No title

5.1K 194 17
                                        

Maaff ngaretttt karnaaa saya msh us dan skrg lgi smpt2in next krnaaa mama lgi ga drmh wkwkwk

Piiiridinggg

****

Ed memandang sendu Lea, wanitanya yang selama 5 tahun ini tidak pernah dia lihat secara langsung, kini ada di hadapannya.

Sedangkan Lea memandang Ed tajam dan benci. Dia benci dengan Ed sekaligus benci dengan situasi sekarang, ketika dirimu membenci sekaligus mencintai seseorang itu sangatlah menyiksa

"Apa maumu," perkatan dingin itu akhirnya keluar dari bibir sexy Lea, Ed tersenyum samar, meresapi setiap suara yang dia dengar dari wanitanya

"Kembalilah," itu bukan perintah tapi itu permintaan

Ya Ed meminta Lea kembali padanya, tidak apa jika Lea hidup disampingnya dengan kebencian yang sangat amat dalam.

Lea tersenyum kecut

"Kau meminta ku kembali? Apa yang akan kau berikan kepadaku Ed? Apa jaminan nya jika aku kembali pada mu?" pertanyaan itu keluar begitu saja dalam bibir Lea

"segalanya, aku akan memberikan segalanya," jawab Ed tegas

Ya dia akan memberikan segalanya bagi lea

Apapun itu

"Jika aku meminta kematianmu sekarang, apa kau akan mengabulkannya?" Pertanyaan dingin dan menusuk itu kembali di lontarkan Lea

Ed tersenyum pedih, bohong jika dia tidak merasakan sakit ketika Lea berbicara seperti itu. Lea-nya, wanita yang dia cintai menginginkan kematiannya. Tidak masalah bagi Ed, karna apapun akan dia lakukan demi kebahagiaan Lea. Termasuk memberikan nyawanya itu kepada sang istri.

Lea memandang bingung ketika Ed berjalan menuju pintu keluar sambil tersenyum, menerka-nerka apa yang akan Ed lakukan setelah mendengar permintaannya

Tak berapa lama Ed datang sambli membawa semi shotgun

Kembali duduk dihadapan sang istri sambil memberikan apa yang dia bawa

"Kau ingin aku mati bukan? Lakukan lah, karna aku hanya ingin mati di tangan wanita yang aku cintai," kata Ed tersenyum

Ya dia hanya ingin mati ditangan wanitanya

Lea memandang Ed tak percaya

Apa pria ini sudah gila!?

Dengan dingin dia memegang barang pemberian Ed mengarahkan tepat kearah kepala Ed, sambil melihat reaksi yang Ed berikan

Bloody hell!!

Pria itu tersenyum

Apa Ed gila?!

"Apa permintaan terakhir mu Ed?"
Mendengar itu Ed tersenyum sendu

"Hiduplah dengan tenang dan jaga putra kita dengan baik, karna begitu, aku akan mati dengan damai tanpa harus memikirkan kalian berdua. Kau tau bukan bahwa aku mencintai kalian berdua,"

Lea dapat merasakan setiap perasaan Ed hanya dengan mendengar suaranya

Entah kenapa

Lea merasa Ed tidak lah sekuat dulu

Ed yan dulu tidak mudah di tebak, Ed yang dulu adalah Ed yang sangat angkuh. Tapi lihat sekarang, Ed menjadi rapuh dan mudah sekali ditebak. Lea memejamkan matanya lalu mengangguk samar

"Baiklah," dengan itu suara tembakan terdengar sangat nyaring di rumah bak istana itu

Jacob, Christ bahkan Lucas, menghambur keluar begitu saja ketika medengar suara tembakan itu

Ed tersenyum samar

Dia tau jika Lea masih mencintainya

Bahkan itu terbukti dengan dia yang
masih bernafas sekarang

"Aku tidak akan mengabulkan permintaan terakhirmu itu bajingan, aku tidak akan menjadi pembunuh, karna aku tak mau anakku membenciku seumur hidupnya. Karna telah membunuh bajingan yang sayangnya turut andil dalam pembuatan anakku, jangan pernah mati jika aku belum menyuruhmu untuk mati, karna anakku masuh membutuhkan sosok daddynya hingga dia beranjak dewasa," dengan dingin Lea mengatakan itu sambil melemparkan barang yang tabu untuknya, beranjak pergi begitu saja dari hadapan ke-empat pria yang sedang memandangnya,

Ed tersenyum lebar

Barusan adalah kartu hijau untuknya

"Kau tau adikku masih sangat mencintai sesosok bajingan sepertimu, dan dia masih memberikan harapan padamu. Maka dari itu bersikaplah sebaik mungkin," dengan datar Jacob mengatakan itu, lalu pergi begitu saja disusul Christ

Sedangkan Luke, memandang ayahnya penuh binar. Ya dia mengerti apa yang ibunya bilang

Dia mempunyai daddy sekarang

Benar benar daddy

" daddy," katanya pelan

Ed memandang senang anakny, lalu berjalan medekat dan memeluk anaknya erat

Yah anak nya!!

Lucas Anderson Alexander adalah anaknya!!

Sedangkan Lea, hanya memejamkan matanya menyaksikan kejadian itu dari lantai dua

Ya dia memberikan kesempatan kedua untuk Ed

Karna bagaimanapun

Cintanya lebih besar dari sang benci yang belum terlalu kuat dalam hati nya

"Welcome honey," sepelan mungkin Lea mengatakan itu

Bahkan mungkin hanya angin yang mendengar apa yang wanita itu bicarakan

******

2 part menuju ending dan ekstra part yaa wkkwkw

Ser you di part selanjutnya

SWMP|| edward love storyCerita yang bikin terobses. Temukan sekarang