Pertemuan 9

1.2K 34 4
                                        

    Bulan demi bulan terlewati, hari hari di jalan Alisya tanpa Hafidz, Alisya selalu memikirkan Hafidz ya kata anak zaman sekarang (galau) tapi dia tidak memikirkan hal untuk berbuat zina karena sudah dijelaskan dalam surat Al-isra ayat 32.

   "Aduhh besok udah UN nih syah" ujar Alisya
   " ya Allah tenang si sya, insyaAllah dimudahin kok ehehe" ujar Aisyah yang santai.

  Aku senang si sudah mau UN tapi yang paling aku takutkan itu adalah saat pembagian nilai,sedangkan untuk jadi ustadzah disini harus mendapat juara paling pertama dari seluruh santri, ya sudahlah ikhtiar dan berdoa saja.

Seperti kelas 12 SMA melakukan Pengayaan dan sebagainya. Lalu aku pergi menuju ustad aldi untuk halaqoh bersama lagi ya walaupun aku sudah 30 juz namun aku juga harus sering murojaah.

'Assalamualaikum ustad' ujar Alisya sambil memasuki ruangan kelas khusus Halaqoh dan di sambut baik oleh ustad aldi.
'Waalaikumsalam, eh alisya bisa bantuin ustad ga?'. Ujar ustad Aldi
'Boleh,emangnya bantuin apa ustad?'
'Tolong bantuin hafalan adik adik kammu sya'
'oh boleh kok..' ujar Alisya

  Suara adzan pun dikumandangkan
tanda waktu sholat sudah tiba, aku juga sudah pasti menetap disana karena itu sudah tugas ku menjadi seorang kaka kelas.

Hal yang tidak aku ketahui membuat ku kaget ketika Aisyah datang menghampiri ku sambil melambaikan tangan.

"syaaaa syaaa, kamu tau gaaa?" ujar Aisyah bersemangat
"engga, emang apa syah?" ujar Alisya
"ternyata sekarang itu reuni angkatan kemarin" ujar Aisyah
"hahaha kamu bercanda ya? baru beberapa bulan kok udah reunu" ujar Alisya sambil menutup mukutnya yang tertawa.
"ihh kamu mah serius".

Aku percaya, karena aku juga rindu dengan hm... ya gitu lah kalian pasti tau.

Setelah sholat dzuhur, aku kembali ke kelas untuk pengayaan dan saat aku kekelas seorang ukhti memberitahu bahwa tidak ada pengayaan hari ini, hari ini hanya ada murojaah bersama di asrama masing masing. Lalu aku dan Aisyah bergegas menuju asrama.

Sambil berjalan aku melihat sekitar pesantren ini. Mengingat besok UN sebentar lagi bahkan itungan minggu masa menuntut ilmu di pesantren inu sudah habis, tidak dibayangkan lagi jika aku sudah lulus dari pesantren ini, nantinya tidak ada lagi halaqoh/murojaah bersama dan tidak ada lagi sholat berjamaah dan pasti aku akan merindukan hukuman yang berada disini walaupun aku tidak pernah mendapatkannya tapi ya hambar gitu rasanya hehehe.

"eh sya sya!" ujar Aisyah yang sedari tadi berada di belakang ku.
" Apa? " ujar aku
" Tunggu itu bukannya Hafidz? " yjar Aisyah sambil menepuk bahu ku.

*deg

kenapa nama itu muncul lagi? aku tau sekarang ini reuni angkatan akhi Hafidz tapi kenapaa aku harus bertemu dengannya.

"ih sya liat deh!" ujar Aisyah sambil mengarahkan kepala ku kepada akhi Hafidz.
" ihhh iya aku udah liat" Alisya, sambil melepaskan tangan Aisyah di mukanya.

Lalu aku menundukkan kepala ku, aku ingin menjaga pandangan ku dan juga pandangan akhi Hafidz.

"assalamualaikum, Alisya kan?" ujar Hafidz.
aku masih menuduk
"waalaikumsalam, i..iya" ujar Alisya gugup
" akhi apa kabar?" ujar Aisyah ya aisyah biasa saja karena Aisyah adalah saudara dekatnya Hafidz.
" baik alhamdulillah"
"syah kita cepet ke asrama ayu, besok kan kita udah UN" ujar Alisya yang sedari tadi hanya menundukkan kepalanya
" yaudah, kita pamit ya assalamualaikum" ujar Aisyah
" hm.. yaudah waalaikumsalam"
"ehh.. alisya" ujar Hafidz
"iya?"
"Semangat UNnya ya:)) " ujar Hafidz
" makasih "

kenapa aku harus menemui mu?
ya Allah kenapa?
aku ingin melupakan mu
walaupun nama mu terselip di setiap doa ku
tapi biarlah perasaan ku pada mu hanya Allah lah yang tau
aku ingin mencintai mu dalam diam.

Alisya terus ber istigfar, dia selalu mengingat Hafidz, menurut Alisya Allah adalah nomor satu ya tentu saja itu sangat wajib tidak ada yang bisa menyayingi sayangnya Alisya kepada Allah.

Ya Allah, Pertemuan ini membuat ku Sakit.

Assalamualaikum teman teman^^
waahhh udah lama ya ga up, sekalinya up gajelas gitu ehehehe
emang ceritanya gaje si wkwk ditambah pendek gitu ya wkwk

insya Allah besok up next chapter lg yaaa

sekali lagi maaf ya temen temen soalnya author sibuk dengan sekolah ehehehe

Barakallah Fii Umrik ukhwah^^

Cinta Seorang HafidzahTempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang