Apa itu cinta?
Adakah ia sebuah rasa?
Adakah ia seseorang?
Adakah ia sesuatu yang harus dimaknai?
Apa itu cinta?
adakah ia sebuah luka yang tak pernah kering?
adakah ia sebuah airmata yang tak pernah berhenti untuk menetes?
adakah ia sebuah sakit yang tak berwujud?
Siapa cinta?
adakah ia dengan sayapnya yang lebar
mengepak membuai tiap insan
diiringi semilir angin yang menghembus
melayangkan mereka hingga ke langit yang tak berujung
Apakah dia candu?
memabukkan, membuat lupa
lupa waktu, lupa diri , lupa segalanya
hingga terlupa siapa cinta
Hingga semua kata yang terangkai menjadi satu
tak mampu mengungkap apa atau siapa cinta
bagaimana wujud dan rupanya
atau bagaimana ia merasuk dalam jiwa
Manis? akh tidak! terkadang, iapun menjadi sepahit empedu
hingga memaksakan diri untuk menelannnya,
Senang? tidak juga. Ia dapat pula menjadi sebuah kesusahan
hingga tertatih untuk melewatinya
Bahagia? Mungkin. Karena sesekali ia membawa bilah pisau yang tajam
yang dengan sigap kapanpun dapat menoreh luka yang dalam
tak pernah tau kapan terobati
Cinta,
beritahu padaku yang dapat menjelaskan tentangmu
apakah kau sebuah mata pisau? yang dengan dengan mudahnya
kau torehkan luka sesukamu
yang hanya sebuah pelukan hangat dengan airmata ketulusan
setidaknya dapat membuat merasa lebih baik
apakah kau sebuah asa?
hingga aku begitu mempercayaimu
Tak ingin terus menyalahkanmu
mencecarmu, dan menyatakan bahwa kau penyebab segalanya
hanya bisa diam, hingga kutau jawabnya.....
meski

YOU ARE READING
Goresan Tinta
PoésieGoresan pena kini tak bermakna, hanya tarian jari diatas tuts berwarna hitam dapat mewakilinya. sama, diatas sembuah bidang putih ia tertuang. Entahlah, hanya sebuah ungkapan hati agar tak menjadi beban.