"what would i do without you're smart mouth? Drawing me in and you kicking me out!" - John Legend
Gadis itu masih disana,terdiam sembari menatap langit,sesekali ia nampak bersenandung kecil tanpa memperdulikan seseorang yang duduk disampingnya,seakan dia sedang duduk sendirian
"Re..ngomong kek!"ucap Manuel,namun tak digubris oleh Rea
"Rea!?lo kok malah jadi nyebelin?"
"Re?gigi lo abis?"
"Re?Mulut lo dipinjem siapa?"
"Rea!?"ucap Manuel sekali lagi namun hasilnya nihil,gadis itu masih tetap bersenandung ria menembangkan sebuah lagu,Manuel mengukirkan senyuman tipis,seakan tau apa yang sedang dinyanyikan Rea dalam hatinya itu
"Give you're all to me,I'll give my all to you,you're my end and my beginning,even when i lose i'm winning"
Manuel melantunkan lagu itu,entah kenapa membuat Rea tertegun dan sontak menoleh ke arahnya
"gue tau gue ganteng,suara gue bagus kayak Justin Bieber,biasa ae kali"ucap Manuel
"gila lo pede"ucap Rea
"nyanyi-in itu lagi coba"pinta Rea pada Manuel
"Terpesona kan loo!!haaa ngaku deh!"ucap Manuel sembari mendorong-dorong bahu Rea hingga gadis itu sedikit terhuyung
"Gak jadi deh"ucap Rea
"Najisin lo,ngambek terus kayak adik bebek!"
"Adik?bebek?berarti bang Zen yang bebek?"ucap Rea
"Bang Zen,Man----mm
Manuel membekap mulut Verea dengan tangannya,kini jarak antara wajah mereka hanya terpaut beberapa centi,hingga Rea-pun bisa merasakan aroma parfum Manuel
"Diem astagfirr, ntar gue dijadiin bebek panggang!"ucap Manuel sembari celingukan,berharap bahwa Zaenal tak mendengarnya,mengalihkan pandangannya,Manuel menemukan Rea yang masih menatapnya dengan mulut yang masih tertutup tangan Manuel
"What would i do without youre smart mouth
Drawing me in, and you kicking me out
You've got my head spinning,no kidding,i can't pin you down
What's going on in that beautiful mind
I'm on your magical mystery ride
And i'm so dizzy, don't know what hit me but i'll be alright
My head under water but i'm breathing fine
You're crazy and i'm out of my mind
Cause all of me
Loves all of you"
"Aw aduhh!duh!"manuel meringis kesakitan ketika Rea mencubit perutnya
"Tangan lo bau ikan asin!"ujar Rea
"Ngaco,orang tangan gue bau melati"Manuel terlihat tak terima
"Berarti lo mau mati?kok bau melati?"
"Iya!mati perlahan karenamu!haha"ucap Manuel disertai tawa dibelakangnya
"Najis ihh" Ucap Rea dengan memasang muka jijik
"Re gue mau nanya"ucap Manuel,tangannya memainkan resleting jaketnya,ia menghela nafas perlahan
"Lo marah?"Ujar Manuel pelan,gadis yang berada di sampingnya menatapnya bingung
KAMU SEDANG MEMBACA
yo(U)
Fiksi Remaja"You told me to find the good in the world,so I've spent my days searching,but still somehow you're all i find."
