Siang Readers...Ternyata udah lama ya author gak update kok tambah hari tambah sepi yang yang baca apalagi yang ngelikee wkwkw it's aku mah rapopo :_)
Author hanya mau bilang Happy reading..
Don't forget Vote and Comment for this Part :)
****************************
Syafa sedang memandang penampilannya didepan kaca dengan pandangan senduh. Bagaimana tidak hari ini adalah hari pertunangan lelaki yang sangat dicintainya. Kalau saja pertunangannya dengan Syafa,dia pun pasti bersemangat sekali untuk hal ini.
"Syaf?"
Panggilan Asyila tak Syafa hiraukan dia hanya terpokus pada bayangannya sendiri. Lagi-lagi dia memanggil.
"Apa?"jawab Syafa tanpa senyum sedikitpun.
Asyila hanya memandang Syafa dengan pandangan prihatin sekaligus cemas. Cemas dalam artian disini kalau saja Syafa nangis riasannya akan hancur total.
"jangan nangis dong Syaf."pintanya sambil memeluk badan sahabatnya itu.
kalau Asyila diposisi Syafa dia takkan sanggup menghadiri pertunangan lelaki yang dia cintai sendiri. Lebih baik dia pergi entah kemanapun daripada harus menghadiri hari bahagia yang menyakitkan.
Pernahkah kalian merasakan sakitnya tertusuk jarum yang kalian injak sendiri?
itulah yang sekarang dirasakan oleh Syafa saat ini tertusuk perasaanya dengan orang yang salah.
"nggak kok Syil,gue kuat kok."ucap gue berusaha tersenyum didepan sahabat gue ini.
"Yakin mau dateng?"tanya Asyila sambil menatap kedalam bola mata Syafa yang sedari tadi menahan tangis.
Syafa menghela napas sebentar, "gue yakin ayo."menarik tangan Asyila untuk memasuki mobil honda jazz mereka.
****
Mereka pun tiba diperkarangan rumah Athan. Terlihat banyak para orang yang berasal dari sekolahannya.
Syafa hanya memandang ragu-ragu kearah pintu rumah Athan.
"sumpah rame banget."gumam Syafa saat melihat dari lorong pintu rumahnya.
"ayo buruan masuk."ajak Asyila menggandeng tangan Syafa.
Dengan ragu bercampur cemas Syafa pun memasuki rumah Athan. Terlihat banyak pasangan yang sedang berdansa ataupun minum. Di ujung deket panggung berdiri pasangan yang paling ditunggu-tunggu dalam acara ini siapa lagi kalau bukan Athan dan Laurent.
"Mereka terlihat sangat serasi malam ini. Coba kalau gue disebelah Athan mungkin udah jadi omongan Upik abu memiliki pasangan bak seorang pangeran?buta kali tuh orang." memikirkan itu membuat nyali Syafa semakin ciut dalam pesta ini.
"Baiklah selamat datang dipesta pertunangan antara Athan dan Laurent berikan tepuk tangan yang meriah buat pasangan ini."ucap sang MC memandu acara
prok..prok..prok
"hai Syaf?"
Panggil kak Steven sambil menyodorkan minuman buat Syafa. "makasih kak." yang hanya dibalas anggukan darinya.
"sama siapa?"tanyanya kepada gue sambil meminum minumannya.
"Asyila kak." lalu Steven hanya ber-Oh saja.
"Syaf mendingan kita duduk dibangku sana saja."tunjuknya kearah salah satu meja tepat didepan panggung.
"baiklah."
KAMU SEDANG MEMBACA
Senior, I love you
RandomMencintai senior yang super dingin seantero kelas adalah hal yang paling memalukan yang pernah ia lakukan, walaupun ditolak beribu kali ia akan tetap berusaha. 'gue akan buat lo jatuh cinta sama gue kak walaupun gue udah ditolak lo beribu kali' -Sy...
