sisi lain.....
gendar yang sedang berjalan-jalan dengan astri adik dari kekasihnya dimana mereka kebetulan ketemu di jalan setelah astri pergi ke toko untuk membeli pensil sedangkan gendar habis ke pos untuk mengirim barang untuk ayahnya yang belum bisa pulang kerumah tersebut.
''kamu hebat udah mau pergi sendiri''ucap gendar
''iya kan gak terlalu jauh dari rumah jadi kakak izinin aku deh''ucap astri
''iya karena udah besar pasti bisalah ya sendiri untuk beli begitu''ucap gendar
''hehe iya''ucap astri namun ia melihat sesuatu dan langsung menghentikan langkahnya
membuat gendar terhenti juga dan tidak tahu apa yang astri lihat''ada apa astri?''tanya gendar
''kak gendar lihat di sana!''ucap astri menunjuk ke arah bawah
''memang ada apa?''ucap gendar
''i-itu kak lida dan ada orang aneh...di sana..''ucap astri yang sedikit ketakutan
''hah kenapa, hah....cih sialan!''gendar langsung bergegas berlari ke sana
''kak gendar tunggu!''ucap astri yang ikut menyusul
.
.
.
..
..
.
pemmpin itu tampak tersenyum''kamu akan mimpi dan rasa sakit yang menyiksamu secara perlahan padamu''
HEY MENJAUH DARINYA!!
gendar yang maju dan mencoba memberikan pukulan namun pemimpin itu menjauh dan pukuan itu meleset.
''sial...''gendar yang kesal
''hehe ada yang bisa ajak bermain nih''ucap kokoe
''kokoe ayo pergi''ucap pemimpin itu memerintahkan kokoe untuk meninggalkan lokasi
''huh....baiklah''jawab kokoe yang hanya pasrah dan tidak membuat kekacauan
''kak lida...hey..kak bangun..''ucap astri mencoba mengguncang tubuh lida agar bisa bangun
''hei apa yang kalian lakukan padanya!''ujar gendar yang berteriak pada pemimpin tersebut
''oh...aku hanya kemari hanya untuk melihatnya penuh penderitaan darinya dan hadiah kecil untuknya yang sangat membuatku senang fufufu....''ucap pemimpin dengan tawa kecilnya
''hadiah?, apa maksudmu itu!''ucap gendar yang bingung
''itu akan membuatnya penuh dengan rasa sakit dan keburukkan padanya hahahaha...''ucap pemimpin itu yang langsung hilang bersamaan dengan kokoe
''mereka pergi?''ucap gendar
''kak gendar bagaimana ini kak lida tidak bangun juga''ucap astri
gendar mencoba memeriksa denyut nadinya''ternyata dia pinsan''
"Lalu apa yang harus kita lakukan kak gendar? " Ucap astri yang panik
"Huh... " Ucap gendar mencoba berfikir
Gendar! Astri!
Dan datang green yang terbang dari atas dan turun menuju ke mereka berdua.
"Ah kak mey-mey di sini!" Ujar astri melambaikan tangan
"Ah syukurlah kamu datang green" Ucap gendar
"Mhn...! " Green merasakan aura yang tidak asing untuknya dan merasakan amarah di dalam dirinya "apa kamu melihat pemimpin di sini? " Tanya green
"Huh iya tapi sudah pergi dengan anak buahnya tadi" Jawab gendar
"Cih... Aku terlambat, sial" Ujar green yang kesal
"Kak mey-mey tolongin kak lida dia tidak bangun dari tadi" Ucap astri mencoba membujuk green yang masih dalam emosinya
"Huh kenapa?, huh.... Lida?!" Green yang langsung menghampiri lida"apa yang terjadi padanya!? "Tanya green
" Aku tidak tahu sama sekali secara detailnya "ucap gendar
" Kak lida udah begini kak mey-mey bahkan kak gendar marah sama orang aneh"ucap astri
"Ya aku mengerti, biar aku melakukannya" Ucap green langsung melakukan pemulihan pada lida
"Kak gendar... Apa kak lida akan baik-baik saja?" Tanya astri
"Jangan khawatir dia akan baik-baik saja dan sekarang sedang di tangani sama ahlinya" Ucap gendar yang menghibur astri
Beberapa saat kemudian green selesai melakukannya.
