Tahun Ajaran Baru.

377 68 35
                                    

Tak terasa sudah setahun sejak kejadian Joshua Hyung. Kini tahun ajaran barupun dimulai. Jihoon, Soonyoung, Wonwoo dan Jun sudah berada di tahun terakhir sekolah menengah atas. Minghao,Mingyu dan Seokmin juga sudah menjadi sunbae populer, akibat kejadian hari itu. mereka sering menyebut geng itu dengan sebutan Ghost Hunter. Keren? Apanya yang keren? Hantu-hantu itu menjadi sering muncul dan minta tolong. Bukan, seokmin dan soonyoung bukan tak mau membantu tp mereka muak dengan wajah mereka yang selalu hancur, bisakah tuhan mengirimkan hantu cantik? Itu sungguh melelahkan. Jeonghan dan Seungcheol? Ahaaaa~~ Seungcheol kini menjadi guru Seni di sekolahnya dulu sedangkan Jeonghan menjadi guru paduan suara. Hubungan mereka hmm? Entah, mereka hanya semakin dekat setelah kejadian itu bahkan mereka memutuskan untuk tinggal di apartement yang sama.

Pagi hari seperti biasa, Minghao, Mingyu dan Seokmin sedang berdiri di balkon sekolah yang menghadap langsung ke lapangan. Pagi yang tenang itu tiba-tiba rusak akibat pekikan siswi disana.

"Kyaaaaa! Dia begitu tampan!"

"Apakah dia keturunan dewa?"

"Apakah dia siswa pertukaran pelajar!"

"Wajahnya Mirip idol!!"

Suara-suara itu membuat Mingyu ingin mengumpat.

"Hei, apakah ada bule disekolah kita?" Tanya Minghao.

"Bukankah dia kelas 10?" Seokmin menerka nerka.

"Uhhh! Dia tak setampan aku!" Celetuk mingyu yang langsung ditatap malas oleh Seokmin dan Minghao.

"Heii bercandaa bercanda" Sambung mingyu sambil cengengesan.

"Apakah tidak ada pensi untuk penyambutan siswa baru? Atau demo eksul begitu?" Minghao kembali bersuara.

"Adakok santai saja, oh iya seokmin kau dipanggil Jeonghan sunbaenim" Sahut Jihoon yang entah tiba tiba datang bersama dengan kawan-kawannya.

"Ayo seokmin aku juga dipanggil" Ajak soonyoung.

Mereka berduapun berjalan menyusuri koridor sekolah menuju ruang guru. Tak ada yang membuka suara selain seokmin yang menyanyi tidak jelas. Setelah hampir 5menit berjalan mereka sampai diruang guru dan langsung menuju ke Jeonghan Songsaenim.

"Ne hyung kau memanggil kami" celetuk Seokmin. Dan langsung mendapat sikutan dari soonyoung.

"Ini disekolah bodoh! Maafkan kelakuan teman saya saem hehe" sahut Soonyoung.

"Ahaha tak apa, lain kali ingat ya" tanggap Jeonghan sambil senyum manis kepada dua muridnya.

"Oh iya berhubung kita ada pensi, aku minta kalian berkolaborasi ya? Bisakan? Daan carikan rapper juga" sambung Jeonghan.

"Rapper? Mingyu bisa saem"

"Wonwoo juga bisa"

"Tanpa kalian beritahu aku juga tahu, akan tetapi aku harus mencari perwakilan kelas 10"

"Waah aku tak begitu kenal dengan murid kelas 10" Seokmin kembali menggunakan bahasa informal dan kedua kalinya mendapat sikutan dari Soonyoung.

"Aku punya murid, dia bernama Hansol. Kelas 10-4 dia pandai untuk rapper. Mau kupanggilkan?" Tawar Seungcheol yang tiba-tiba datang.

Dan disinilah mereka berakhir. Ruang latihan soonyoung, seokmin dan murid (bule) baru itu, siapa tadi namanya? Hansol? Ah, iya hansol.

"Haruskah kita bicara bahasa inggris?" Bisik Seokmin pada soonyoung.

"Memang kau bisa?" Tanya Soonyoung dan jawaban seokmin hanya menggelengkan kepala.

"Ah tidak usah sunbae aku bisa bicara bahasa kalian" Sahut Hansol yang ternyata dari tadi mendengar percakapan mereka.

Sixth SenseTempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang