kau datang membawa secercah harapan
Harapan yang menuntunku
Menuntunku keluar dari jalan hidupku yang gelap
Kau bagai sinar yang menerangiku
Menerangiku dari gelapnya malam
Saat pertama kali aku melihatmu
Itulah kali pertama aku percaya malaikat ada
Dan kaulah malaikat itu
Malaikat tanpa sayap
Kau memang tak perlu sayap untuk memiliki seluruh hatiku
Kau hanya datang dengan hatimu
Namun kau mampu mengalihkan seluruh perhatianku
Bahkan kau telah menjadi pusat hidupku
Kau membuatku seakan tak mampu hidup tanpamu
Bahkan kau bagaikan desah nafas yang ku hembuskan
Melekat dalam denyut nadi ku
Dan menjadi detak jantungku
Ya memang benar aku mencintaimu
Bahkan entah sejak kapan aku mencintaimu
Tapi memang itulah kenyataannya
Bahwa kau telah menjadi sendi-sendi kehidupanku
Tak perlu kau berubah
Cukup diam dan biarkan aku mencintaimu
Mencintaimu hingga cinta itu menjadi identitas diriku
Mencintaimu hingga nafas terakhir berhembus
KAMU SEDANG MEMBACA
Poetry
PuisiKetika mulut tak bisa berkata-kata biarlah hatimu yang berkata dan biarkan kata itu terbang bersama angin hingga akhirnya kata itu sampai pada dirinya..dirinya yang memang layak mendengarkan dan memahami setiap kata hatimu yang terdalam..saat itulah...
