tidak biasa dan dipenuh...
