9

5.1K 151 6
                                        

3 hari kemudian...

Yup. Pagi ini, cam dibangunkan dengan aroma kopi yang lezat. 

Tapi siapa yang buat? Apa mungkin Lizzy? Kata Cam dalam hati. 

Cam pun bergegas membersihkan tubuh dan segera turun ke bawah.

~~

"Morning Liz"kata Cam.

"Morning Cam." Kata Lizzy.

"Kamu yang buat kopinya ya? Mau dong. Kek nya enak banget deh." Kata Cam mencium pipi Lizzy yang sedang memotong sayuran.

"Ups. Cam, aku lagi motong sayuran nih. kamu ini ngagetin aja sih." Kata Lizzy sambil mencubit pelan tangan cam.

"Abis nya pipi kamu itu rasanya enak kalo dicium terus. tirus tapi masih tembem" Kata Cam sambil terus memperhatikan Lizzy memasak dan sesekali mencium pipi Lizzy.

"Cam. Kalo kamu kayak gini, aku gabakal buatin kamu kopi mau?" Kata Lizzy yang mulai berhenti memotong sayuran.

Cam pun mempunyai ide jail. ia pun membalikkan tubuh Lizzy ke arah nya. Lizzy pun kaget. Cam pun memajukan kepala ke dekat telinganya. Hah! Dia berkeringat dingin dan jantungnya berdegup kencang. 

Kena kamu Liz! 

Cam pun semakin mendekat kan kepala nya ke telinga Lizzy untuk membisikan sesuatu. Tapi sebelum itu, cam sedikit menyelipkan sisa rambut Lizzy ke belakang telinganya pelan-pelan untuk memberi kesan menegangkan. (Aelah Cam. Lebay lu - author.)

Cam pun berbisik kepada Lizzy dan menggigit pelan daun telinga nya. 

Rasain. Makanya, mau dong di perhatiin suami.

"Liz. cium pipi aku." Kata Cam berbisik menggoda ke telinga Lizzy. 

Memang, untuk urusan ciuman, Lizzy ga bakal mau kalo ga diajak. Jadi, yah harus aku paksa.

Setelah mendengar itu, Lizzy menegang.

"No, I had to cook to this day" kata Lizzy mengalihkan pembicaraan.

"You must give me a morning kiss. Or, i never accept you to be my wife." Kata Cam menaik-turunkan alis nya kepada Lizzy. Lizzy paling takut jika diancam.

"Okay Cam. I will give you a morning kiss, but i had to cook to this day." Kata Lizzy.

"No, i need now." Kata Cam menunjuk bibir Lizzy dan mengarahkannya ke pipi Cam.

Cup!

Cam berhasil mendapatkan morning kiss nya Lizzy.cam pikir dia langsung melepaskan nya. But, dia terus mencium pipi ku lama. dan tiba-tiba dia memberhentikan kegiatan itu. Dan dia seperti orang gelagapan dan melanjutkan kegiatan memasaknya.

"Thanks babe. Aku berangkat kerja dulu ya. Ada rapat tentang Magcon yang Tour Eropa. So see you. Aku mungkin balik waktu lunch nanti." Kata cam sambil mencium pipi Lizzy sekilas dan tersenyum bangga.

"Ya Cam. Itu sarapan roti panggang ada di meja. Bawa aja, makan di mobil nanti." Kata Lizzy sambil mengantar Cam ke depan rumah.

"Bye Liz." Kata Cam sambil melambaikan tangan ke arah Lizzy.

"Bye honey." Kata Lizzy sambil melambaikan tangan juga. Dan ia pun bergegas masuk ke dalam rumah. Dan cam pun melajukan mobil.

Tapi sebentar. Sepertinya ada yang memata-matai ku. Ralat! Memata-matai istriku. But, who? Aku pun langsung keluar dari mobil dan melihat ke sekeliling. Sepi, tapi aku merasa ada yang memata-matai Lizzy sejak tadi saat dia mengantar ku keluar rumah. Akh! Ga mungkin. Pasti cuman perasaan ku saja. 

Cam pun kembali masuk mobil dan melajukan nya dengan cepat ke kantor.

Hai. I'm bek. Yo. Gue lama banget update yak? Iya. Gue baru dibeliin paket internet. Sedih amat idup gue. Btw, vote dan comment sebanyak-banyaknya deh. Siapa tau dapat spamlikes+follow IG dari gue. Oh iya, nama IG gue @maylikhasandrina.

Btw, ada yang mata-matai si Lizzy. Siapa ya? Kalo ada yang tau, kasih tau gue lewat comment ya. Gue juga kagak tau tuh. So bye bye.

Ruang TV
7 november 2016

Married With Him ? (Cameron Dallas)Tempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang