Kau bagai bintang
Bintang yang bersinar di atas sana
Seakan menerangi hidupku
Yang terbiasa dalam kegelapan
Ya itu lah dirimu
Kau adalah bintang yang paling terang
Aku ingin menggapaimu
Tapi entah mengapa terlalu sulit
Engkau terasa begitu dekat
Namun kau dikelilingi oleh bintang yang lain
Seakan menyadarkanku
Aku hanyalah seorang upik abu
Kau terasa sangat dekat
Namun saat aku ingin menggapaimu
Semua seakan terlalu sulit untukku
Bahkan untuk sekedar membuatmu berpaling melihatku saja seakan mustahil
Seandainya saja ada satu kesempatan
Cukup satu kesempatan saja untuk menyapamu
Membuatmu mengetahui bahwa aku ada
Yah cukup satu kesempatan saja
Itu sudah cukup untukku
Membuatmu menyadari keberadaanku
Membuatmu mengetahui bahwa aku hidup
Mungkin terdengar terlalu berlebihan
Tapi jujur saja hanya itulah keinginanku
Aku di sini menunggumu
Akan selalu menunggumu
Entah hingga kapan
Tapi itu tak membuatku jengah
Hingga saat itu datang
Saat di mana kau akan menggenggam tanganku
Saat di mana kita akan berjalan bersisian
Saat di mana kau berkata kau mencintaiku
Aku akan terus menantikan saat itu
Biarlah waktu dan hatiku yang menuntunmu
Menuntunmu menuju hatiku
Hingga cinta itu kembali ke rumahnya
Karena aku percaya cinta tak pernah buta
Dan cinta akan selalu datang pada tempat dan waktu yang tepat
Dan ia akan selalu kembali ke rumahnya yang seharusnya
Hingga tanpa sadar kita sudah menemukan cinta itu
KAMU SEDANG MEMBACA
Poetry
PoesíaKetika mulut tak bisa berkata-kata biarlah hatimu yang berkata dan biarkan kata itu terbang bersama angin hingga akhirnya kata itu sampai pada dirinya..dirinya yang memang layak mendengarkan dan memahami setiap kata hatimu yang terdalam..saat itulah...
