Rendy jujur?

3.2K 138 0
                                        

pagi kembali datang dengan cerahnya.
Tapi tidak bagi kelly, ia merasa pagi ini sangat berbeda sangat berbeda.
Ia merindukan sesosok mamanya. "biasanya pagi begini ada saja yang berteriak dari bawah"

Hari ini kelly memutuskan tidak  masuk sekolah, karena masih terpukul atas kepergian mamanya.

Dilain tempat terlihat ziu sedang duduk dikelas sambil melamun "Sepi amat gak ada kelly, gak ada yang bisa diajak ngomong" bibirnya pun maju 5 centi menggisyaratkan bahwa dia lagi bete.

"Kring-kringgg" bel istirahat

"Laper, kantin ah" ziu pun meninggalkan kelas

Rendy yang sedari tadi celingak celinguk mencari keberadaan kelly, akhirnya yang didapatinya hanya ziu, ia pun menghampirinya.

"Mana kelly zi?"

"Dia gak masuk" ucapnya dengan muka datar

"Kenapa dia sakit?" Jawabnya dengan wajah yang sangat cemas

"Menurut lo?" "Eh, makasih pak" seorang lelaki dengan handuk kecil dibahunya mengantarkan bakso pesanan ziu.

Rendy memperlihatkan wajah kesalnya "Elah gue serius kali zi"

"Haha,iyaiya jadi kemaren mamanya kelly meninggal karena kecelakaan , tentunya dia merasa sangat terpukul, sampai sampai gak enak badan" jelas ziu tetap sambil menyuap bakso ke mulutnya

"yaAllah kasian banget kelly, pulangan kerumah dia yuk" ajak rendy

Ziu menatapnya dengan cara yang berbeda, itu membuat rendy risih

"Kenapa si lo, ngeliatin gue gtu amat?"

Mata ziu menyipit dan menatap rendy "Lo suka! ya sama kelly, jujur" sambil mengarahkan jari telunjuknya ke hadapan rendy

"Ah-ee enggak lah" jawab rendy yang sangat terlihat ia sangaat gugup

"Hmm gue bisa nebak sendiri, lo gak usah jujur, haha" ziu tertawa kecil

Rendy memutarkan bola matanya "kenapa tinggal bilang iya gue suka, susah amat yak" batinnya.

"Elah benggong lagi, jadi pulangan ini kerumah kelly?" tanya ziu sambil tetap melahap makananya.

"Iya, nanti gue ke kelas lo ya"

"Kringgg!~" bel pulang sekolah akhirnya berbunyi

Rendy segera melangkahkan kakinya menuju kelas ziu, dan pergi kerumah kelly.

Sesampainya dirumah kelly, ziu pun memencet bel,dan keluar lah gadis yang masih saja dengan baju tidurnya demgan rambut ya bisa dibilang kayak singa.

Matanya membulat saat mellihat ziu dan rendy "Ah kalian kenapa gak bilang bilang kalo mau kerumah"

"Biar suprise!!!" Jawab ziu sambil mengangkat tangannya

Kelly hanya memperlihatkan wajah anehnya saat melihat sahabatnya itu "ayo gih masuk, aku mandi dulu"

Sekarang ziu dan rendy sedang duduk disofa berdua di ruang keluarga, tiba- tiba rendy memulai percakapan.

"Zi,kalo gue suka sama kelly gimana? Tanya nya dengan muka datar

Ziu kaget dan melihat rendy "ya gapapa , gue sih liat elo gak ada niat jahatin kelly, lo baik, oke aja sih, haha ternya bener dugaanku" jawab ziu sambil tertawa kecil

"Ah elo mah, emang kelly lagi kosong hatinya?"

"Ya kurasa begitu, coba aja lo deketin dia, kan siapa tau emmm"

"Tapi lo mau kan bantuin gue" rendy memohon denggan puppy eyes nya

Ew mungkin seperti itu wajahnya sekarang "Ya boleh deh"

"Kalian ngomongin apa sih" kelly sudah selesai mandi dan langsung menghampiri mereka di ruang keluarga

"Ah enggak ngmng apa apa" ziu berkata sambil tersenyum padanya

"Oia kel , gue turut berduka cita ya kel soal nyokap lo" ucap rendy

"Ah iya, makasih" kelly tersenyum

Ketika mereka berkeliling keliling rumah, tak sengaja kelly melihat foto dia bersama mamanya, seketika kelly diam, menatap foto itu penuh arti , seketika semua memori tentangnya dan mamanya terulang ulang terus diotaknya, tanpa sadar tetes demi tetes membasahi pipinya, rendy dan ziu melihat kelly ikut merasa sedih, rendy menghampirinya dan berkata

"Sudah ya kel, lo gak boleh seperti ini kasian nyokap lo disana, nanti gak tenang, emng lo mau? Enggak kan , lo doain terus biar nyokap lo terus bahagia disana" ucap rendy sambil tersenyum dan merangkul kelly

"Mau gue peluk anggap aja gue nyokap lo" sekarang randy dan kelly saling berhadapan, kelly menatap rendy, dengan mata yang berkaca kaca kemudian tanpa berkata kata kelly memeluknya, dan mengeluarkan seluruh isi hatinya, mengeluarkan isi tangisnya.

"Udah lo boleh lakuin apa aja ke gue, gausah jaim ya" randy pun mengusap usap rambut kelly

Kelly merasa sangat hangat, sangat nyaman dipelukannya, dia emang merasa seperti memeluk mama nya.

Setelah beberapa saat kelly lega karna mengeluarkan semua isi hatinya, dan berkata pada rendy

"Terimakasih banyak ya ren, aku lumayan lega sekarang berkat kamu"

"iyaa kel bukan apaa apa kok, santai aja" rendy tersenyum

"Lebih baik sekarang lo istirahat deh, lagian udah mau malam kami juga mau balik, kasian tuh ziu jadi obat nyamuk" rendy tertawa kecil

"Ya gue gapapa kok ren, beneren deh beneran" ucap ziu dengan wajah seriusnya

"Atut qaqa jangan bunuh adik" rendy menggoda ziu, kemudian kami tertawa pecah

"Jijik tau ga ren, iyuw"

"Gaya lo, ayok dah balik, kasian kellynya mau istirahat"

"Yaudah kel, gue pulang ya, jangan sedih terus ya, kalo ada apa apa cepet telp gue" ucap ziu

"Iya kel, gue pulang juga ya" "ilove you" ucap rendy pelan, mungkin hanya ziu yang mendengarnya karna ia disampingnya

Ziu pun nyenggol rendy dan berbisik " lo bencong yak, yang lantang dong ngomongnya'"

"GUE PULANG YA KEL ILOVE YOU" rendy mengatakannya dengan sangat lantang seperti apa yang dikatakan ziu, dan rendy langsung cabut dari tempat dimana dia berdiri sebelum kelly menjawabnya

Kelly hanya tersenyum malu, mendengar perkataan rendy barusan

Tinggalkan jejak dengan vote ya,thx

Miracle Love (Completed)Cerita yang bikin terobses. Temukan sekarang