Ini adalah hal yang dibenci kedua oleh seorang ritsu sakuma. Hal ketiga adalah ketika unitnya datang kerumahnya dan 'menghancurkan' seisi rumah-sekalipun yang melakukan itu semua adalah ousama,tapi seperti kata abangnya, dia yang harus bertanggung jawab,untungnya ada sena. Lalu, arashi dan tsukasa ? Mereka 'membereskan' sang leader- lalu, hal pertama yang dia benci ? Ada 2. Yang utama dan yang paling utama. Yang utama : dia benci sang abang. Yang paling utama ? Dia benci terbangun dari tidurnya (author :mas, kalo mas nggak mau bangun, mati aja gimana ? Ide yang luar binasa(?) kan ? Ritsu:.....kau benar sekali (dan seluruh staff Ansuta beserta seiyuu nya ritsu dan sang abang menghentikan ritsu yang mau bunuh diri...)) dan itu adalah apa yang ada dalam catatan hidup seorang ritsu sakuma. Permasalahan utama adalah, sekarang ini, sang abang kedatangan teman-teman absurdnya. Ya, the oddballs. Mulai dari si badut yang garing seperti author saat bikin ff ini(?), si boneka yang rusak tapi tetap dimainkan, si ikan yang sama sekali nggak bisa berenang dan punya pacar 'terong kuning'(???), dan si penyihir yang sama sekali nggak bisa sihir. Ritsu awalnya mau 'minggat', tapi dicegat sama si abang. Dan, ritsu berakhir 'masuk' kedalam neraka. Awalnya semua baik-baik saja. Tapi lama-lama nggak juga, 'kami-sama...dosaku selama ini apa saja ?!' teriak ritsu dalam hati. Dia melihat seluruh anggota the oddballs 'bercengkrama' dalam bahasa mereka masing-masing. Ada yang sibuk main berbi(???), sibuk tebar bunga, sibuk bikin ramuan, sibuk liatin kolam ikannya rei dan kepingin nyemplung (hah ?!) dan rei ? Sibuk cengar-cengir sendiri. Ritsu sama sekali gagal paham, apa yang sebenarnya ada dipikiran sang abang, lagian ngapain juga cuman cengar sana cengir sini. Bagi ritsu itu sama persis dengan orang sinting, sekalipun dia memang
Sudah tahu kalau sang abang emang sinting sejak awal, "hey sakuma," kata seseorang tiba-tiba, seorang shu itsuki membuka pembicaraan, "...ada apa itsuki-kun ?" kata rei masih aja senyum mesem ,"...aku kepikiran..." "....iya ?" "...apa yang harus kita lakukan...untuk melawan kembali 'kekalahan' kita yang dulu..." kata shu. Semuanya pun diam. Dan tiba-tiba, mereka sudah kumpul dalam 1 meja dan berbicara secara serius. Disekeliling ritsu, ada aura yang sangat suram, '...apa ini ? T-tadi mereka kesini langsung sibuk sendiri. Sekarang ?! Astaga kami-sama...mereka ini...' kata ritsu dalam hati. Dia merutuki sang abang yang sudah menggaetnya kesini. Ritsu pun akhirnya jatuh tertidur, "...JAAA !!! DARI PADA MEMIKIRKAN SOAL HAL 'ITU', AYO KITA BERPESTAAAA~" "YEEEEEEEEAAAAAAAA !!!" dan ritsu tiba-tiba membuka matanya dan ritsu melihat ruang tamu sudah menjadi area diskotik. Entah bagaimana mereka melakukannya, karena mereka 'the oddballs'. Ritsu pun sudah nggak betah dan memutuskan untuk minggat beneran. Sang abang melihat si adik pergi membawa koper -kita singkirkan pertanyaan dari mana asal koper itu- dan ikut menyusul si adik, "kau mau kemana my dear ? Pesta baru aja mulai !" kata rei. Ritsu tetep fokus kedepan dan keluar dari rumah, dengan sekuat tenaga karena sang abang lagi-lagi 'hinggap' di kakinya ritsu. Aslinya, ritsu cuman mau nginep di rumah mao sebulan (maksudnya ??????).
Arara~
Liburan nggak asik...
Maunya nyantai dirumah tapi malah diajak kesana-kesini...
Yo minna-saaaan~
Eheheheh...
Yang ini garing kriuk-kriuk bgt ya ? Author ilang ide...habis liburan kalo pikiran nggak tenang ga bisa buat bikin ff...dan yah...absurd deh(lagian sejak awal, ff ini emang sudah absurd seeeh...)
Well well well... To the point ajah karena author ilang idenya~
Hope y'all like it ~
KAMU SEDANG MEMBACA
D' Brothers
Fan-FictionSekumpulan cerita tentang seorang Sakuma Rei dan Ritsu yang nggak pernah bisa akur... Ribut dan ribet
