Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.
Wang Yibo dan Xiao Zhan, sepasang suami istri yang merupakan pemburu hantu kini tengah berdiri di depan rumah tua yang terletak di ujung kota. Mereka telah menerima laporan tentang adanya hantu yang menghantui rumah itu, dan mereka berdua siap untuk menginvestigasi.
Keduanya sudah memiliki banyak pengalaman dalam proses pengusiran dan menyegelan hantu. Wang Yibo yang memiliki kemampuan penyegelan, dan Xiao Zhan yang dimiliki indera keenam membuat keduanya dikenal sebagai pengusir hantu paling hebat.
"Zhan, apa yang kamu rasakan?" Yibo bertanya, matanya memindai rumah tua itu.
"Aku merasa ada sesuatu di dalam," ujar Xiao Zhan.
"Tapi ... aku tak bisa menentukan apa itu."
Yibo mengangguk lalu mengambil pedang suci yang biasa ia gunakan untuk membantai para hantu. " Aku akan memeriksa sekitar, kau tetap di sini dan awasi."
Xiao Zhan mengangguk, matanya tertuju pada pintu rumah. "Yibo, aku merasa ada kekuatan besar ada di dalam."
Yibo melangkah maju, membuka pintu rumah yang berderit. "Halo? Ada siapa di dalam?"
Tidak ada jawaban, tapi Yibo bisa merasakan kehadiran sesuatu di dalam rumah. Dia melangkah masuk dengan mata yang tetap siaga.
Tiba-tiba, lampu di rumah mulai berkedip-kedip. "Apa itu...?" Yibo bertanya, suaranya rendah.
Xiao Zhan masuk ke dalam rumah, matanya memindai sekitar. "Yibo, aku merasa kita harus berhati-hati."
"Zhan, kau tak usah masuk. Berjagalah di luar, biar aku yang selesaikan kasus kali ini," ujar suaminya itu melihat sang istri yang tengah hamil tua.
"Tapi ...."
Sebelum Xiao Zhan melangkah keluar, tiba-tiba pintu tertutup dengan keras diikuti sebuah suara serak terdengar dari atas.
"Berani sekali kalian menggangguku."
Yibo dan Xiao Zhan menatap ke atas, dan melihat sebuah bayangan hitam yang berdiri di atas tangga.
"Siapa kau?" Yibo bertanya, suaranya terhenti saat bayangan hitam itu melangkah turun dan melesat dengan cepat ke arah Xiao Zhan.
Xiao Zhan langsung bergeming saat ia melihat dengan jelas sosok wanita itu. Setelah mencoba menyentuhnya, tiba-tiba Xiao Zhan seolah ditarik pada masa lalu wanita yang menyakitkan hingga membuat Xiao Zhan meringis.
Yibo yang khawatir langsung memegangi tubuh sang istri yang hampir limbung.
"Kau... siapa? Kenapa kau bisa dibunuh di sini?" Xiao Zhan bertanya setelah ia kembali membuka mata.
Wanita itu tidak menjawab, tapi dia melangkah lebih dekat ke arah Yibo dan Xiao Zhan. "Tinggalkan ... tempat ini ... atau ... kau akan menyesal. Ada kekuatan yang lebih besar dan kalian tak akan mampu melawannya."
Yibo yang dapat merasakan hawa jahat itu pun segera menarik Xiao Zhan ke belakang. "Kita harus pergi dari sini, Zhan."
Tapi Xiao Zhan tidak bergerak. "Yibo, aku merasa kita harus membantu dia. Ada sesuatu yang jauh lebih kuat hingga membuatnya tak bisa ke nirwana."
Yibo menatap Xiao Zhan, matanya penuh kekhawatiran. "Apa yang kau maksud, Zhan?"
"Aku merasa dia tidak ingin menyakiti kita," Xiao Zhan menjawab, suaranya lembut. "Aku merasa dia ingin kita membantu dia pergi ke nirwana."
Yibo mengangguk, dan mereka berdua tetap waspada, menunggu apa yang akan terjadi selanjutnya.
Tiba-tiba, wanita itu mengangkat tangannya, dan Yibo serta Xiao Zhan merasa diri mereka terdorong ke arah pintu keluar.
"Zhan, kau tidak apa-apa?" Tanya Yibo khawatir dengan kandungan sang istri.
"Tidak apa-apa," jawab Xiao Zhan yang langsung bangun dibantu suaminya.
"Kenapa kau mengusir kami? Kau ingin keluar dari sini, 'kan? Siapa namamu?" Tanya Xiao Zhan dengan lembut.
Melihat sikap Xiao Zhan yang menunjukkan ketenangan, wanita itu mulai berbicara, suaranya serak dan lembut. "Aku ... aku terjebak di sini selama 20 tahun."
Xiao Zhan mendekati wanita itu, matanya penuh empati. "Aku melihat kau sudah dibunuh, siapa yang membunuhmu?"
"Aku. dibunuh oleh suamiku sendiri," wanita itu menjawab, suaranya terhenti. "Aku ingin pergi ke nirwana, tapi aku tidak bisa. Dia sudah melakukan ritual yang melanggar langit."
Yibo dan Xiao Zhan saling menatap, mereka tahu bahwa mereka harus membantu wanita itu untuk mengantarnya ke nirwana.
"Kami bisa membantumu," Xiao Zhan berkata, suaranya lembut. "Tapi kau harus melepaskan segala urusan dan dendammu di dunia."
Wanita itu menatap Xiao Zhan, matanya penuh kesedihan. "Aku tidak tahu bagaimana."
Xiao Zhan menggenggam tangan wanita itu. "Kami akan membantumu. Percayalah pada kami."
"Tapi, aku masih harus menemui putraku."
"Kami akan membantumu."
Tiba-tiba, pintu rumah terbuka dengan keras, dan sebuah bayangan hitam masuk ke dalam rumah diikuti angin kencang.
"Apa yang terjadi?" Yibo bertanya, suaranya terhenti ketika melihat istrinya seolah dicekik.
"Xiao Zhan!"
Keduanya terdorong keluar, untungnya Xiao Zhan jatuh dalam dekapan suaminya hingga tak membahayakan kandungannya.
"Zhan, kau tidak apa-apa?"
"Dia kekuatan besar yang dikatakan wanita itu. Dia ...."
Namun, tiba-tiba hidung Xiao Zhan berdarah dan membuatnya pingsan dalam dekapan sang suami.
Pdf sudah ready gaes cuuus langsung hubungi Zaylotus tim ^^
Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.