Bergeming, aku terpaku
Tanpa bisa rasakan apapun, aku kelu
Terbesit bayang beberapa menit yang lalu
Aku semakin membeku
Kaki ku tak kuasa untuk berdiri
Bahkan untuk bicara, bibirku terkunci
Semuanya terasa tabu,
Penuh keliru
Perihal angan yang pernah kurangkai,
Nyatanya semua kandas
Tentang harapan yang pernah kuimpikan,
Nyatanya semua lepas
'Kandas tak berbalas'
Mungkin itu kalimat yang pantas dikatakan untukku saat ini..
Kini, tersisa aku
Dengan kehancuran yang menggerogotiku
Yang perlahan membunuhku
Bersama, sia-sianya asaku
KAMU SEDANG MEMBACA
Kata Tak Bersua
PoetryAsa yang berhamburan menguap mendobrak hati untuk memeluk sang tuan. Seharusnya sesederhana itu memeluknya, tapi apa daya jika semesta tidak merestui? Membuat asa yang harus diredam, ingin yang diurung, ucap yang harus bungkam. Ini isi dari semua...
