Ketika bulan tersenyum
Dan bintang menari
Malamku justru terasa sunyi
Tertelan rindu akan lagumu
Suara khasmu menggelitik hati
Petikan senarmu memanjakan pendengaranku
Meski aku tahu ...
Baitnya bukanlah untuk diriku
Lalu ...
Ketika mentari menyingsing tinggi
Dan langit sebiru pelangi
Aku menangkap sosokmu
Lagi-lagi aku lemas
Karena kamu muncul kembali
Tatkalah hati mulai melepas
Entah semesta atau kamu yang jahat
Nyatanya aku sudah terjerat
KAMU SEDANG MEMBACA
Kata Tak Bersua
PoesíaAsa yang berhamburan menguap mendobrak hati untuk memeluk sang tuan. Seharusnya sesederhana itu memeluknya, tapi apa daya jika semesta tidak merestui? Membuat asa yang harus diredam, ingin yang diurung, ucap yang harus bungkam. Ini isi dari semua...
