tujuh

3.9K 446 56
                                    

Senin.

05.44

seulgi;

gue bangun dari tidur. ini badan rasanya remuk semua.

capek. itu yang gue rasain sekarang.

bukan cuma capek doang yang gue rasain.

pusing, kedinginan, badan panas. itu yang gue rasain juga.

apa ini efek gara-gara kemarin ya? ah, gak tau.

Tok Tok Tok

"masuk aja" ucap gue lemas.

bang chanyeol muncul dari balik pintu. dia udah rapih sama seragamnya. ya iya, udah ganteng.

"dek? kok lo belom siap-siap?" dia kebingungan.

"belom, gue bangun terlambat"

"kok muka lo pucet?"

bang chanyeol yang tadinya berdiri, langsung ke kasur lalu duduk dipinggir kasur.

dia mendekatkan tubuhnya ke tubuh gue, berniat buat ngecek keadaan gue.

dia juga menempelkan punggung telapak tangannya ke dahi dan leher gue.

"kok panas?" tanyanya.

gue cuma angkat bahu.

"dek, lo sakit"

gue juga tau kali bang:(

"lo gak usah sekolah dulu ya, istirahat aja. biar cepet sembuh"

"mau sekolah ah"

"ih keras kepala banget sih dibilangin. dibilang, lo istirahat aja dirumah. daripada nanti lo kenapa-napa disekolah?"

"gak, abangku. gue gapapa. percaya deh"

"terserah deh ya"

gue cuma bisa diam.

"yaudah kalo mau sekolah, cepet siap-siap. gua anter lo naik mobil hari ini"

"emang mobilnya gak dipake papa?"

"kan papa mama lagi dinas diluar kota, adekku sayang. lo lupa efek sakit atau amnesia seketika?"

"oh? iya ya... gue lupa. lupa efek sakit, kayaknya"

"yaudah, lo siap-siap gih. gua panasin mobil dulu"

setelah perbincangan kecil itu selesai, gue langsung bergegas bersiap-siap sekolah.

*skip*

"seulgi!" sapa wendy.

"hai.." jawab gue lemas.

"lo kenapa, seul?"

"lagi gak enak badan aja"

"mendingan nih ya, lo gak usah ikut upacara"

"kenapa?"

"ya kan lo lagi sakit, seul"

"gak ah. cemen banget rasanya, lagian kan cuma gak enak badan doang"

"terserah sih ya, kan gue udah bilangin"

gue menaruh tas dimeja tempat duduk. lalu, menenggelamkan kepala ke tas tersebut.

lemes banget gue:(

tiba-tiba, seseorang mengelus-elus kepala gue.

"wen, jangan iseng. gue pengen tidur nih"

gue malas angkat kepala untuk melihat siapa yang mengelus-elus kepala gue. kan udah gue bilang kalo gue lemes banget.

orang itu diam aja. masih mengelus-elus kepala gue.

kakakadek-zoneTempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang