HARRY'S POV
Oh tuhan aku senang sekali hari ini Barbara dirumahku,tertawa bersamaku dan aku bisa tau lagi tentangnya,kami makan bersama dan mengobrol kembali.
"Ayo duduk" ajakku
"Mau apa kita?" tanyanya sambil duduk disebelahku
"Main laptop saja,abis aku bosan apalagi tidak ada kau"
"Baiklah" jawabnya lesu
"Barbs kau bisa mengalahkanku tidak,aku jago dipermainan ini" ucapku semangat tapi tidak ada jawaban
Kepala Barbara semakin berat dibahuku,kulihat dia sudah tertidur,kutatap wajahnya dengan lekat,semuanya nampak pas diwajahnya kecuali secuil noda bekas saus spagheti tadi.
Kurebahkan Barbara disebelah tubuhku yang ikut tidur disebelahnya,kukecup keningnya sebelum aku ikut tertidur.
~~~~~~~~~~~~
BARBARA'S POV
Aku merasakan berat yang bertumpu pada pinggangku,aku ingin membuka mata tapi berat rasanya,aku memajukan wajahku dan aku merasakan aroma mint yang khas menyeruak masuk kehidungku.
Aku langsung membuka mataku dan melihat Harry tertidur tepat 1inchi didepan wajahku,sontak aku langsung mendorongnya.
"HARRY WHAT THE HELL ARE YOU DOING!!FOOLISH!." teriakku
"Aduh,sakit Barbs kau ini!"
"Eh,sorry Barbs aku tidak tahu,sorry tidak sengaja sungguh" lanjutnya sambil mengangkat bantal yang jatuh bersamanya
"Jam berapa sekarang?"
"Entahlah aku kan baru bangun"
"Tasku dimana?"
"Di sofa ruang tamu mungkin"
Fuck you Harry,kau benar benar menyebalkan,tidur saja kau menyebalkan bagaimana aku tidak membencimu!.Batinku
"Harry sudah pukul 9malam,bibi ku pasti mengutukku sepulang nanti!!!" teriakku dari bawah
"Ada apa?" jawab Harry yang hanya menggunakan boxernya saja,ew.aku-tidak-tertarik.
"Antar aku pulang SEKARANG" ucapku sambil menekan kata akhirnya
Setelah menunggu Harry mengganti pakaiannya bahkan ia mandi tanpa sepengetahuanku, dia turun menggunakan skinny jeans hitam dan kaus putih polosnya.
"Cepat Harry ini sudah hampir jam 10malam!"
"Sabar Ms.Palvin dimana kunci mobilku?"
"Disitu bodoh!" ucapku sambil menunjuk tempat vas bunga
"Baiklah,here we go!" serunya
Selama diperjalanan kita hanya berdiam diri,aku mulai bosan dengan suansana awkward ini.
"Thanks" ucapku ragu
"Hah?apa?"
"Thanks!"
"Hey harusnya aku yang ber terimakasih padamu karena mau menemaniku" balasnya
"Ya ya ya"
"Besok kau kuliah kan?"
"Ya"
"Berangkat bersamaku mau tidak?"
"No!aku bisa sendiri,ini terakhir kalinya ya kita berdua."
"Barbs kenapa sih kau begitu benci padaku?"
"idk."
"Baiklah terserah kau,G-night Ms.Palvin"
"Ya Mr.Fuckin' Styles" balasku dan langsung masuk kerumah
"Hei akhirnya kau pulang,aku pikir kencan tidak selama ini" ucap Anna yang membuat amarahku meluap
"Aku-tidak-kencan-dengan-pria!" balasku sambil mengatupkan rahangku
"Hey Barbara kau sudah pulang,aku sudah siapkan susu coklat hangat untukmu"
"Ya.terimakasih bi,night" ucapku sambil mengacungkan jari tengahku pada Anna tanpa sepengetahuan bibi pastinya
Aku memutuskan untuk mandi air hangat,setelah mandi aku mengecek ponselku dan ada 2pesan serta 2panggilan tak terjawab,2 panggilan itu dari Annastasia Palvin dan aku mengecek pesannya
From : Harry Handsome Styles
G-night Ms.Palvin semoga kau mimpi bersamaku,sleep tight <33
-H.S xx
From : Harry Handsome Styles
Rumahku sepi lagi tanpamu ):
Aku balas pesannya dengan cepat,tapi tunggu kenapa nama kontaknya jadi begini?!
To : Harry Handsome Styles
first,i won't dream about u,ew.
second,idc about ur home.
third,ur name contact is fuckin' not 'handsome'!!.
From : Harry Handsome Styles
Hahaha,aku memang handsome right,xoxo.dan tetap mimpikan aku (:
-H.S xx
To : Harry Handsome Styles
ew ew ew.whatever idiot
Dia tidak membalas pesanku,dan sekarang waktunya aku tidur untuk aktifitas membosankan besok aku sedikit tertawa mengingat nama kontak Harry yang sangat pe-de itu.
Ps : this chapter ending buat chap 5 okayyy..yeay maap kalo gaje dan kurang geureget xoxoxo,makin banyak vote makin cepet gue update ;)
Keep read(s) and vomment(s)
tysm gaezz
KAMU SEDANG MEMBACA
Dont Change Me (H.S)
Fanfiction"Kau bisa menjadi dirimu yang dulu Barbs,aku mohon cobalah" "Jangan paksa aku untuk berubah Hazz,ini diriku!" Andai saja aku bisa melakukan itu,tapi aku tidak bisa Harry maafkan aku
