Sore itu Tzuyu sudah memantapkan hatinya. kalau ia akan jujur tentang perasaanya.
sejak awal ia melihat lelaki itu tertidur di pinggir lapangan, Tzuyu sudah jatuh hati. benar benar jatuh hati.
dari cara lelaki itu berjalan hingga tertidur, Tzuyu menyukainya.
jadi ia tetapkan, bahwa ia akan menyatakan cintanya, hari ini.
"kak Moonbin!" seru Tzuyu saat Moonbin terlihat keluar dari gedung sekolah.
tetapi sesuatu yang mengejutkan terjadi.
Tzuyu melihat Moonbin sedang memeluk gadis lain. mereka terlihat sangat dekat.
bahkan, terlalu dekat.
gadis itu sama sekali tidak menolak saat Moonbin mencubit kedua pipi gadis itu dengan gemas. bahkan gadis itu membiarkan Moonbin menggendongnya. sial.
pemandangan itu benar benar membuat Tzuyu marah.
Tzuyu tak suka.
Tzuyu membenci gadis itu karena telah terlalu dekat dengan lelaki-nya.
dengan amarah yang ada di hatinya, Tzuyu langsung berlari menghampiri Moonbin dengan gadis yang sedang berada dibelakang punggung Moonbin.
"siapa, Bin?" tanya gadis itu bingung. sambil mengeratkan pelukannya dileher Moonbin.
"Tzuyu, ada apa?"
"Ah– itu kak."
"bilang aja, gapapa. anggep aja Vio gaada." seru Moonbin sambil tersenyum ramah.
'Oh, gadis itu bernama Vio.' batin Tzuyu kesal.
"aku– aku suka sama kakak. kakak mau ga, jadi pacarku?" ucap Tzuyu malu malu.
gadis yang berada digendongan Moonbin itu langsung menepuk kepala Moonbin pelan, meminta diturunkan. lalu setelah berhasil turun, ia berjalan menjauh sambil menyeret kakinya yang terkilir tanpa Tzuyu ketahui.
"Zuyu, maaf. kamu udah seberani ini, tapi kakak gabisa nerima kamu."
Tzuyu langsung menatap Moonbin meminta penjelasan. "Kenapa kak? aku– aku kurang apa? kenapa kakak gabisa nerima aku?"
"karena aku gamau punya hubungan tanpa rasa cinta, Zuu." jelas Moonbin sambil merasa bersalah
"gapapa kak! cinta kan bisa tumbuh seiring berjalannya waktu!"
"maaf, maafin kakak."
Tzuyu mulai marah. "pasti karena cewek tadi kan"
Moonbin menghela nafas pelan. "ya."
Tzuyu hampir terisak. "kenapa kak?"
"karena hati kakak, udah terlanjur memilih dia. dan kakak gabisa maksa buat suka sama siapa, kan? walaupun mungkin kamu bener. cinta bisa datang seiring berjalannya waktu. tapi kakak, sudah terlanjur terlalu mencintai dia. Maaf Zuu."
Tzuyu benci. Tzuyu benci gadis itu. "kalau gitu. aku permisi kak. maaf ganggu waktu kakak."
Tzuyu benci Moonbin mencintai gadis lain.
"tapi kak, aku bener bener gasuka, ngeliat kakak sama cewe itu." seru Tzuyu sebelum benar benar pergi menjauh.
"DARLING" teriakan gadis itu sukses memberhentikan langkah Tzuyu sesaat. dan makin membuat Tzuyu membencinya.
"Lho Loh Lho Loh? kok dia pergi? lo nolak orang lagi? NAJIS YA LO SOK GANTENG BANGET JONES BARU TAU RASA LO BIN"
"berisik lo. buruan naik." seru Moonbin sambil berjongkok didepan gadis itu. gadis itu langsung mengalungkan tangannya dileher Moonbin dari belakang, lalu perlahan Moonbin mulai mengangkatnya.
"Vi,"
"yesss, Darling?"
"iya. gue nolak dia."
"ya gue tau. but, Why? terus lo bilang apa?"
"gue bilang, gue ga di bolehin pacaran sama lo. gue juga gasuka sama dia. cinta gabisa di paksa, kan?"
"aduduh, Darling-nya siapa sih ini? udah ngerti cinta cintaan?" seru Vio sambil mencubit pipi Moonbin dengan gemas.
"tapi Bin, lo yakin gasuka dia? dia cantik loh."
"gue suka sama cewe lain."
"iya iya gue tau. tapi seenggaknya, kenapa ga lo coba suka sama dia?"
"karena mencintai lo aja udah cukup, Vi. kenapa harus gue berpaling ke yang lain?"
"aiguuuuu, love you too Darling."
"Sialan, lo."
"Ya lo duluan kan!!! gue cuma membalas apa yang lo katakan!!!"
"terserah."
"Ih ngambeeek"
"berisik."
Vio menggeratkan pelukannya dileher Moonbin, "tapi Bin, gimana jadinya ya, kalo gue suka sama lo?"
"ya pacaran."
Vio langsung memukul kepala Moonbin kencang.
"ENAK BANGET KALO NGOMONG YA LO"
"ya terus apa dong? kalo lo suka gue ya gue pacarin lah bego"
"tapi kenapa pas Tzuyu bilang dia suka lo, ga lo pacarin?"
Moonbin menghela nafas pelan. "karena gue ga suka dia, Vi. berapa kali gue harus bilang ini ke lo?"
"gue cuma gamau lo nyesel udah nolak cewe, Bin."
"selama itu bukan lo, gue gaakan nyesel."
"MULAI LAGI DEH!!!!!!" teriak Vio yang hanya ditanggapi tawa renyah lelaki itu.
"bin nanti apusin kutek gue ya?"
"iya, bawel."
"IHHH DARLING"
"APA LAGI CINTAKU?"
"IH jangan cinta cintain gue nanti gue baper!"
"ya tinggal gue pacarin."
"MOONBIN!"
####################
wHUEHEHEHEHEHEHEHEHE MAAF AKU TIBA TIBA KEPIKIRAN BUAT INI
ini ceritanya jaman dulu pas Tzuyu nembak Moonbin
YES MOONBIN NAKSIR AKU :Dddd
Vote + Comment ditunggu!
hope you like it!
see youuuuuu
KAMU SEDANG MEMBACA
ASETON.
Fiksi Penggemar"EEEEEEEEEEE JANGAN DIMINUM ITU ISINYA ASETON!" "hah? Asetan?" Highest rank #27 in Short Story. Highest rank #22 in Short Story. ( 03/05/17 ) WARNING ⚠️ : many harsh words, typos, bahasa acak acakan. 2016 - markisshyuck - au.
