31.October.2016
Dipertengahan musim gugur ini, seakan menemani kenyamanan Jihyun yang kini menikmati kesejukan suasana di halaman belakang rumahnya, serta dedaunan kering yang berlalu lalang seakan menari ditemani oleh hembusan angin dan langit biru dengan sedikit awan.
"Ah~~ Johasseo, mengapa aku baru menyadari bahwa dia memilih rumah yang indah..."
Tiba-tiba ia tersadar.
"...Huh, majjayeo, kemana dia ?"
SRET!!
Seketika Jihyun membalikan badannya saat mendengar pintu terbuka.
"Huh ? eoddiga ?"
"Jihyun'ssi, ada beberapa hal yang harus aku lakukan dengan kakakmu, dan eomma memintaku untuk membawamu kesana ? eoddae ?"Jelas Taehyung dengan wajah yang khawatir.
"Gwenchanha, aku sudah biasa sendiri, aku akan diam disini saja."Balasnya.
Sejenak Taehyung melangkahkan kakinya mendekati Jihyun, ia menurunkan badannya searahnya.
"Gwenchanha ?"
"Hmm, gwenchanha"
Dengan belaian yang diberikannya, ia berkata.
"Jika kau membutuhkan sesuatu, beritahu aku, aku akan segera pulang."
"Gwenchanha, keogjonghajima, sudahlah aku sedang tak ingin bermain sepasa..."
Tiba-tiba Taehyung mengecup bibirnya.
"Jaga diri baik-baik"
"Ya! K-kkau mengapa kau menciumku" Kejut Jihyun.
Seketika Taehyung bangkit dan memasukan kedua tangannya dalam saku celananya, dengan senyum dia menjawab.
"Aku akan segera kembali"
Dengan begitu ia berlalu, kedua mata Jihyun mengikuti kemana kakinya melangkah.
"Ya! Byuntae!!"
"Jangan marah-marah ingat itu" Balasnya sejenak berbalik sebelum kembali berlalu.
"Ah, majjayeo, andwe aku tak boleh mengumpat andwe..andwe.." Gumamnya seraya menggeleng-gelengkan kepalanya.
"...geundae, mengapa dia berkata seakan dia akan pergi jauh ?" Tambahnya.
Wajahnya berubah sendu seraya membelai lembut perutnya yang sedikit buncit.
"Keogjonghajima, ayahmu takan meninggalkanmu..."
Ia lekas mendongakan kembali wajahnya.
"..geundae, dia tak boleh mendengar sesuatu..."
---
"Gomawo Oppa~, aku selalu merepotkanmu." Ucap Jihyun seraya mendorong trolly kearah kasir.
"Gwenchanha, geundae, untuk apa kau membeli headphone ? Taehyung mulai marah-marah lagi ?" Tanya Hoseok.
"Anniyeo, itu untuk berjaga-jaga, anakku tak boleh mendengar apapun yang dia katakan."Jawabnya.
"M-mwo ? kau sedang hamil ? daebak, pantas saja aku heran sedari tadi kau banyak membeli susu ibu hamil, aku pikir itu untuk pemancing kehamilanmu."Jelas Hoseok.
"Tch! Maldu andwe..." sejenak Jihyun mengambil dompetnya.
Namun seketika Hoseok memberikan uang pada kasir dan mendorong trolli belanjaan Jihyun seraya meninggalkannya.
"Ya ! Oppa~." Jihyun sedikit berteriak.
"Ppalli ? apa kau tak lapar ?"Teriak Hoseok sejenak berbalik.
KAMU SEDANG MEMBACA
LETS NOT FALLING IN LOVE [COMPLETE]
Roman d'amour"Perjuangan untuk hasil yang bagus, pasti akan melewati sebuah pengorbanan" -박 지민- "Sering kali dia yang tak pernah terdugalah yang selalu berada disisimu" -김 석진- "Kau tahu betapa bodohnya dirimu ?" -전 정국- "Ini balasan atas semua yang telah kau perb...
![LETS NOT FALLING IN LOVE [COMPLETE]](https://img.wattpad.com/cover/82030760-64-k620902.jpg)