"Baiklah ini sudah selesai semestinya sebentar lagi dia akan siuman" Ucap green
"Lebih baik kamu kembali dalam bentuk sipilmu sebelum ada wartawan" Ujar gendar
"Benar juga" Green langsung kembali menjadi normal
"Apa kita antar kak lida ke rumahnya agar bisa untuk istirahat" Ucap astri
"Aku rasa ada benarnya lida harus istirahat di rumahnya disini mungkin tidak nyaman untuknya" Ucap mey-mey
"Baiklah aku akan menggendongnya dan kita antar ke rumahnya" Ucap gendar
"Oke kak gendar" Ucap astri
Setelah itu gendar menggendong lida untuk membawanya ke rumahnya bersamaan dengan mey-mey dan astri yang juga ikut untuk mengantarkan lida.
Beberapa saat kemudian mereka sampai ke rumahnya jelas ibunya lida langsung membuka pintunya dan langsung kaget dengan anaknya yang tidak sadarkan diri tampa banyak bertanya mereka membawanya ke kamarnya untuk di baringkan ke kasurnya.
Tampak wen kaget melihat tuannya yang tidak sadarkan diri tersebut.
"Tu-tuan... " Ucap wen
"Apa yang terjadi pada anakku?" Tanya renia pada anak-anak tersebut
"Kami tidak tahu tante, kami menemukannya sudah pingsan untungnya kami secara kebetulan bisa menemukannya" Ucap gendar
"Ini bukan soal pertarungan bukan?" Tanya renia
"Ah gak tante" Ucap gendar
"Saya menjaminkan hal itu bahwa ini murni pinsan bukan karena pertarungan" Ucap mey-mey
"Hah Baik saya percaya pada kalian paling tidak dia kembali sekarang" Ucap renia
"Kalau begitu kami termisi untuk pulang" Ucap gendar
"Iya sekali lagi Terima kasih udah mengantarkan lida ke rumah" Ucap renia
"Kami termisi" Ucap mey-mey pamit bersamaan dengan astri dan gendar meninggalkan rumah tersebut
Setelah mereka keluar...
"Hah....apa yang terjadi pada anak itu" Ujar renia yang tampak lesu
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
Di jalan....
"Dah kak gendar kak mey-mey aku pulang duluan!"Ucap astri melambaikan tangan sebagai tanda berpisah
" Oke dah"ucap gendar
"Dah astri" Ucap mey-mey juga melambaikan tangan pada astri
Setelah astri pergi mereka berdua melanjutkan jalan yang kebetulan jalan mereka sama.
"Anu... Mey-mey" Ucap gendar
"Ya?" Jawab mey-mey
"Aku tidak sengaja melihat foto di kamarnya lida dengan seorang pria yang kelihatan mirip dengannya, apa kamu tahu siapa itu? " Tanya gendar
"Hm... " Mey-mey mencoba mengingat-ingatnya dan setelah ia tahu apa yang di maksud oleh gendar"apa yang kamu maksud itu kak Hiroshi?" Catus mey-mey
"Hah kak Hiroshi, si-siapa dia?" Tanya gendar yang penasaran
"Beliau itu... Kakak kandungnya lida" Ujar mey-mey
EH!!
...
...
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
BERSAMBUNG.....
KAMU SEDANG MEMBACA
THE ELEMENT'S GIRLS SEASON 1 & 2
ActionAl kisah berawal sekelompok gadis yang menjadi legendaris baru setelah adanya kebangkitan kekuatan kejahatan dan terbangun kembali setelah tersegel selama 10.000 tahun, mereka akan ingin menguasai alam semesta terutama bumi sana sebagai target merek...
