"Heh, Taehyung!"
Mengerling, kemudian Taehyung mengernyit, menatap bingung lima siswa yang kini berada disekitar meja nya bersama Jimin, terutama satu siswa berambut coklat yang baru saja menyebut nama nya, "Iya, aku?", ia menyahut, pelan, namun masih bisa didengar.
Jungkook- siswa yang baru saja menyebut nama Taehyung -bergerak maju, terlalu mendadak hingga membuat Taehyung sedikit berjengit, ia menarik satu kursi kosong, kemudian duduk tepat didepan meja Taehyung dengan pamer senyum menawan, "Kau ini.. Manis juga."
"Maaf?"
Jungkook sedikit tertawa, mengamati bagaimana lucu nya wajah Taehyung saat kata 'manis' itu ia ucapkan, "Ku bilang kau itu manis, Taehyung-ah."
"Kau.. Tidak merona? Kenapa warna pipi mu tidak memerah?", Yeon, yang berada dibelakang Jungkook mengernyit, menatap heran Taehyung yang bahkan biasa saja menanggapi apa yang Jungkook katakan, "Apa Taehyung tidak pernah disebut manis, ya? Sebelum nya."
Tak
"Yeon!", Taeyong memberi nya satu jitakan keras, membuat Yeon meringis seketika, "Apa-apaan kau ini?!"
"Cih..", merengut, Yeon mengusap-usap kepala nya pelan, "Aku kan hanya bertanya!", sahut nya acuh.
"Maaf?", lagi-lagi, Taehyung kembali mengernyit, sebenarnya merasa risih dengan kehadiran lima siswa itu berada disekitar meja dan kursi nya.
"Taehyung, minta nomor ponsel mu, dong.", terlalu cepat, ucapan Jungkook barusan sukses membuat empat sahabat nya melotot bersamaan, menatap nya tak percaya.
"Jungkook! Ada apa dengan mu?!", Yeon yang pertama kali berseru heboh, ia bergerak memutar, mengubah posisi menjadi berdiri didepan Jungkook, "Biasa nya kau akan merayu dulu baru meminta nomor ponsel, tapi.."
"Sekarang kenapa kau tidak merayu Taehyung?!"
"Yeon! Pelankan suara mu!", Jinyoung menegur nya, sebenarnya ingin mengumpat, namun tertahan saat melihat raut wajah Taehyung yang nampak tak nyaman dengan kehadiran mereka disekitar nya, "Jangan berteriak!"
"Jungkook, sudahlah! Taehyung tak kan mau memberi mu nomor ponsel nya.", Yugyeom memperingati, ucapan nya sukses membuat Jungkook menoleh kemudian menatap nya curiga, "Hentikan tatapan mu itu, rajungan!"
"Tau darimana, kau?", mengerling sesaat, Jungkook sukses membuat Yugyeom berdecak malas, sebenarnya ia ingin keluar meninggalkan teman-teman nya ini, namun urung karna melihat Taehyung.
"Taehyung! Kata Jungkook ia minta nomor ponsel mu, ayo berikan!", nada bicara Yeon terdengar memaksa, mengulurkan tangan nya tanda meminta, sukses membuat Taehyung semakin merasa tak nyaman dengan kehadiran mereka berlima.
"Yeon! Astaga, bodoh nya!", Taeyong geram, mendadak menarik kerah seragam Yeon dari belakang hingga membuat sahabat nya itu sedikit tersedak, "Kemari kau!", perintah nya mutlak.
Namun ditolak, Yeon justru mengabaikan apa yang Taeyong katakan, "Ayo, Taehyung. Nomor ponsel mu?"
"Pergilah, tolong..", diakhir kalimat Taehyung terdengar memohon, benar-benar berharap agar lima siswa yang tak dikenal nya itu segera pergi.
"Nomor ponsel mu dulu, tolong..", Jungkook membalas, dan kembali tertawa saat melihat Taehyung menatap nya aneh, "Nomor ponsel mu, Taehyung-ah."
"Aku, tidak punya ponsel."
Deg
"Buahaha.."
Mendengar apa yang Taehyung katakan, seketika mereka tertawa, kecuali Yugyeom, ia hanya kembali berdecak dan mengusap wajah nya gusar, benar-benar ingin segera pergi, namun tertahan saat Yeon melakukan sesuatu,

KAMU SEDANG MEMBACA
Broken
عشوائي"Hyung, itu Papa!" "Apa yang pernah ku katakan tentang tidak bicara dengan orang asing, Taehyung?!" "Hyung! Itu bukan orang asing, itu Papa!" Tentang Nam Taehyun, yang berusaha keras menjalani hidup bersama adik kembarnya, Nam Taehyung. Jika akhirny...