Wahai jiwa yang riuhnya tak mengusik
Namun isinya perang yang tak pernah berhenti berisik
Apa kabar? jika itu pertanyaan maka akan dijawab sedang tidak baik
Ya, beberapa kesan belum juga hilang dalam tenang
Benar-benar meresahkan, sampai sesaknya terasa begitu dalam
Sampai kapan? inginnya sudah tak bersisa
Ternyata masih ada, menyiksa dan membuatnya hidup dengan ribuan duga
Jika saja isi kepala bisa terbaca mungkin sesal akan mengiringinya
Betapa pandainya jiwa itu meredam trauma yang entah dimana muaranya
Rangkasbitung, 14 September 2025
KAMU SEDANG MEMBACA
Elegi Sandhya
WerwolfAda yang kuat akibat disayat Ada yang menyerah karena sering patah Sampai akhirnya, ada yang pergi Sebab kamu terlalu mencintai dirimu sendiri Annisa Fadhila
