"cuman mau nanya, kamu siapanya rendy?"
Maya menatapnya dengan alis dinaikkan "emang kenapa sih, kepoin hidup orang aja terus"
"Sudahlah jawab aja pertanyaanku, apa susah nya sih" sekarang kelly terlihat serius akan pertanyaannya ini
Maya memutarkan bola matanya, seperti "bodoamat". "Mau tau? GUE ITU PACARNYA RENDY, puas!"
"Pacarnya rendy,,,,"
"Pacarnya.... pacarnya"
"Jleb,,,"
Kelly menatap maya dengan mata yang berkaca kaca, sambil menggeleng-gelengkan kepalanya, seakan akan dia berkata "gak,gak, gak mungkin"
Maya tersenyum sinis kepada kelly, "lo itu gak baik buat rendy, cewe cupu kaya lo itu gak PANTAS!" sekarang jari telunjuknya ada dikening kelly
Kelly hanya bisa terdiam, mencerna apa yang barusan maya katakan.
"Makanya jadi cewe itu jangan terlalu berharap, HAHA!" Cewe ini mengatakan dengan lantang.
Sekarang air dari matanya mengalir ke pipi nya, terus mengalir,ia sangat syok akan apa yang dikatakan maya.
"jika kamu tidak menyukaiku, lantas kenapa kau berikan harapan palsu untukku"
Kelly berlari dari tempat berdirinya tadi, berlari dengan sejuta air mata, ia pergi kekantin sekolah, yang sekarang sudah sepi, ia duduk dimeja kantin paling pojok.
Seketika seorang laki laki menghampirinya "kamu kenapa?"
Kelly menatap laki-laki itu , dia tidak berkata apa apa , hanya saja ia menggeleng gelengkan kepalanya.
"Mau gue pinjamin pundak, gapapa kok santai aja"
seketika kelly mengingat perkataan rendy kepadanya "Mau gue peluk, anggap aja gue nyokap lo" kata kata itu terus berkeliling diotaknya, seakan ia tambah menangis sejadi jadinya, ia memeluk laki laki itu, dan menangis sepuasnya agar ia lega
Laki laki itu mengelus elus kepala kelly, sambil menenangkan kelly, setelah ia lega , laki laki itu bertanya "lo kenapa sih, ada apa sama lo?"
"Biasa sakit hati, aku cinta sama dia, tapi taunya dia pacaran sama yang lain, tau gitu jangan memberi aku harapan" kini ia kembali menangis.
Seketika kelly pusing, apa yang ada didepannya berputar putar, ia memegangi kepalanya, ia juga tak bisa mendengar apa apa, "Set!"
Pandanganku Gelap
" Kel kel bangun, lo gapapa bangun" laki laki ini menepuk nepuk pipinya agar ia sadar, hal hasil, ia tak kunjung bangun.
Laki laki ini pun menggendongnya dan membawanya ke mobil, ia segera membawanya kerumah sakit.
"Sus,sus cepat kesini teman saya pingsan" teriak laki laki ini , didepan pintu rumah sakit. kelly pun dibaringkan disebuah kasur, dan dibawa keruang UGD , laki laki ini terus mengikutinya, sampai diruang UGD, "maaf mas, saya harap anda tunggu diluar"
Laki laki ini terus saja mondar mandir seperti gosokan didepan ruang UGD, ia menelpon dika, ya abangnya kelly
Calling Dika.......
"Halo, kenapa wil"
"Adek lo masuk rumah sakit, cepeten lo kesini, Rumah sakit smc"
"Ah mudahan saja ia baik baik saja" baru saja diberi amanat untuk menjaganya, tapi malah berantakan gini.
Tak lama kemudian Dika datang "gimana adek gue"
"Dokternya belum keluar, maafin gue dik, aku gak bisa jaga adek lo baik baik"
"Gapapa wil, lagian kan lo udah bawa adek gue ke rumah sakit, gue terimakasih banget ya" dika menepuk pundak willy, seakan menenangkan willy agar ia tidak menyalahkan dirinya sendiri.
jadi laki laki yang bersama kelly tadi, dan sekarang bersama dika , namanya adalah willy hermawan, ia adalah sahabat dika, dika meminta willy agar menjaga adiknya, ya karna willy tau, dika sibuk kerja, hanya untuk biaya berobat adiknya, jadi dika sangat memohon bantuan willy, willy mengertii jadi ia terima tawaran dika tersebut, lagi pula kebetulan ia juga bersekolah disana dikelas XII ips 3.
"Krakk....." pintu terbuka, dan keluarlah dokter yang menangani kelly
"Kalian keluarganya?"
"Ya dok, bagaimana keadaan adek saya"
"Maaf sebelumnya , apa kamu bisa ikut saya keruangan"
"Ya tentu" dika mengikuti dokter itu pergi, sementara willy menjaga kelly didalam.
"Begini, kanker otak yang dialami oleh kelly, jika hanya dibiarkan terus menerus begini, akibatnya akan fatal, sebaiknya kelly mengikuti kemo dirumah sakit ini, kemungkinan jika emang Allah berkehendak kelly bisa mendapat keajaiban untuk bertahan" dokter ini menjelaskan, apa yang ia dapat seketika memeriksa kelly tadi
"................." dika hanya terdiam, memikirkan semua tentang adiknya, bagaimana nasib adiknya nanti, ia sudah berjanji kepada mama agar ia menjaga kelly dengan baik, ini membuat beban pikiran terhadapnya.
"Kalo soal ini, saya harus berbicara dulu dengan kelly, apakah dia mau mengikuti terapi ini, atau tidak dok"
"Baiklah, tolong dipikirkan baik baik"
"Ya dok, terimakasih"
Keluar dari ruangan, dika berjalan, pelan, seakan kakinya berat untuk melangkah, pikirannya kosong, seketika ia membeku, ia pun memilih duduk disalah satu bangku rumah sakit, ia menaruh tangannya diwajahnya seakan menutupi wajahnya, ia sangat binggung apa yang harus ia lakukan agar kelly sembuh.
Dika pun segera bangkit dari tempat duduknya, dan pergi keruangan kelly, setiba diruangan kelly, terlihat kelly yang masih terbaring kaku, dengan selang oksigen dihidungnya.
"Dik, sebenarnya adik lo ini, sakit apa sih?"
Dika terdiam saat mendengar pertanyaan willy. "A aa adik gue sa sakit kanker otak" dika langsung menggengam tangan kelly dengan kepala tertunduk. Mendengar jawaban dika, seketika willy menatap kelly dengan sejuta rasa iba nya, willy pun menepuk pundak dika "yang sabar dik,lo terus berdoa aja, siapa tau keajaiban datang untuknya" willy tersenyum
"Kringg,,kring,,," hape kelly bergetar dimeja, dika pun segera mengambil telponnya.
Ziu Calling....
Dika menekan tombol hijaunya.
"Halo zi, ada apa"
"Loh bang dika, kelly mana?"
"Kelly dirumah sakit, penyakitnya kambuh"
"Whatt??!!! Kok bisa? Rumah sakit apa? Ruangan berapa? Terus dia gimana? Baik baik aja kan? Aduh maaf ya bang, tadi gue pulang deluan, bang hallo halooo bangggg"
Dika menjauhkan ponselnya dari telinganya "eh busyet dah, sakit kuping"
Dia pun kembali menempelkan telponnya "udah lo kesini aja, jangan banyak tanya, nanti gue sms RS sama ruangannya"
•••••
Kalo kelly kenapa kenapa ,gue ga bakal maafin diriku sendiri, gue harap kelly baik baik aja.
Ziu segera mengambil mobil digarasi dan segera melesat ke rumah sakit yang sudah disms oleh bang dika
diperjalanan dia ingat , kalo kelly lagi syok saat ngeliat rendy dan maya duduk berduaan dikantin, apa gara gara ini kelly begini, kalo iya gue gak bakal maafin tu cowok!
To : Rendy
Dasar lo cowo brengsek! Sampai kelly kenapa kenapa , Gue gak bakal maafin lo. CATAT itu!
Send.
Akhirnya ia sampai dirumah sakit, ia berlari menuju ruangan kelly, tanpa mengetuk pintu ia langsung masuk, ia melihat sahabatnya terbaring kaku, selang oksigen yang masih terpasang dihidungnya, membuat dia sangat khawatir, lagi lagi teringat dengan rendy.
Tak lama ponsel ziu bergetar, diambilnya ponselnya ditas coklat kecilnya
1 pesan teks
From : Rendy
Maksud lo apaan sih? Gue ga ngerti tau gak, terus kelly kenapa? Gue salah apa? Please! Ngomong yang jelas.
Tangan ziu serasa mau mukul seseorang sekarang, emosi yang meningkat sangat drastis!
Lo gak usak sok polos! Besok kita ketemuan disekolah!
Send.
Tinggalkan jejak dengam cara vote,thx✌
KAMU SEDANG MEMBACA
Miracle Love (Completed)
Short Storyseorang wanita pengidap kanker , yang hanya mengharapkan keajaiban Keajaiban yang ia rasa ada di sosok pria yang sedang dicintainya sekarang. Akan kah keajaiban itu benarbenar ada? ps: jika ada keliuran dari cerita, mohon di hapus dari daftar perpus...
