CHAPTER 16: takdir?

21 2 2
                                        

sekian lama mereka kembali ke bumi, yah mereka kembali secara bersama-sama saat jalan mereka hening dan saling diam.

''anu....''lida

''hm ada apa?''kata mey-mey

''apa aku mengerikan''kata lida

''tidak kok''kata alfina

''kamu sudah berusaha apa yang kamu bisa''kata mey-mey menghiburnya

alfina melihat novita yang diam''oi...''

''.....?''novita merespon

''kamu seperti bukan dirimu''kata alfina

''uh....maaf mungkin aku melamun''kata novita

''kamu baik-baik saja kan?'ujar lida yang memastikan

''aku...baik-baik saja''jawabnya dengan senyuman tipis

lida mengingat kejadian sebelumnya masih terecam di otaknya saat melihat novita menahan rasa sakit yang bersumber dari aura kegelapan dimana itu berasal dari novita yang sudah di takdirkan sebuah dewi sang kegelapan namun.....

''huh......''

novita menarik dan memeluk lida dengan lembut bahkan lida merasakan kehangatan darinya yang jarang dilakukan bahkan alfina dan mey-mey mengerti tindakan dari novita yang bermaksud memberikan bahwa semua baik-baik saja.

''jangan khawatir semua akan terlewati dan tidak apa-apa''ucap novita

lida merintihkan air matanya dengan lupuk hatinya merasa harus ia lepaskan pada temannya ini''hic...hic..maafkan aku, aku...aku..selalu jadi beban untukmu....ataupun semua...orang....waaaa...'' yang menangis histeris di pelukan novita dan mempererat pelukannya

alfina dan mey-mey ikut memeluk dimana mereka saling memahami apa yang di rasakan serta beban yang memikul satu sama lainnya dan semestinya sudah harus saling berbagi rasa beban yang di alami bahkan rasa sakit bisa mereka lewati hingga tuntas pada hari tibanya.

''kamu tidak salah apapun lida''kata mey-mey

''kau pemimpin terbaik yang pernah ada dan kami pasti melakukan apapun untuk melewati rintangan apapun yang terjadi''kata alfina

''kehadiranmu tetap dibutuhkan dan kamu bukan beban justru penyemangat yang tidak ada matinya untuk mendorong kami''kata novita

sekian cukup lama akhirnya lida berhenti menangis dan mereka melepas pelukan satu sama lain.

''bagaimana sudah jauh lebih baik?''tanya novita

''mhm-hum''jawab lida

''ayolah bersemangat masa seorang pemimpin cengeng begini''kata alfina

''huh...aku tidak cengeng''protesnya

''ayo kembali ke rumah masing-masing''kata novita

''ya ini udah terlalu sore''kata mey-mey

mereka lanjut berjalan menuju ke rumah masing-masing.



.

..

.

..

.


..

.

.

..


di tempat kegelapan..........

THE ELEMENT'S GIRLS SEASON 1 & 2Cerita yang bikin terobses. Temukan sekarang