Langit hitam yang pekat menjadi pemandangan di jendela pesawat. Hyera mengerjapkan mata ketika air matanya akan jatuh. Tidak, dia tidak boleh menangis. Apalagi ada Kyuhyun di sampingnya.
Dia membenarkan letak kepalanya, sedikit menjauhi Kyuhyun. Matanya menatap lurus awan di jendela. Mereka baru saja terbang untuk kembali ke Korea setelah percakapan tadi pagi yang cukup mengejutkan Hyera.
"Aku tidak tahu apa artimu bagiku. Hanya saja, aku merasa nyaman ketika kau ada disampingku."
Hyera menutup matanya lagi, kali ini dia tidak bisa menahan air matanya lebih lama. Ternyata hanya seperti itu arti dirinya untuk Kyuhyun. Tidak lebih. Hyera mengingatkan dirinya bahwa dia telah salah jatuh cinta pada Kyuhyun. Tapi dia tidak menyesalinya. Karena sekarang dia ingin berjuang untuk cintanya yang baru.
Pengumuman di pesawat yang memberitahukan bahwa sebentar lagi mereka akan tiba membuat Hyera menghapus air matanya. Dia menoleh menatap Kyuhyun yang masih sibuk dengan gadgetnya.
"Kita sudah sampai." Ucapnya sambil merapikan dressnya sedikit.
Hatinya mencelos ketika Kyuhyun lebih fokus pada gadgetnya dan hanya menjawab Hyera dengan gumaman.
Im Yoon Ah. Nama itu akan menjadi penghuni blacklist pada urutan pertama. Walau Hyera tidak tahu siapa Yoona tapi dia yakin bahwa gadis itu mempunyai peran yang besar membentuk diri Kyuhyun yang dingin seperti saat ini.
"Kyuhyun." Panggil Hyera pelan nyaris berbisik. Dia mengerjap kemudian menghela nafas berat ketika lelaki itu menatapnya bingung. "Nanti aku akan pulang ke rumah sebentar."
Jeda sejenak, dan tidak ada reaksi dari Kyuhyun. Lelaki itu justru sibuk memasukkan merapikan kemejanya dan berdiri kemudian menarik tangan Hyera untuk keluar dari pesawat.
Tidak berapa lama hingga jemputan mereka datang, Hyera segera menarik tangannya yang digenggam Kyuhyun.
"Aku sudah bilang akan pulang dulu." Hyera menatap Kyuhyun kesal ketika lelaki itu menatapnya acuh tak acuh.
"Aku tahu. Kita pulang ke rumah."
"Tidak. Maksudku aku ingin pulang ke rumah orang tuaku dulu." Setelah itu Hyera menarik kopernya dan menghentikan sebuah taksi. Dia perlu berpikir tentang sesuatu, dan jika Kyuhyun ada didekatnya, Hyera yakin dia tidak bisa berkonsentrasi.
Pulanglah dan kita bicara.
From : Kyuhyun
Hyera menahan dirinya untuk tidak melonjak senang. Walaupun tadi Kyuhyun hanya diam saja ketika dia pergi, sebuah pesan singkat itu berhasil membuat hatinya menghangat.
"Ahjussi pergi ke apartemen sky." Titahnya pada supir taksi.
Hyera berniat meletakkan ponselnya kedalam tas kembali, namun panggilan dari Kyuhyun membuat Hyera mengurungkan niatnya.
Kyuhyun Calling....
Hyera berdehem sejenak, untuk menetralkan suaranya agar tidak terlihat terlalu antusias.
"Yeoboseyo..."
"Kenapa tidak menjawab pesanku?" Suara Kyuhyun yang dingin terdengar di seberang. Tidak ada nada kecemasan didalamnya, membuat Hyera sedikit kecewa.
"Hyera-ya..." Desah Kyuhyun dengan frustasi.
Akhirnya mau tak mau Hyera mendengus kesal. Dasar lelaki tidak peka. Gumamnya dalam hati.
"Ini aku sudah mau sampai."
Klikk... Kyuhyun menutup sambungan, membuat Hyera semakin merasa jengkel. Oke, mungkin beberapa saat yang lalu dia begitu kegirangan mendapat pesan dari Kyuhyun, namun rasa senang itu perlahan meluntur karena sikap dingin lelaki itu.
KAMU SEDANG MEMBACA
Our Marriage [HIATUS]
FanfictionPark Hyera , gadis manis yang terpaksa dijodohkan dengan Kyuhyun. Mau tak mau Hyera harus menerimanya karena permintaan sang nenek. Namun kehadiran Lee Donghae sang mantan kekasih membuat Hyera semakin bingung. Konflik akan semakin panjang ketika By...
![Our Marriage [HIATUS]](https://img.wattpad.com/cover/53454734-64-k600330.jpg)