"Kak Chanyeol!"
Krystal yakin suaranya sudah cukup keras untuk Chanyeol dengar, bahkan beberapa oranh yang namanya bukan Chanyeol pun nengok. Tapi malah yang punya nama gak juga nengok.
Krystal ngerasa ada yang aneh. Pasalnya udah beberapa hari ini Chanyeol bersikap aneh ke dia. Krystal ngerasa Chanyeol menghindar darinya.
Biasanya setiap papasan, Chanyeol selalu basa - basi nyapa. Tapi akhir - akhir ini tuh gak pernah. Krystal seolah - olah gak kelihatan di mata Chanyeol.
Krystal sendiri bingung. Seingatnya dia gak punya salah, tapi kenapa Chanyeol berubah cuek?
"Kak Chanyeol! Tunggu sebentar!" akhirnya Krystal berhasil menarik tangan cowok itu.
"Eh Krystal kemana aja udah lama gak liat"
"Lah gue mah disini sini aja kak"
"Oh hehe"
Lah cuma haha hehe doang, batin Krystal.
"Kak pulang sekolah boleh nebeng gak?"
"Sorry, Tal. Pulang sekolah gue ada urusan"
Tuh kan biasanya juga iya iya aja kalo ditebengin. Krystal terlihat kecewa
"Kak gue ada salah ya sama lo?"
"Hah? Gak ada kok"
"Tapi lo jadi cuek gini"
"Perasaan lo aja kali. Gue cabut dulu ya."
Chanyeol pergi gitu aja. Gak ada dadah dadahnya kayak biasa. Krystal jadi semakin bingung.
Krystal kemudian melangkah menuju kantin menyusul teman - teman cheersnya yang udah duluan ke kantin.
"Kenapa sih cemberut aja dari tadi?" Sulli merangkul Krystal yang baru saja datang.
Krystal menggeleng. Gak berani cerita. Krystal emang sengaja gak pernah cerita kalau dia suka sama Chanyeol. Gak enak juga masalahnya dia anak baru.
"Tal, tadi dicariin"
"Sama?"
"Kai"
Krystal menghela nafas. "Kirain siapa"
"Lo udah jadian kok gak bilang - bilang kita sih Tal"
"Hah? Jadian?"
"Iya, kata Kai lo sama dia udah jadian. Ini kita - kita ditraktir bakso sama dia"
Krystal mengacak - acak rambutnya frustasi. "Awas lo, Kai!"
"Gue sama dia gak pacaran! Sumpah! Gila emang ya itu anak ngaku - ngaku mulu! Ngomong - ngomong Seulgi mana?"
"Lagi ada urusan katanya"
"Urusan mulu gak kelar - kelar"
Sulli hanya mengangkat bahunya menanggapi ucapan Krystal.
--
Krystal menunggu Bundanya menjemput. Tapi sudah hampir pukul enam sore Bunda belum juga datang. Sekolah sudah mulai sepi. Hanya beberapa anak yang tengah berlatih taekwondo.
Gak lama hp Krystal bergetar tanda pesan masuk.
From : Bunda♥
Sayang, maaf ya Bunda lupa kasih kabar, Bunda gak bisa jemput karna harus pergi ke luar kota nemenin Ayah. Kunci rumah ada di bawah keset. I love you
Krystal mendumal kesal. Bingung mau pulang naik apa. Jam segini udah gak ada lagi tukang ojek yang mangkal di depan sekolah. Hanya ada satu pilihan : angkutan umum. Itu pun Krystal harus berjalan lumayan jauh untuk sampai ke jalan raya tempat angkutan umum lewat. Gak heran hampir semua siswa siswi di sekolahnya lebih memilih membawa kendaraan atau antar jemput.
"Dorrr!!"
Krystal terlonjak saat mendapati sosok Kai sudah berdiri di depannya.
"Gila ya lo, kalo gue mati jantungan gimana?"
"Jangan dong nanti gue sedih. Kita belum nikah masa lo udah mati"
Krystal memalingkan wajahnya. malas meladeni ketidakjelasannya makhluk satu itu.
"Tal gue anter pulang yuk. Kali ini gak pake nyasar deh, janji"
Krystal menggigit bibir bawahnya. Bingung.
"Gak mau nih? Yakin?" goda Kai. Cowok itu udah mau melangkah pergi, saat suara Krystal memanggilnya.
"Tunggu!"
Kai menoleh. "Apa?"
"Ikuut"
Kai tertawa. "Yuk, makanya jangan jual mahal Princess.."
Krystal memukul lengan Kai. "Ini juga terpaksa!"
"Iya deh iya"
Sepanjang perjalanan Krystal hanya diam. Meski Kai berulang kali mengajaknya berbicara. Krystal masih sibuk dengan pertanyaan - pertanyaan dalam benaknya.
"Kai!" Akhirnya Krystal membuka suara.
"Akhirnya ngomong juga. Kirain gue boncengin batu"
"Gue mau nanya"
"Nanya apa? Nanya seberapa sayang gue sama lo? Kalo itu jangan ditanya"
"Bukan ih!"
"Terus apa?"
"Kak Chanyeol kenapa sih?" Akhirnya Krystal memberanikn diri bertanya. "Akhir - akhir ini dia kayak cuek gitu sama gue. Dia pernah cerita apa gitu sama lo?"
Kai terdiam.
Krystal menepuk punggung Kai.
"Kai jawab ih"
"Gak. Dia gak pernah cerita apapun sama gue" nada bicara Kai berubah. Krystal merasakan itu. Ucapan Kai datar, gak seperti biasa.
"Mending lo jauh - jauh dari dia. Dia gak baik buat lo"
Krystal tak mengerti ucapan Kai. Ingin Krystal kembali bertanya. Tapi Krystal mengurungkan niatnya. Karna daro jawaban Kai, cowok itu terlihat gak suka dengan topik pembicaraan mereka.
"Ah paling Kai jealous" batin Krystal mencoba mikir positif.
-
TBC
Huhu maaf ya aku slow update. Seminggu kemarin aku sibuk ngerjain tugas yang banyaknya kayak cinta Kai ke Krystal, banyak banget gak abis abis! Dan baru sekarang bisa update lagi. Semoga suka. Jangan lupa tinggalkan komentar yaa. Thankyou! :**
KAMU SEDANG MEMBACA
Love Me Right [COMPLETED]
FanfictionKarna gak ada yang tau akhir dari sebuah kisah.
![Love Me Right [COMPLETED]](https://img.wattpad.com/cover/74547855-64-k217182.jpg)