VIII

19 4 2
                                    

Malam ini aku duduk bersama 4 orang yang paling kucintai, ya siapa lagi kalau buka para The Boys? Aku dan mereka sedang memikirkan untuk membuat lagu yang terkahir sebagai penutup album Up All Night dan menyiapkan album kedua bagi mereka, memang aneh sih.. mereka tumbuh di dunia musik sangat cepat, bagaimana tidak, mereka masuk sebagai boy band yang paling cepat melambung namanya, aku sendiri tidak percaya dengan perubahan mereka yang sangat signifikan.

"Hidup sebagai selebriti tidak mudah, iyakan?" Ucap Liam sambil menatap tungku api perapian

"Bukan tidak mudah, namun itu menjadi tantangan tersendiri.." ucapku sambil menatap kukuku yang kian hari kian panjang.

"Woah, sepertinya kau yang lebih berpengalaman sebagai selebriti daripada kami" Louis tertawa mengejekku, well.. sebenarnya itu tidak aku anggap sebagai ejekan namun nadanya begitu mengejek.

"Ish, jangan begitu tommo apa yang dikatakan Sarah itu benar, ini merupakan tantangan bagi kita, kalian tau, dunia selebriti begitu kejam, gosip adalah musuh utama kalian, kalian harus kuat akan cibiran pedas para reporter tentang kita, mungkin kita belum merasakan, namun sebentar lagi kita harus siap akan semua itu, dan aku yakin pasti salah satu dari kita akan tumbang dari tantangan ini..." ucap Harry dengan wajah keseriusan, The Boys pun hanya diam, hawa hening mencekam memenuhi ruangan dengan sekejap.

Wait.. tumbang?

Pikiranku mulai memikirkan hal yang tidak tidak, ini sangat mirip dengan apa yang Zayn katakan padaku, semua rasa ketidak sanggupan .. bagaimana tentang selera musiknya? Dan terlihat sekali bahwa Zayn menunjukan ku muka putus asa itu.. jadi..















Apakah dia yang akan tumbang?








Please like and share, i know my story is very fucking short, But!!! I promise to write more character if the view 100 or more *plakk*

Love you xx

HistoryTempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang