Semua orang tengah berdiri dan saling menangis...
Rendy menatap semua orang, wajah binggung yang sedang ia perlihatkan saat ini "ada apa!, ada apa dengan kelly..!"
Dika pun bicara "dokter bilang kanker di otaknya sudah semakin parah, karna kelly tidak mau kemoterapi, sebab itu kanker diotaknya semakin parah,em dan..."
Rendy trs melihat ke arah dika "dan? Dannn apa bang!!"
"Dan ke-kelly sudah pergi"
Rendy diam mencerna apa yang baru saja dika katakan "hah, gak.. gak.. gak bang gak mungkin"
Dengan binggung rendy berlari menemui kelly, dilihatnya seorang gadis yang ia cintai terbujur kaku dengan bibir pucatnya.
Suster hendak melepas alat-alat yang masih terpasang pada kelly "Sus, jangan dilepas, aku mohon berikan waktu sebentar, bolehkah?" "Baiklah"
Rendy mengusap pipi lembut kelly "hai sayang" sambil tertawa kecil "kau bilang aku adalah keajaibanmu,benarkan? Kau tau kamu juga adalah keajaibanku. Aku tidak pernah mencintai orang lain selain kamu kelly, tentang maya? Aku hanya berpura-pura, demi kamu karna aku khawatir sama kamu tau gak?,kamu mau bangun sebentar kita habiskan waktu bersama,a-akuu mo-mohon" isak tangis rendy pecah
Ia terus saja meminta kepada yang Maha kuasa untuk memberikan keajaiban sedikit waktu untuknya
Terus,terus dan terus.
Monitor detak jantung berbunyi , jari jari cantik kelly bergerak perlahan,
"Ren" terdengar suara parau kelly
Rendy tersontak langsung melihat kelly dan memegangi pipinya "Dokk!!!, Susterr!!" Rendy berlari keluar ruangan "Dokk!! Dokk!"
Semua orang berdiri dari tempat duduknya "ada apa ren, ada apa" ziu yang berbicara
Dengan wajah gembiranya "ke-kelly sadar"
Semuanya menangis, menangis kegembiraan, dika terbesit dihatinya "inilah keajaiban yang Allah janjikan kepada setiap orang yang percaya dan pumya keyakinan yg kuat"
Dokter bergegas menuju ruangan kelly, para suster menutup kembali ruangannya.
Rendy,dika,ziu,dirga,willy mereka menunggu dengan cemas, rendy memainkan mainkan tangannya karena gelisah.
Rendy berdiri "daripada kita menunggu gak jelas dan gak menghasilkan apa apa, lebih baik kita semuanya ke mushola kita doakan yang terbaik untuk kelly"
semuanya mengangguk dan peegi kelantai atas.
Mereka semua mengambil air wudhu, dan segera sholat isya
"Allahu akbar.."
Semua berdoa demi kebaikan kelly, termasuk rendy "yaRabb, aku tau hanya engkau yang bisa membantu kelly saat ini, maafkan aku yang terlalu egois karna meminta waktu untuk aku dan kelly, sementara kelly menahan sakitnya, yaRabb sekarang aku berserah diri kepadamu, yang yang maha tau yang terbaik, aku terima apa yang menjadi keputusanmu, apa yang kau putuskan aku sangat yakin itu yg terbaik yaRabb"
Dika menepuk bahu rendy "percayalah, semuanya akan baik-baik saja" Rendy tersenyum
--------
KAMU SEDANG MEMBACA
Miracle Love (Completed)
Historia Cortaseorang wanita pengidap kanker , yang hanya mengharapkan keajaiban Keajaiban yang ia rasa ada di sosok pria yang sedang dicintainya sekarang. Akan kah keajaiban itu benarbenar ada? ps: jika ada keliuran dari cerita, mohon di hapus dari daftar perpus...
