empat belas

3.1K 371 85
                                    

Senin.

[upacara, lapangan sekolah]

06.45

"anjir perut gue kenapa sakit banget.. arghh" seulgi meringis sambil memegangi perutnya yang kesakitan.

"seul? lo kenapa?" tanya wendy yang daritadi udah ngeliat tingkah laku seulgi yang aneh.

seulgi menunduk sambil tetap memegangi perutnya yang sakit.

"perut lo sakit, seul?" wendy menundukan kepala, berusaha melihat wajah seulgi yang menunduk juga.

"iya wen, kenapa yaㅡah anjir sakit banget"

"mau dateng tamu kali seul"

"tamu?"

"dateng bulan maksud gue, mens itu loh ish"

"oh iya kali"

"mau ke UKS?"

"gak usah. bentar lagi juga selesai upacaranya"

"bentar lagi? belom juga amanat dari pembina upacara, apalagi sekarang pembinanya si Kumis. gila aja lo"

"gapapa deh gue tahan"

"seriusan?"

"iya elah selo aja sih"

*skip*

"yak selamat pagi anak-anak.. bapak hanya ingin menyampaikan beberapa hal. singkat saja, bapak ingin kalian yang kelas 10 lebih meningkatkan waktu belajar ditambah di pergantian semester nanti akan lebih banyak lomba-lomba yang akan sekolah kita ikuti. kelas 11 lebih fokus belajar lagi karena kalian nantinya akan naik ke kelas 12. dan kelas 12 harus lebih lebih lebih fokㅡ"

Bruk!

"SEULGIIII!! WOI PMR TOLONGIN DONG!!" teriak wendy histeris, refleks karena kaget ngeliat temen satunya itu jatuh ke tanah.

anak-anak PMR langsung mengerumuni seulgi dan beberapa anggota PMR menggotong seulgi memakai tandu ke UKS.

yeri yang barisnya dibarisan depan kelas langsung kaget ketika melihat seulgi yang udah ada diatas tandu.

wendy mengikuti anggota PMR yang menggotong seulgi di belakang.

yeri tadinya pengen ikut bareng wendy, tapi gak jadi ketika ngeliat aba-aba wendy yang seakan-akan bilang, 'lo gak usah ikut, baris aja. biar gue yang urus'.

pas tadi wendy teriak histeris, seluruh perhatian peserta upacara, guru-guru dan karyawan sekolah langsung mengarah ke barisan kelas seulgi, yeri, dan wendy.

termasuk chanyeol yang lagi fokusnya nge-dengerin amanat si Kumis. pas denger teriakan histeris wendy, chanyeol langsung nengok kearah barisan kelas adeknya itu.

sebenernya chanyeol panik setengah mati tapi chanyeol gak bisa ngapa-ngapain. kalo tadinya chanyeol langsung nge-hampirin seulgi yang terkapar ditanah lapangan, beberapa anak sekolahnya pasti kebingungan. nanti ada yang anggep mereka pacaran lah, atau malah kakak-adek lah. chanyeol gak mau ngebuat semua gosip-gosip itu.

+ + +

09.40

selesai bel istirahat berbunyi, kelas chanyeol dibubarin dari mata pelajaran sebelum istirahat.

"woi, gua nyusul ke kantin nanti!" kata chanyeol ke temen-temen se-geng-nya.

"mau kemana lo?" tanya suho.

"ada lah, pokoknya gua nyusul kalian"

"yaudah. kita duluan" kata dyo.

chanyeol pun mengangguk.

kakakadek-zoneTempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang