Last Day in Autumn!

277 22 4
                                        

Autumn -Prilly's Diary in Autumn

"Tapi,lo gak marah lagi kan sama gue?"

"Ya,mana bisa gue marah sama cewek secantik lo."

"Ehm.gombal lagi,kan."

"Tapi,sumpah Prill.Becanda lo gak lucu.Gue bener-bener panik tadi.Gue takut terjadi apa-apa sama lo."ucap Ali sambil menyentuh pundak Prilly.

"Lagian lo sih,pake goyang-goyangin perahu.Udah gue bilang gue takut.Masih aja mau jailin gue."ucap Prilly sambil menyentuh pipi Ali dengan telunjuknya.

"Tapi,kan.Gue goyangin perahunya di tepi danau jadi airnya gak dalem.Makanya gue bingung,kenapa lo bisa tenggelam padahal airnya cuma sedada doang."ucap Ali membuat Prilly terkekeh.

"Ciyee..meskipun lo tukang gombal tapi ternyata lo care ya sama gue."

"Bukannya gitu,Prill.Tapi,gue takut kalo gue dilaporin ke Komisi Perlindungan Anak gara-gara bikin lo kecebur ke danau."

"Kok komisi perlindungan anak,sih?Gue kan bukan anak-anak lagi."

"Masa,sih?Kok lo masih imut aja."ucap Ali sambil melebarkan senyumnya.

Prilly mencoba menahan senyumnya tapi ia terlalu bahagia sehingga senyumnya justru mengembang di bibirnya.

"Ih,tuh kan.Lo gombal lagi.Iiiiih..sebbel!"Prilly mencubit kedua pipi Ali,ia sudah tidak mampu menahan rasa gemasnya saat melihat pipi chubby Ali sejak pertama bertemu.

"Ih, main nyubit pipi orang aja."Ali membalas mencubit pipi Prilly.

Tapi bukannya marah,Prilly justru tertawa bahagia.

"Kayaknya lo lebih cocok dipanggil Princess Chubby deh daripada dipanggil cantik.Soalnya kalo cewek cantik,udah banyak.Tapi,kalo cewek chubby yang paling cantik itu cuma lo."ucap Ali sambil mencubit pelan hidung Prilly.

"Wleek..wleek..gombal lo."sahut Prilly lalu mereka tertawa bersama.

Angin dingin bertiup menerpa tubuh Ali dan Prilly yang basah.Merasakan dingin pada tubuhnya,Prilly mengusap-ngusap kedua tangannya.

"Kenapa,Prill?"tanya Ali.

"Udaranya dingin banget kena badan gue yang basah.Jadi makin dingin.Mungkin karna mau musim dingin kali ya?"ucap Prilly sambil memeluk tubuhnya sendiri.

"Tunggu disini.Jangan kemana-mana."

"Emangnya lo mau kemana?"tanya Prilly.

"Gak kemana-kemana.Tenang aja,gue bakalan selalu ada di hati lo,kok."ucap Ali sambil menaikkan alisnya.

"Ih yakin banget lo ada di hati gue."sahut Prilly.

Ternyata Ali mengambil jaketnya yang ditaruhnya di sisi lain tepi danau lalu memakaikan jaket itu pada Prilly.Prilly tersenyum menatap Ali.

"Kirain mau kemana,ngambil jaket doang kayak mau pergi jauh."mendengar perkataan Prilly ,Ali terkekeh.

"Makasih,ya."ucap Prilly.

Ali mengangguk diiringi senyuman manis yang terukir di bibirnya.

"Ehmm.hangat dan bau badan lo."lanjut Prilly sambil mengeratkan jaket Ali yang dipakainya.

Ali tersenyum.

"Kita makan dulu,baru gue anterin lo pulang."ucap Ali sambil merangkul Prilly berjalan ke arah hamparan kain.

Oke.Edisi autumn sampe disini,kita bakalan masuk ke edisi winter.Can't wait.Coming soon,ok?

Cipok dulu para readers kesayangan :* :*

Prilly's Diary [Hiatus]Cerita yang bikin terobses. Temukan sekarang