Rintik hujan sapu jalanan
Gamerciknya bawaku terbuai kenangan
Bayangmu hampiri aku,
Runtuhkanku pada rindu yang kian menggebu-gebu
Kenangan memburai,
Rinduku kian terurai
Melalui tetes hujan yang mengalir,
Bersama do'a menuju hilir
Tentang kamu yang pernah singgah,
Tempatmu tak pernah berubah
Selalu disini, didalam hati
Menyatu bersama lingkup detak nadi
Untuk kamu yang jauh pergi,
Do'a ku tak pernah henti
Rinduku padamu tak pernah mati
Karena kamulah si pelangi hati ini
KAMU SEDANG MEMBACA
Kata Tak Bersua
PoezjaAsa yang berhamburan menguap mendobrak hati untuk memeluk sang tuan. Seharusnya sesederhana itu memeluknya, tapi apa daya jika semesta tidak merestui? Membuat asa yang harus diredam, ingin yang diurung, ucap yang harus bungkam. Ini isi dari semua...
