15

635 86 6
                                        


Calum?

"Hey!Beraninya kau ikut campur urusanku..",,ucap si mahasiswa nakal itu

"Urusanmu? Kau telah menggodanya,dude dan itu telah menjadi urusanku!" ,,ucap calum

Lalu kulihat mahasiswa itu bangkit dan mendorong bahu calum

"Apa masalahmu??",,ucapnya

Calum hanya tersenyum miring dan..

BUG !!

Pukulan mendarat lagi di pipi mahasiswa itu

Calum memukulnya lagi

Pasti menyakitkan.

"Masalahnya dia kekasihku!!",,ucap calum

Tubuhku kaku seketika

Mungkin jantungku sudah berhenti berdegub lagi

Apa dia ingat semuanya?

Hah
Katakan apa dia sudah ingat?

"Sialan..",,ucap mahasiswa itu lalu pergi dengan kedua temannya

Aku masih berdiri kaku disini,rasanya sangat lemas untuk bergerak..

"Hey,sudahlah jangan terlalu dipikirkan yang tadi.Kau aman sekarang",,ucap calum

Aku hanya menyunggingkan senyum padanya

Tak terasa air mataku mulai menetes

Tuhan
Kenapa harus selalu seperti ini jika bertemu dengannya

"Astaga,jangan menangis..baiklah aku minta maaf jika telah mengaku menjadi kekasihmu.Aku hanya berpura pura saja kok,ayolah jangan menangis",,ucapnya

Pura pura ya?
Jadi dia masih belum ingat?

Kejutan yang menarik

Segera kuhapus air mata bodohku ini
Kenapa juga aku harus menangis

Memang bodoh

"Untuk apa kau mau menemuiku?",,tanyaku

Ia hanya menatapku dan mengedikkan bahu

"Entahlah,aku merasa ada sesuatu yang aneh jika memandangmu..",,ucapnya

Apakah ini tandanya dia akan ingat?

Baiklah,aku tak akan berharap banyak

"Hanya itu?",,tanyaku

"Tidak,aku ingin lebih mengenalmu.."

Aku hanya mengerutkan dahi padanya

Bagaimana aku bisa melupakannya jika ia malah mendekatiku

Benar benar dilema

"Ayo kuajak kau ke suatu tempat yang menarik..",,ucap calum lalu menarik dan menggenggam tanganku

Sentuhan yang kurindukan selama ini

Rasanya ingin pingsan berdiri

"K-kau mau membawaku kemana?"

"Diamlah saja..."

Akupun terus mengikutinya yang mulai berjalan keluar kampus

Sebenarnya dia mau kemana sih?

Kami terus berjalan menyusuri bahu jalan

"Sampai!",,teriaknya

Akupun mendongakkan kepala
Berusaha membaca tempat apa ini

Wahana bermain?

"Kau mengajakku kesini?"

Ia mengangguk dan tersenyum

"Kau tahu,sejak pertama aku melihatmu di parkiran waktu itu kau menangis,dan tadi saat aku menolongmu kau juga menangis.Sebenarnya ada apa? Apakah wajahku terlalu menyedihkan dimatamu?",,ucapnya dengan puppy face

Aku tertawa keras,ia pun ikut tertawa

Oh,aku tidak tahan melihatnya








Update oyy

Ciee udah mulai deket nih?

Kasih pho ga ya?

Bhaha

V O M M E N T S

PLEASE

TIMELESS | Calum HoodTempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang