Hanya memikirkannya saja
Aku tersipu malu
Aku tertawa sejadi-jadinya
Pikirku buat apa ?
Sejak saat itu kita mulai akrab
Hingga kenaikan kelas
Ketika duduk di dekat jendela
Aku masih ingat jelas letak tempat dudukmu
Karena,
Setiap kali aku mengedarkan pandangan ke penjuru kelas
Kulihat sosokmu yang selalu tersenyum padaku
Saat itu rasa aneh di hatiku belum muncul
Dan kupu-kupu masih terbang luas
Mereka belum mengepakkan sayapnya di perutku
Hingga aku tau sewaktu kau terkena goresan
Karena ulahmu
Aku bilang "tunggu !!"
Aku berlari mengambil apapun di sekitarku
Untuk membersihkan lukamu
Sejak saat itu juga
Tidak hanya lap kering yang kuberikan padamu
Tapi juga
Hatiku
KAMU SEDANG MEMBACA
MEMORIASIS
Poesía[Masih dalam stadium pengeditan. Sumpah. Ga boong. Jangan dibaca dulu. Kalo masih maksa, yaudah terserah] Apa kau pernah merasakan ketika hatimu sudah terikat dengan sempurna lalu tiba-tiba ikatan itu terlepas tanpa sebab? Lalu, ada sesuatu yang sel...
