Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.
“Dokter Xiao, ada pasien kritis dan butuh operasi sekarang,” ujar seorang suster melapor pada dokter muda yang baru saja tiba di rumah sakit.
“Siapkan peralatan,” ujarnya yang langsung mengenakan pakaian khusus.
“Pasien kehilangan banyak darah.”
“Siapkan 2 labu darah A.”
Suasana di ruang operasi berlangsung genting. Meskipun begitu, dokter muda itu tak menyerah. Ia berusaha sebisa mungkin untuk menyelamatkan pasien tersebut.
Setelah melewati proses panjang, akhirnya operasi selesai.
“Kerja bagus!” Seru dokter tersebut pada semua tim yang tertugas.
Akhirnya selesai ....
Xiao Zhan, dokter muda yang memiliki gelar dokter terbaik di kota Beijing itu pun melepas sarung tangannya sambil memegangi leher.
Namun, tiba-tiba sebuah cahaya meyorot pada Xiao Zhan dan membuatnya kehilangan kesadaran.
“Uhuk!” Xiao Zhan tiba-tiba terbangun di sebuah ranjang megah yang sangat empuk.
Matanya menelisik memerhatikan sekitarnya.
Kebingungan terpeta jelas di wajah Xiao Zhan ketika melihat ruangan yang sedikit remang dengan sumber cahaya obor yang terletak di setiap sudut ruangan.
Di mana ini?
“Kau sudah bangun?” Tanya seseorang yang tiba-tiba muncul dari kegelapan ruangan itu.
“Siapa kau?” Tanya Xiao Zhan dengan ekspresi syok melihat sosok tinggi besar berjalan mendekatinya.
“Aku adalah Huang Xing, dan ini adalah Yang Mulia Yibo.” Lelaki itu mempersilakan seseorang yang tubuhnya jauh lebih tinggi darinya untuk masuk.
Astaga! Apa aku bermimpi? Siapa mereka? Kenapa pakaian yang mereka kenakan sangat aneh? Seingatku, aku baru saja selesai melakukan operasi.
“Anda pasti bingung kenapa bisa tiba-tiba berada di sini. Saya melakukan ritual pemanggilan pengantin untuk menyembuhkan penyakit Yang Mulia kami.”
“Jadi dia yang bisa menyembuhkan penyakitku?” Ujar sosok yang terlihat menyeramkan. Matanya menatap Xiao Zhan seolah ingin memakannya hidup-hidup.
Tubuhnya tinggi sekali ....
“Benar, Yang Mulia.” Huang Xing menunduk hormat ketika sosok tersebut mendekati Xiao Zhan.
“Tu-tunggu dulu! Mau apa kau mendekatiku?!” Seru Xiao Zhan yang langsung mundur.
“Tuan, Anda tidak usah takut. Beliau adalah Yang Mulia Yibo yang memiliki kerajaan ini dan merupakan calon suami Anda,” jelas Huang Xing.
Otak Xiao Zhan mencoba mencerna semua ucapan lelaki raksasa di depannya dengan baik sebelum akhirnya ia hendak meninju Yibo.
“Kalian semua sudah gila!”
Baiklah, aku pasti bisa mengalahkannya karena aku adalah pemegang sabuk merah wushu!
Serangan Xiao Zhan bisa dipatahkan hanya dalam sekali sentuhan.
Tak hanya itu, Yibo juga langsung mendorong Xiao Zhan hingga lelaki itu kembali terlempar ke ranjang.
“Biar aku yang mengurusnya, kau boleh pergi,” ujar Yibo pada Huang Xing yang hendak melakukan sesuatu pada Xiao Zhan.
“Katakan sekali lagi siapa namamu?” Tanya Yibo sambil menarik dagu Xiao Zhan.
“Lepaskan aku! Kalian sepertinya salah mengenali orang,” ujar Xiao Zhan yang terus berusaha melepaskan diri.
“Ritual pemanggilan tak pernah keliru.” Yibo menarik pergelangan tangan Xiao Zhan demi melihat tanda bahwa Xiao Zhan benar adalah pengantinnya.
“Sebuah tanda dengan simbol naga itu buktinya.”
Sebenarnya apa yang terjadi? Apa aku bermimpi? Kenapa rasanya sakit? Atau ... jangan-jangan aku mengalami time travel? Tapi ke negara entah berantah apa ini? Tidak ... aku harus tenang agar aku bisa tetap hidup dan mencari tahu semuanya.
“Baiklah, orang tadi mengatakan bahwa kau ini sakit, bisa kau ceritakan apa penyakitmu? Aku seorang dokter, siapa tahu aku bisa menolongmu.”
“Alat reproduksiku tak bisa berdiri. Dalam ramalan para leluhur, aku akan menemukan sosok yang bisa membangunkan adik kecilku ini, rupanya kau orangnya.” Yibo kembali mengukung Xiao Zhan hingga lelaki itu tak bisa kabur ke mana pun.
“Rupanya kau terkena impoten. Aku bisa menyembuhkanmu, tapi ada syaratnya,” ujar Xiao Zhan sambil menahan tubuh Yibo yang berusaha lebih dekat dengannya.
“Apa itu?”
“Kembalikan aku ke tempat asalku.”
Yibo menaikkan kedua alisnya.
“Jika kau berhasil membuat adik kecilku berdiri dan memberiku setidaknya satu keturunan, kau boleh pergi.”
“Keturunan apa maksudmu? Aku ini dokter, bukan dewa yang bisa memberimu keturunan.”
“Banyak bicara!” Yibo segera mencium bibir Xiao Zhan dengan paksa.
Sekeras apa pun Xiao Zhan berusaha melepaskan diri, hasilnya sia-sia. Ia hanya bisa mendesah di tengah sentuhan seduktif yang Yibo berikan padanya.
Sial! Kenapa aku bisa terlempar ke dunia aneh ini?!
Yang penasaran kelanjutannya, sudah read
y dalam bentuk Pdf dan bisa langsung hubungi admin Zaylotus dibawah ini:
📱 Informasi dan pemesanan hubungi aja salah satu admin ZAY Lotus via WhatsApp (Chat only) Adm.1 0878-8527-7443 Adm.2 0812-8651-7240 Adm.3 0813-2740-7852 Adm.4 0851-5512-3948 Adm.5 0878-4577-0830
💳 Untuk pembayaran bisa via BCA, BRI, OVO, GOPAY, DANA & SHOPEEPAY/SEABANK