CHAPTER 7: alam peri yang indah

699 28 0
                                        

Pada esokan hari...

Lida lebih bangun lebih awal karena ia mrmbantu ibunya di dapur sedangan wen masih tidur karena jam alaram belum bunyi.

"Ibu" ucap lida

"Iya" jawab ibu

"Apa ibu gak cape" ucap lida

"Tidak sayang, ibu malah suka melakukannya" ucap ibu

"Lalu ayah udah berangkat" ucap lida

"Udah, eh. Iya ibu lupa" ucap ibu

"Apa ibu?" ucap lida

"Bekel ayahmu ketinggalan apa kamu bisa mengantarkannya" ucap ibu

"Iya bisa, oh iya habis itu apa aku boleh berkumpul sama teman-temanku" ucap lida

"Boleh" ucap ibu

"Terima kasih ibu" ucap lida

.
.
.
.
Tak lama lida ke atas karena jam alaramnya bunyi.

"Wen bangun udah pagi" ucap lida

"Ah...selamat pagi" ucap wen ysng menuap

"Selamat pagi juga" ucap lida

"Kamu mau kemana?" ucap wen

"Aku mau mengantar bekel ayahku" ucap lida

"Apa aku boleh ikut" ucap wen

"Boleh" ucap lida

"Asyik" ucap wen

.
.
.
.

Lida dan wen ke kantor ayahnya dan tak lama mereka sampai di sebuah bank.

"Ini tempat ayahmu kerja" ucap wen

"Iya, ayahku kerja di sini ia sebagai seketaris di bank ini" ucap lida

"Wow hebat ayahmu lida" ucap wen

"Tentu saja" ucap lida

Tak lama mereka masuk ke dalam dan mencari ruangan ayahnya.

Tuk...tuk..

"Masuk"

"Halo ayah" ucap lida

"Oh lida ada apa anakku" ucap ayah

"Bekel ayah ketinggal jadi aku antarkan" ucap lida

"Terima kasih nak" ucap ayah

"Iya ayah, aku pergi dah ayah" ucap lida

"Dah" ucap ayah

Lida dan wen keluar dari ruangan ayahnya dan segera keluar dari bank.

"Kelihatannya tadi ayahmu sibuk yah" ucap wen

"Iya kerena ayahku itu seorang seketaris di bank jadi banyak yang harus di selesaikan" ucap lida

THE ELEMENT'S GIRLS SEASON 1 & 2Cerita yang bikin terobses. Temukan sekarang