11. Tempur

1.1K 50 12
                                        

Masih dengan sisa-sisa emosi di kepala, Kenzie kembali menginterupsi berupa bisikan tajam. “Lo beneran mau mati di tangan gue?"

Kelvin mengepalkan tangan. “Gue ... gue salah. Gue nggak sengaja nyebarin foto itu. Gue nyesel.” Kelvin bersuara lirih sambil tertunduk. “Gue minta maaf ke lo, Ca, juga ke keluarga lo. Gue ... gue bego banget.”

Ayah Ica yang sedari tadi diam akhirnya ikut buka suara. “Kamu tahu nggak, kalau yang kamu lakuin hampir ngebunuh anak saya?”

Kelvin hanya bisa menggeleng pasrah, air matanya jatuh.

Tak tinggal diam, Ibu Ica pun turut andil dengan melayangkan satu tamparan keras di pipi kiri Kelvin. "Manusia macam apa, sih, kamu?!"

Kenzie menatap adegan emosional itu lama. Sedikit lega karena masalah yang tadinya cukup rumit mulai menemukan titik terang. Meski harus mengorbankan hampir dari seluruh sisa tenaganya, setidaknya, ia berhasil berguna untuk orang lain lagi hari ini.

Setelah memastikan keadaan mulai terkendali, remaja kurus itu inisiatif berpamitan pada orang tua Ica. Disusul Kailen dan juga Tama. Namun, baru sampai di ambang pintu, Kenzie merasa tubuhnya semakin ringan, sekaligus kosong. Pandangannya mendadak kabur.

“Ken, lo pucet banget,” gumam Kailen sambil memegang pundak temannya. Namun, Kenzie hanya merespon dengan gelengan pelan.

“aman, Kai. Cuma agak pusing dikit.”

Kalimat itu belum sempat selesai ketika tubuhnya mendadak limbung. Beruntung refleks Kailen dan Tama cukup bagus sehingga tubuh kecil itu tak sampai luruh ke lantai.

“Kenzie!” teriak Tama panik.

Para perawat yang tak sengaja lewat langsung berlari mendekat. Suasana yang tadi tegang berubah jadi kepanikan murni. Ica menutup mulutnya, menahan isak. Sementara Kelvin terpaku di tempat, wajahnya pucat pasi.

“Tolong ambilin brangkar, cepat!” seru salah satu perawat sambil mencoba mengembalikan kesadaran Kenzie.

(Part selengkapnya tersedia di aplikasi Karyakarsa.)

)

Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.






***

Sila join saluran WhatsApp aku untuk klaim voucher baca (3 pembeli tercepat).
Link saluran dan Karyakarsa lengkap ada di bio aku.

KenzieCerita yang bikin terobses. Temukan sekarang