Chap 8 : ketika izumi datang

438 28 8
                                    

Izumi sebenarnya lebih memilih untuk ke dukun yang asli saja sebenarnya (atau bisa dibaca sebagai seorang sakasaki natsume), tapi karena dia tak begitu akrab, dia pun mendatangi kediaman sakuma bersaudara. Izumi sebenarnya merinding sewaktu memasuki pekarangan rumahnya, tapi demi yuu-kun tertjintah-nya, dia rela. Izumi pun mengetuk-ngetuk pintu rumah itu. Lalu, terdengar suara langkah kaki mendekat, pintu pun terbuka ,"ohya ohya~ seorang ex-leader dari Knights rupanya~ nanii nanii ?" tanya orang yang ternyata rei itu. Izumi sebenarnya enggan berkata tapi, "a-ano...ehm...aku kemari unt-" " gimana kalo kamu masuk dulu aja ? Diluar dingin kau tau ?" 'nggak,' jawab izumi dalam hati, ketus. Izumi pun masuk, dan dia terkejut dengan pelukkan dadakan, "waaaaaa?!" izumi pun teriak karena dia jatuh, "a-APA INI ? ricchan ?! Kamu kenapa haah ?!" "...hiks hiks... Secchan..." tangis ritsu. Izumi pun kaget, "k-kamu kenapa ?!" "uuuuu~ BAWA AKU PERGI DARI SINI SEBELUM ORANG INI BERBUAT TIDAK SENOOH PADAKU !!!!" kata ritsu sambil berteriak, membuat kuping izumi mau copot. Izumi pun hanya diam melihat kelakuannya mereka berdua, 'sudah kuduga, sebaiknya aku lebih memilih ke 'penyihir' itu saja, daripada aku mati muda (?) disini dengan mereka ? Apa nasib yuu-kun ?' kata izumi dalam hati. Bukan berkata, misuh dalam bahasa yang halus. Izumi pun mencoba duduk di sofa. Baru aja dia duduk, ritsu segara tiduran dipahanya, "oi oi !" kata izumi. Sayang, ritsu udah tidur. Rei pun hendak duduk di samping izumi dan ritsu, sayangnya ritsu peka, dia langsung mendang sekuat tenaga sang abang dan rei jatuh dengan posisi wajah duluan. Izumi hanya diam, sweatdrop ria. Rei pun memegang kepalanya dan duduk di sofa lain, "ehm.." izumi tarik nafas, "jadi...apa yang bisa aku bantu ?" tanya rei pada akhirnya . izumi pun mengeluarkan nafasnya secara perlahan, "fuuuuuhhh...ehm,ehm...jadi begini..." kata izumi, "aku...sebenarnya ingin minta bantuan pada si 'anak dukun' dari kelas 2-a untuk membantu. Tapi aku malu berkata, jadi aku bilang saja padamu...jadi -jeda- to the point" "kau kemari untuk meminta 'pelet' supaya si 'megane biru' itu jatuh tjintah padamu dan kau akan hidup bahahia meninggalkan aku beserta anggota knights dan setelahnya yumenosaki bakalan hancur karena perang dunia ke-7 (?????) akan dimulai karena ada 2 unit yang kekurangan anggotanya dan si 'emperor' akan memenangkan kekuasaannya bertahta..." kata ritsu sambil tiduran dipaha izumi. Izumi, dia hanya, jawdrop saking kagetnya. Sedangkan rei, dia hanya tersenyum dengan polosnya.

 Sedangkan rei, dia hanya tersenyum dengan polosnya

Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.

Kurang lebih seperti gambar ini.

Izumi pun hanya diam membeku saking shocknya. Bukan, bukan shock karena ritsu tahu rencananya kemari, melainkan AKIBAT perbuatannya dari 'menikahi' si 'calon' ter-tjintah. Izumi pun berdehem pelan, "...ehm...yah...kurang lebih...be-begitulah..." kata izumi akhirnya. Rei memegang dagunya,sambil sedikit berfikir, "...hhmmm...ada baiknya...kau benar-benar meminta sakasaki-kun untuk membantumu dan-" " membiarkan yumenosaki hancur AKIBAT ulahmu..." hening yang bisa dibilang cukup lama. Rei pun kembali berbicara, "kurasa...itu tidak akan bermasalah...izumi-kun. Baiknya, aku akan berbicara pada sakasaki-kun untuk membantumu..." "dan membiarkan yumenosaki jatuh kedalam tangan si em-" "ricchan ! Kumohon berhenti !" kata izumi pada akhirnya sambil menutup mulut ritsu. Tapi, ritsu masih saja berbicara," kau enak ! Bisa berduaan dengan si 'megane biru' itu ! Sementara aku ?!" "kau kan punya sahabatmu !" "huh !" "ara~" rei berbicara mirip arashi(bayangkan saja seperti apa...), "my dear lovely otouto ternyata cemburu eh ? Bagaimana dengan sedikit pelukan dari onii-chan tercintamu ini ?" "...jijik..." kata ritsu to the point -banget- membuat rei 'luck down' berkali-kali lipat (bisa,ya ?). Rei pun berdiri, "ohohoho~ kurasa tidak~" rei pun mendekat kearah ritsu dan ritsu pun bangun dadakan membuat kepalanya terjedot(?) dengan dagu izumi. Izumi pun memegang dagunya, "oi oi ! Kau ini kenapa ?!" rei pun segera menangkap ritsu, tapi ritsu bisa menghindar dan malah rei jadi memeluk izumi. Ritsu pun segera ke kamarnya, keluar membawa koper-dari mana asalnya kita abaikan saja- dan segera membuka pintu keluar dan kabur dari rumah. Rei pun segera mengejar ritsu dengan 'di dramatisir' amat sangat cocok dengan istilah anak gahol, 'A-L-A-Y'. Izumi pun di diamkan atau lebih tepatnya ditinggalkan di rumah sendirian. Izumi pun hanya bengong dengan kejadian itu, "...mereka itu kenapa,seh ?! Ck, dasar lebay !" katanya dan ikut pergi keluar rumahnya sakuma bersaudara sambil marah-marah nggak jelas aka gaje.

Yo ! Minna-saaaaaan!!!
Ehhehe~
Menistakan izumi sena itu semudah menistakan koga-senpai sampai lelah~
Ehe
Yosh !
Liburan itu enaknya di rumah dan cari ide buat bikin 'kreativitas' berlebih seperti leo-senpai !
So....
HOPE Y'ALL LIKE IT !!

D' BrothersTempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang