"LIZZ, JAM TANGAN KU DIMANA?" Cam berteriak panik karna jam tangannya hilang.
"coba kau liat di laci dekat lemari pakaian, aku menaruhnya disana semalam." kata Lizzy menyiapkan sarapan pagi.
Cam pun mencari jam tangan di laci dekat lemari pakaian and gottcha jam tangan itu ketemu.
istri yang bijak.
cam segera turun kebawah dan mencium masakan istrinya yang lezat.
"kau masak apa Liz?" kata Cam sambil memeluk Lizzy dari belakang. kebiasaan.
"aku masak nasi goreng telur mata sapi. makanlah. aku sudah menyiapkannya di meja makan. tumben kau rapi sekali hari ini." kata Lizzy.
"iyaa. aku akan bertemu dengan manager MAGCON. setelah itu menemui client dad. abis itu pulang. kira-kira sekitar jam 3 nanti aku sudah pulang." kata Cam memakan sarapan nya.
"owh. cepat lah makan. kau bilang semalam kau akan berangkat jam 8. ini sudah jam 7. berangkatlah cepat." kata Lizzy membersihkan peralatan memasaknya.
"kau mengusirku babe?" kata cam setelah meneguk susu nya.
"tidak Cam. kata Ibuku, lebih cepat lebih baik. lebih cepat kau berangkat, lebih cepat kau berangkat." kata Lizzy mengangkat piring cam ke tempat cucian piring.
"kau memang istri yang pintar. oh iya Liz, tolong rapikan dasi ku. dan oh iya, saat aku pulang, berpakaian lah rapi, aku ingin mengajak mu jalan ke mall. aku kasihan padamu yang tidak keluar rumah." kata Cam mengacak-ngacak rambut Lizzy pelan.
"kau tau saja kalo aku ingin keluar. sudah sana berangkat. nanti kau terlambat. aku akan menunggu mu di rumah." kata Lizzy sambil merapikan dasi Cam.
"bye honey" kata Cam mengecup dahi dan bibir Lizzy kilat seraya pergi dengan mobilnya.
"dadah cam." Kata Lizzy sambil melambaikan tangannya seiring dengan mobil Cam yang melaju membelah jalanan depan rumah nya.
Lizzy pun masuk kerumahnya dan menutup pintu rumahnya. ia bergegas ke ruang keluarga untuk beristirahat dan menonton TV.
"kurasa kulit tangan ku mulai kasar. lebih baik aku memanggil therapist. aku sudah lama tidak melakukan treatment bulanan." kata Lizzy sambil mengambil handphone nya dan men diall nomor seseorang.namun ketika ia membuka hp nya, ia menemukan beberapa pesan dari nomor yang sama dengan semalam.
mau apa lagi dia?
"HI DUDE. KAU SEDANG SENDIRI KAN? YAH, AKU TAU KAU SEDANG SENDIRI. DAN SEKARANG AKU TAU KAU PASTI BINGUNG MENGAPA AKU BISA TAU. AKU MENGAWASI MU. SETIAP KEGIATAN MU DAN ISI PIKIRAN MU, AKU TAU TAU SEMUA. KAU TIDAK BISA MACAM-MACAM DENGANKU."
"AKU TAU KEGIATANMU HARI INI. NANTI SORE KAU PASTI AKAN JALAN-JALAN DENGAN SUAMI MU. ASAL KAU TAU, AKU SUDAH MERENCANAKAN HAL YANG TIDAK PERNAH KAU BAYANGKAN SEBELUMNYA."
"SUDAH KUBILANG, AKU TAKKAN PERNAH MEMBUAT HIDUP MU BAHAGIA. DAN SUATU SAAT NANTI KAU PASTI MERASAKANNYA. KAU AKAN MENYESAL TELAH MENIKAH DENGAN SESEORANG YANG SEHARUSNYA MILIKKU."
"AKU TAU KAU BAKAL TIDAK MENGGUBRIS ANCAMANKU INI. TETAPI INGAT SAJA, JIKA KAU MENGANGGAP INI TIDAK PENTING, BERARTI KAU JUGA TIDAK MENGANGGAP SUAMI MU PENTING. DAN ITU MEMBUATKU MUDAH UNTUK MENDAPATKAN SUAMI MU MENJADI MILIKKU."
"AKU AKAN SELALU MENGAWASI MU, BITCH."
shit! Bisa-bisa nya dia mengancam ku dengan ini. tidak akan kubiarkan dia mengambil suamiku. bahkan jika aku mati sekalipun untuk menyelamatkan Cam, aku mau.
KAMU SEDANG MEMBACA
Married With Him ? (Cameron Dallas)
Fiksi PenggemarApa yang ada dibenak lo ketika lo dijodohkan sama artis terkenal dunia? Dan pernikahan lo itu 1 minggu dari sekarang? Penasaran? Read the story and don't forget to vomments .
