Chapter eleven

382 53 0
                                        

Aku berteman(lagi) dengan si curly crazy itu,dan orang tuaku akan pulang malam ini.

"Sayang kalian berdua jangan sibuk dulu ya untuk tiga hari kedepan" ucap bibi Anne sambil merangkul aku dan Anna disofa

"Sure,aku merindukan mereka--"

"Tapi entah mereka merindukan kita atau tidak" sambung Anna yang membuat bibi terkejut

"Ann,kalo mereka tidak merindukanmu mana mungkin mereka pulang?"

Anna masih kesal karena hubungannya dengan kekasih sebelumnya pernah dilarang oleh mom and dad.Enough.

"Bi,aku keatas dulu banyak tugas menantiku" ucapku sambil mengecup pipi lembutnya itu

~~~~~~~~

Bibi selalu mengingatkanku pada ibuku karena kelembutannya itu,Anne mengingatkanku pada ayahku karena sifatnya yang tegas,aku rindu keluarga kecilku.Batinku sambil menatap kota dari jendela kamarku.

Sudah menunjukkan pukul 4sore,aku takut mati karena bosan,kuputuskan untuk menelfon Harry mungkin?

"Styles?"

"Yeah tumben sekali oh tuhan aku mim--"

"Kalau kau terus bicara,akan kumatikan telfonnya"

"Don't,ok ada apa?"

"Temani aku keLondon Eye atau kemana yang penting aku tidak bosan" ucapku

"Ok,tunggu 30menit lagi"

Dia langsung mematikan telfonnya,aku segera mengganti bajuku dan membiarkan rambutku tergerai,tidak lama Harry datang

"Bi,aku keluar sebentar ya"

"Jangan lama lama sweety"

Aku langsung masuk kemobilnya dan si Idiot ini langsung nyengir tidak jelas.

"Barbs kita ke sungai Thames saja ya?tapi ke sbux dulu"

"Iya,terserah kau saja" balasku

Setelah membeli minuman disbux kita langsung menuju sungai Thames.

"Barbs,kau bosan kenapa?"

"Hanya bosan,orang tuaku pulang malam ini"

"Great,orang tuaku baru saja pergi lagi" jawabnya sambil tertawa sedih

"Oh,,sejuk juga disini"

"Memang,makanya aku suka sungai Thames"

Aku menyeruput coffee cappucino ku dan memandang sungai Thames yang tenang.

"Barbs,mau tidak kau main lagi dirumahku?" tanyanya

Aku tau manusia ini pasti bosan karena hanya dirinya dirumah sebesar itu.

"Entahlah,tiga hari ini aku harus pulang tepat waktu" jawabku

"Aku yang minta izin deh ya?"

"Terserah kaulah"

Akhirnya kita mencari bangku untuk beristirahat sebentar.

"Barbs?" ucapnya membuat aku menengok

Cup..

Dia mengecup bibirku sekilas,aku hanya mematung beberapa detik dan langsung mengelap bibirku.

"Issh,apaan sih kau ini,menjijikan"

"Hey itukan hal wajar,nanti kalau kau menikah juga pasti akan berciuman setiap hari" ocehnya sambil tertawa kecil

"Tidak,aku tidak mau menikah."

"Bukan tidak,tapi belum" jawabnya sambil mendengus

Coffee ku sudah habis kini aku memandang langit yang sudah gelap tapi aku masih betah disini

Aku baru menyadari kalau Harry menaruh kepalanya dipundakku.

"Ishh berat,awas..awas!"

"Foto dulu ya?" tanyanya membuat aku terkejut

"Tidak tidak,aku malas"

"Sekali saja"

Akhirnya aku hanya membuang napas panjang dan berfoto dengannya dengan wajah sok asik.

"Hmm,lumayan lah kau tetap cantik juga" ucapnya

"Wtf,oh ya!!mom dad,Harry ayo pulang!" ucapku saat ingat orang tuaku kan pulang malam ini

Harry bangun dan menggandeng tanganku tapi langsung kulepas karena tidak ingin disentuhnya.

"Kau ini Barbs" gumamnya

"Ayolah kau ini laki-laki lamban sekali sih!"

Setelah sampai dimobil kita menuju rumahku ditemani suara radio saja.

A/N maaf gaezz gantung gini,ngalor ngidul juga hehe.

Yeay aque udha celecai UN,jadi bisa nerusin cemua cerita yang aque bwat,asal pote sama komennya yhach /bitjch what!/ hehe✌

Harbara selvie in mulmed

-Mrs.Styles (:

Dont Change Me (H.S)Tempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang