*Cameron's POV*
Kenapa aku bisa sekesal ini?
"Arghh" desahku frustasi
Aku memukul setir yang ada didepan ku
Bisa-bisanya Matt ambil tindakan secepat itu. Maksudku, ia baru mengenal Jennifer tapi kenapa ia sudah menyatakan perasaannya kepada Jennifer. Pasti Jennifer bingung.
Dan sekarang aku bingung kenapa jadi aku yang memusingkan ini semua.
Sialan.
Mood ku benar-benar hilang. Aku tak ingin bertemu siapapun hari ini. Aku memeriksa handphone ku apakah ada yang bisa ku ajak pergi. Aku tak ingin berada disekolah, sehari saja.
Siapa yang sedang kosong jadwalnya ya..
Aku membuka nomor kontak yang ada di handphone ku
Aaron.. tidak
Carter.. tidak juga.
Matthew.. OFC NOT.
Nash..
NASH!
Dengan segera aku menelpon Nash.
Tuuut
Ayo Nash angkat.. aku membutuhkanmu..
Tuuut
"Um who is it?"
"NASHYY!! Ayo bangunn ini sudah siaangg"
"What the heck, Cameron? Ini masih pagi"
"Ini sudah siang Nash. Kau harus tahu waktu"
"Apa tujuanmuu?? aku masih ingin tiduurrr"
"I need someone to talk to. Ayo jalan-jalan! Aku traktir"
"GET ME SOME PIZZAA!!"
"Okay aku akan kesana. Wait for me Nashyy"
"Yaaa"
Aku pun mematikan telponnya dan menyalakan mesin mobilku. Aku memundurkan mobil dan mengarah ke pintu gerbang dannn
Pintu gerbang sudah ditutup.
"Great!" (Note the sarcasm)
Dan sekarang aku terjebak di sini. Yaa, setidaknya sampai pelajaran pertama selesai.
Aku memarkirkan mobilku (lagi) dan turun dari mobil.
Aku berjalan di koridor mencari lokerku dan mengambil buku fisika.
"Hi Cameron" sapa Matt
Kenapa harus dia?
"Hi" balasku dingin
"What's goin' on, Cameron?"
"Ha-ha. Nothing" jawabku sambil melangkah meninggalkan Matt
"Are you serious?"
Aku menggaruk kepalaku dan mengacak-acak rambutku.
Can you just get off from my freakin' face?
"Yep" balasku lagi
"Okay" ujar Matt lalu mengikutiku
Apa sih yang dia inginkan. Argh kesal. Aku sedang ingin sendiri. Benar-benar sendiri.
"Cameron"
"Wut?"
"Kemarin aku mengantar Jennifer pulang"

KAMU SEDANG MEMBACA
If Only {C.D}
Fanfiction"Kau masih menyukainya," ia mengulangi ucapannya. Suaranya pelan. "Aku bisa tahu dari cara kau melihatnya." "Oh?" Jawabku. "Darimana kau tahu persis bahwa aku menyukainya" Ia menunjuk kepada api unggu didepan kami. "Cara bulan melihat matahari," jel...