Chapter 84 (I also miss you)

786 18 2
                                        

Lupakan segalanya karena aku akan datang padamu ketika nafasmu memanggilku lagi.

🌘🌕🌒

Seminggu berlalu, setelah operasi besar itu terjadi, meski wajah putih belum sirnakan pucat sepenuhnya, namun semangat hidup terlihat tumbuh dinetra bahagianya

Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.

Seminggu berlalu, setelah operasi besar itu terjadi, meski wajah putih belum sirnakan pucat sepenuhnya, namun semangat hidup terlihat tumbuh dinetra bahagianya.

Sekarang, gadis manis itu tengah di rumah sakit untuk melakukan control, entah luka operasi dan lainnya, ia ditemani orangtua, kakak, dan sang sekretaris.

Binar telah selesai melakukan pemeriksaan.

Sekarang ... gadis itu menatap penuh pada dokternya, mendengarkan beberapa arahan serta perkembangan yang telah ia lalui serta rasakan setelah operasi ginjal.

Menurut pribadi, ia sudah tidak lagi merasakan pusing, mual dan muntah, biasanya ... hal ini acap kali terjadi, sehari dua kali atau bahkan lebih.

"Bagaimana pusing anda, nona? Apakah tidak separah sebelumnya?"

Binar mengangguk cepat, gadis itu menarik kedua pipinya, menciptakan senyuman manis, terbitlah dimple dipenghujung senyuman-nya.

Melihat itu, sang dokter membalas senyuman nona-nya dengan sangat senang.

"Greattt, Glad to hear it, nona" Ujar Steve.

Setelah control pertama ini selesai, Steve memberikan beberapa penjelasan pada orang-orang terdekat sang nona.

Dan setelah itu menjadwalkan control ulang beberapa minggu lagi.

Kini mobil yang mereka naiki telah memasuki pelataran Museum yang luas, dan akan berbelok ke samping kanan Museum

Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.

Kini mobil yang mereka naiki telah memasuki pelataran Museum yang luas, dan akan berbelok ke samping kanan Museum.

Di sana ada pintu utama, jika disebelah kiri ada pintu kecil yang mirip di home alone, yang ini berbeda lagi, pintu ini lebih besar dan lebar.

Dulu Binar sempat mengira pintu ini juga tembok namun ternyata bergerak dan pintu besar yang ditumbuhi dedaunan lebat itu terbuka, jika orang lain melihatnya mungkin saja takkan berpikir bahwa itu gerbang besar yang menghubungkan Mansion.

Maaf, Aku Terlambat END✅Cerita yang bikin terobses. Temukan sekarang