02. Cheerleader

5K 632 32
                                        

Krystal lagi duduk santai di kursinya, dengan earphone menyumbat telinganya dan sebuah novel dengan cover bertuliskan "DILAN" yang sedang serius dibaca.

Disebelah Krystal, masih ada Sehun yang lagi - lagi sedang tertidur dengan pulasnya.

Keadaan kelas saat itu cukup sepi, karna memang sedang jam istirahat.

Krystal lagi asyik baca novel yang padahal udah puluhan kali dia baca, sampe gak sadar seseorang udah duduk di sampingnya.

"Ehemm.." laki - laki itu yang gak lain adalah Kai coba kasih kode supaya Krystal peka ada orang di sampingnya. Tapi nyatanya Krystal masih diam.

Krystal mulai merasakan sesuatu yang aneh. Tiba - tiba sekitarnya terasa panas. Krystal menoleh ke kiri, Sehun masih pulas tidur. Krystal menoleh ke kanan, dan..

"AAA!!! SETANNN!!!" teriak Krystal begitu mendapati wajah Kai yang hanya berjarak kurang dari limabelas centi darinya.

"Ganteng gini dibilang setan. Cantik - cantik matanya rabun nih" ucap Kai.

Krystal mendorong wajah Kai agar menjauh darinya. "Siapa sih lo? Dateng - dateng mau nyosor gue"

"Gue Kai. Masa lupa"

Krystal memicingkan matanya. Mengingat - ingat siapa Kai itu. Dan Krystal ingat. Kai cowok yang kemarin ngerjain dia dan semalam malah modus gak jelas.

Plak!

Krystal memukul kepala Kai dengan novel tebal yang ia pegang bikin Kai meringis.

"Gila! Sakit!" Kai mengusap - usap kepalanyabyang baru kena hantam.

"Siapa suruh ngerjain gue!" ucap Krystal jutek, masih kesal dengan tingkah Kai kemarin.

"Hehehe kan cuma bercanda tal."

Krystal kembali fokus pada novelnya. Mengabaikan Kai yang terus ngoceh. Bukannya pergi, Kai masih terus ngoceh bikin Krystal lama - lama kasian.

"Tal, katanya kaki lo sakit ya?"

"Gak"

"Berati bisa jalan?"

Krystal diam. Nyesel udah jawab pertanyaan gak jelas Kai. Kali ini dia gak akan termakan modusannya Kai kayak semalam. Krystal kembali diam.

"Krystal!"

Krystal mendongakkan kepalanya saat mendengar namanya kembali disebut. Kali ini suaranya cempreng.

"Ck gak bisa apa biarin gue tenang sebentar" batin Krystal.

Segerombolan anak cewek masuk ke dalam kelas. Krystal melepas earphonenya.

"Ada apaan nih? Tawuran?" Batin Krystal.

Krystal mengenali salah seorang diantara mereka, yang juga teman sekelasnya. Cewek bermata sipit yang biasa duduk di kursi depan Krystal. Kalo Krystal gak salah namanya Seulgi.

"Lo yang namanya Krystal kan? Si anak baru itu?" Tanya salah seorang dari gerombolan cewek itu. Krystal gak terlalu familiar sama wajahnya. Ya jelaslah, Krysta kan baru dua hari sekolah disini.

Krystal mengangguk, "Iya gue Krystal. Ada apa ya?"

"Weh, ada apaan nih rame - rame datengin cewek gue?" ucap Kai nimbrung.

"Diem lo tem. Eh, beneran dia cewek lo? Kok mau dia sama lo?" Seulgi yang kali ini angkat bicara.

"Ya mau lah. Secara kan gue gan-

"Shut up, Kai!" Semprot Krystal. "Gak. Jangan dengerin omongan manusia ini. Jadi maksud kalian cari gue apa ya?"

"Jadi gini kita dari team cheers mau ngajak lo gabung. Lo mau kan?" Ucap seorang cewek tinggi dengan tulisan "Sulli Choi" di bagian dada.

Krystal menggeleng. "Sorry gue gak bisa. Gue gak bisa nari nari gitu"

"Bohong lo tal. Gue stalk instagram lo banyak foto - foto lo pas nge-cheers di SMA lama lo" Kai kembali nimbrung.

Tanpa pikir panjang Krystal kembali memukul kepala Kai dengan novel membuat cowok itu meringis.

"Bisa diem gak sih lo" kesal Krystal.

"Ayolah, Tal. Lo gak akan nyesel basuk tim kita. Iya gak?" ucap Sulli minta dukungan teman - temannya. Yang lain cuma ngangguk - ngangguk setuju.

Krystal berfikir sebentar sebelum kemudian mengangguk. Gak ada salahnya dia coba bergaul di sekolah baru. "Yaudah deh. Gue gabung"

Ucapan Krystal disambut sorak sorai cewek cewek itu. Terutama si tinggi Sulli. Cewek itu mendorong Kai lalu memeluk Krystal.

"Welcome to our team, baby. Kita mulai latihan nanti sore ya" ucap Sulli.

"Yuk, guys kita bikin pengumuman" ucapnya lagi lalu berlalu pergi.

Krystal menghembuskan nafas dan menatap Kai kesal. "Ini semua gara - gara lo tau gak"

"Gapapa tal, sekalian jadi penyemangat tim basket gue pas latihan" ucap Kai dengan cengiran lebarnya.

"Jadi gimana tal, kita jadi jalan kan?"

"KAAAAIII!!!"

Krystal udah ambil ancang - ancang buat nimpuk Kai pakai sepatunya.

"Ampun tal ampuuunnn!!!"

Love Me Right [COMPLETED]Tempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang