Chapter thirteen

356 52 1
                                        

BARBARA'S POV

Pagi ini aku sudah duduk diruang makan dan menyantap rotiku sebelum kekampus.

"Barbs,Ann sepertinya kita pergi malam ini,ada urusan penting sekali" ucap mom

"Oh.iya" jawabku

"Tidak bisa besok saja?" tanya bibi

"Tidak mom ini penting sekali" ucap dad

"Baiklah aku berangkat dulu all"

Aku mencium pipi mom and dad dan menuju kemobil dan menuju kampus

Tumben si keriting autis ini tidak mengabariku?eh memang dia siapa,peduli apa aku?! Bentakku pada gadis batinku.

Setelah bosan dimobil akhirnya aku sampai juga dikampus dan langsung menuju kelas.

HARRY'S POV

Kemarin aku membatalkan janjiku dan Barbara,aku tau ia merindukan keluargannya jadi tidak akan kuganggu waktunya.

Aku dikelas dan menutup wajahku dengan buku sambil mendengar musik.

Pok...

Aku terkejut karena ada yang menampar pipiku pelan,aku langsung membuka mataku.

"Dasar idiot,wajahmu jelek sekali"

"Barbs,sakit tau!biarin habis aku ngantuk" omelku

"memang kau tidak tidur apa?" tanyanya,tumben sekali.

"Aku berdebat dengan ayahku" balasku pelan

"Oh" sambil menatapku ia memberikan tatapan 'ada-apa' nya padaku

"Nanti saja dirumahku" jawabku

"Hah?memang siapa yang mau kerumahmu juga!."

"Ayolah sebentar" balasku

"Hh,tidak lebih dari pukul 4sore!" ucapnya sambil mendengus

Kelasku akan segera dimulai,aku melirik Barbara sebentar,kulihat wajah manisnya,bibir mungilnya dan hidung mancungnya.

'Kapan aku bisa memilikinya? Siapa yang akan menggandeng dia menuju altar pernikahan nanti?'

Itu pertanyaan yang selalu terputar diotakku saat melihat Barbara Palvin dan saat ini aku hanya berusaha untuk mendapatkannya

A/N maaf ya ini pendek banget,
Barbs & Anna(disini gigi a.k.a Anna ya) in mulmed ^^

Bay de wey,on de wey,its ma wey,dont porget tu gip de pomments/RIP english anj/ kwekekek

-tytyd Harreh

Dont Change Me (H.S)Tempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang