Autumn -Prilly's Diary in Autumn
Saat Ali berniat mengejar gadis itu.Tiba-tiba,"Derrrt..Derrrt.." handphone di saku celana bergetar.Ali mengambil handphonenya.Tertulis nama "Hendry" di layar handphonenya.Ali menggeser gambar telpon berwarna hijau di layar ponselnya."Halo?Kenapa,Hen?"tanya Ali."Stella,Li.Dia tiba-tiba sakit perut,mungkin mag-nya kambuh."jawab Hendry di ujung telepon."Oke.Gue kesana sekarang."kata Ali lalu ia memutus telponnya.Ali mencari keberadaan gadis yang tadi.Tapi matanya tidak menangkap keberadaan gadis itu."Besok aja,deh.Yang penting gue udah tau dimana rumahnya dan tempat kerjanya."Ali berjalan ke arah mobilnya lalu mengemudi ke arah hotel Stella.(Note : Stella sama Hendry itu teman kuliahnya Ali yang ikut liburan bareng dia.)
Prilly's Story
Prilly kembali ke cafe lalu bekerja seperti biasa.Setelah pulang kerja,ia kembali ke rumah untuk bersiap-siap berangkat kuliah.Keesokan harinya...
Prilly memasukkan buku-buku tebal untuk kuliah ke dalam tasnya lalu menggantung tas itu dibahunya.Ia mendekati meja riasnya.Prilly membolak-balik tubuhnya di depan cermin.Setelah puas dengan penampilannya,ia turun ke lantai bawah,sarapan lalu berangkat kuliah dengan mengayuh sepeda kesayangannya.Ali's Story
Ali bergegas mengemudikan mobilnya ke arah rumah gadis pemilik buku diary.Ali berhenti tepat di depan rumah itu lalu turun dari mobilnya.Dia memasuki halaman rumah itu.Sesampainya di depan pintu utama,Ali mengetuk pintu itu.Ali mengetuk pintu itu beberapa kali tapi tetap tidak ada tanda-tanda seseorang akan membukakan pintu untuknya.Sepertinya,gadis itu sedang tidak ada di rumah.Ali bermaksud mencari gadis itu di tempat kerjanya.Ali kembali ke tempat mobilnya diparkirkan lalu tancap gas ke cafe tempat kerja gadis pemilik buku diary.Ali menghentikan mobilnya tepat di seberang cafe-tempat kerja gadis itu.Ia turun dari mobil lalu masuk ke dalam cafe itu.Ia bertanya pada wanita yang berdiri di belakang mesin kasir.
(Talk in English)
"Permisi,saya ingin bertanya.Dimana gadis yang bernama Prilly?"tanya Ali."Prilly?Hari ini ia tidak bekerja."jelas wanita itu."Kalau boleh tahu?Kenapa dia tidak bejerja?Kemarin saya melihatnya disini."tanya Ali lagi."Hari ini,Prilly kuliah seharian jadi tidak bekerja.Ali mengangguk pelan."Baiklah.Kalau begitu,saya permisi.Terimakasih."Ucap Ali."Sama-sama."jawab wanita itu.
(Talk in English : off )
Ali keluar dari cafe itu.Ia melangkah meninggalkan cafe itu,menghampiri mobilnya.Ali teringat pada saat menemukan buku diary di taman.Bukankah,sore itu ia melihat Prilly-pemilik buku diary sedang duduk di taman?Apa mungkin Prilly akan ke taman lagi sore ini?Ali memutar kunci mobilnya lalu mengemudi ke arah rumahnya.Mungkin nanti sore ia akan ke taman untuk mengembalikan buku itu.Semoga saja Prilly juga ke taman nanti sore.Sore harinya...
Setelah shalat Ashar di masjid dekat taman,Ali melajukan mobilnya ke arah taman.Karna mobil tidak boleh memasuki area taman,Ali memarkirkan mobilnya beberapa meter dari taman.Ali berjalan ke arah bangku yang biasa diduduki oleh Prilly sambil memegang buku diary.Ia duduk dibangku itu untuk menunggu Prilly.Ali menatap jam tangannya.Jamnya menunjukkan pukul 4.37 pm.Tapi,tidak ada tanda-tanda kedatangan Prilly.Ia tetap menunggu.Prilly's Story
Seluruh mata kuliah sudah selesai,Prilly pun berniat untuk pulang.Prilly mengemasi buku-buku yang ada di atas meja lalu memasukkannya ke dalam tas."Semoga gak kesorean.Mau mampir ke taman dulu sebelum pulang."pikir Prilly.Setelah melangkah keluar kelas,tiba-tiba ada yang memanggilnya.(Talk in English)
"Prilly!"
Prilly menoleh ke sumber suara.Ternyata itu Miss Diana dengan tumpukan buku ditangannya.Prilly menghampirinya."Ada apa,Miss?"tanya Prilly."Tolong bawa buku ini ke kantor lalu taruh di meja saya.Bisa?"pinta Miss Diana."Bisa,Miss."sahut Prilly."Terimakasih."ucap Miss Diana sambil menyerahkan tumpukan buku pada Prilly.Prilly mengangguk lalu berjalan ke kantor dosen. (Talk in English : off )
Setelah mengantar buku ke kantor dosen,Prilly berjalan menuju parkiran.Ia mengambil handphonenya untuk melihat jam.Jam menunjukkan pukul 5.48 pm.
"Kayaknya udah kesorean deh.Besok aja deh ke tamannya.Gue mau buruan pulang."ucap Prilly sambil sambil mendorong sepedanya keluar parkiran lalu mengayuh menuju rumahnya.Ali's Story
Setelah lama menunggu,Ali menatap jam yang melingkar di tangan kirinya.Jam sudah menunjukkan pukul 06.00 pm.Ali tidak dapat menunggu Prilly lagi karna nanti malam ia ada janji dengan Stella dan Hendry.Ali memutuskan untuk pulang.
"Kalo buku ini ditakdirkan kembali ke pemiliknya,pasti ada kesempatan buat gue ngembaliin buku ini.Dan suatu saat nanti gue pasti bisa ketemu sama pemilik buku diary ini."Ucap Ali sambil melangkahkan kakinya menuju parkiran.Keesokan harinya..
Prilly's Story
Prilly bangun pagi sekali.Hari ini ia berniat bersih-bersih rumah.Kegiatannya dimulai dengan menyapu seluruh lantai rumah lalu mengepel.Setelah itu,ia memasak untuk sarapannya sendiri.Sepiring nasi goreng dan segelas jus apel sudah tersaji di atas meja.Setelah sarapan,Prilly melanjutkan kegiatan bersih-bersihnya.Membersihkan debu-debu di lukisan,foto,pajangan serba doraemonnya dan menyiram bunga-bunga di halamannya.Setelah bersih-bersih rumah,Prilly mengumpulkan baju-baju kotornya lalu memasukkan-baju baju itu- ke kantong plastik untuk dibawa ke tempat laundry.Ia bergegas mengayuh sepedanya menuju tempat laundry.
Setelah mengantar baju-bajunya ke tempat laundry,Prilly mampir ke supermarket untuk membeli barang-barang kebutuhan yang hampir habis.
Sore harinya...
Setelah menghabiskan pagi dan siangnya dirumah, Prilly bermaksud menghabiskan sorenya dengan duduk di bangku taman yang biasa ia duduki.Prilly menikmati pemandangan di depannya dengan segelas coklat hangat di tangannnya.Tiba-tiba ia dikagetkan dengan suara seseorang dibelakangnya.
"Lo yang namanya Prilly?"...Lanjuuut!!! :D

KAMU SEDANG MEMBACA
Prilly's Diary [Hiatus]
FanfictionDipertemukan di musim gugur,Ali dan Prilly semakin hari semakin dekat.Musim dingin dan musim semi pun berlalu dengan indahnya.Tibalah saatnya Prilly menyelesaikan kuliahnya dan pulang ke tanah air.Tapi,sebelum kepulangannya ada kejadian yang tidak d...