Calum?
"Hey!Beraninya kau ikut campur urusanku..",,ucap si mahasiswa nakal itu
"Urusanmu? Kau telah menggodanya,dude dan itu telah menjadi urusanku!" ,,ucap calum
Lalu kulihat mahasiswa itu bangkit dan mendorong bahu calum
"Apa masalahmu??",,ucapnya
Calum hanya tersenyum miring dan..
BUG !!
Pukulan mendarat lagi di pipi mahasiswa itu
Calum memukulnya lagi
Pasti menyakitkan.
"Masalahnya dia kekasihku!!",,ucap calum
Tubuhku kaku seketika
Mungkin jantungku sudah berhenti berdegub lagi
Apa dia ingat semuanya?
Hah
Katakan apa dia sudah ingat?
"Sialan..",,ucap mahasiswa itu lalu pergi dengan kedua temannya
Aku masih berdiri kaku disini,rasanya sangat lemas untuk bergerak..
"Hey,sudahlah jangan terlalu dipikirkan yang tadi.Kau aman sekarang",,ucap calum
Aku hanya menyunggingkan senyum padanya
Tak terasa air mataku mulai menetes
Tuhan
Kenapa harus selalu seperti ini jika bertemu dengannya
"Astaga,jangan menangis..baiklah aku minta maaf jika telah mengaku menjadi kekasihmu.Aku hanya berpura pura saja kok,ayolah jangan menangis",,ucapnya
Pura pura ya?
Jadi dia masih belum ingat?
Kejutan yang menarik
Segera kuhapus air mata bodohku ini
Kenapa juga aku harus menangis
Memang bodoh
"Untuk apa kau mau menemuiku?",,tanyaku
Ia hanya menatapku dan mengedikkan bahu
"Entahlah,aku merasa ada sesuatu yang aneh jika memandangmu..",,ucapnya
Apakah ini tandanya dia akan ingat?
Baiklah,aku tak akan berharap banyak
"Hanya itu?",,tanyaku
"Tidak,aku ingin lebih mengenalmu.."
Aku hanya mengerutkan dahi padanya
Bagaimana aku bisa melupakannya jika ia malah mendekatiku
Benar benar dilema
"Ayo kuajak kau ke suatu tempat yang menarik..",,ucap calum lalu menarik dan menggenggam tanganku
Sentuhan yang kurindukan selama ini
Rasanya ingin pingsan berdiri
"K-kau mau membawaku kemana?"
"Diamlah saja..."
Akupun terus mengikutinya yang mulai berjalan keluar kampus
Sebenarnya dia mau kemana sih?
Kami terus berjalan menyusuri bahu jalan
"Sampai!",,teriaknya
Akupun mendongakkan kepala
Berusaha membaca tempat apa ini
Wahana bermain?
"Kau mengajakku kesini?"
Ia mengangguk dan tersenyum
"Kau tahu,sejak pertama aku melihatmu di parkiran waktu itu kau menangis,dan tadi saat aku menolongmu kau juga menangis.Sebenarnya ada apa? Apakah wajahku terlalu menyedihkan dimatamu?",,ucapnya dengan puppy face
Aku tertawa keras,ia pun ikut tertawa
Oh,aku tidak tahan melihatnya
Update oyy
Ciee udah mulai deket nih?
Kasih pho ga ya?
Bhaha
V O M M E N T S
PLEASE
