"Tae, kamu pulang naik taksi saja, ya ?"
"Aku lupa kalau hari ini ada latihan basket, sayang."
"Aduh, harus menunggu taksi dimanaaa~"
"Ngh~ Taehyun hyunggggg."
Taehyung merengek sendiri, berjalan gontai dengan kaki yang tak bisa berhenti menendang udara saat teringat ucapan Chanyeol diwaktu jam pulang tadi,
'Kamu pulang naik taksi saja, ya ?'
Ia merengut sebal, menggigit bibir bawah nya gemas beberapa kali, bahkan kini malah berhenti dan berdiri didepan gerbang sekolah dengan raut wajah yang nampak minta dikasihani.
"Hyung .. Aku mau pulang~"
Ia bergumam sesaat, hingga beberapa detik kemudian malah melongo saat melihat satu mobil berhenti didepan nya,
"Menunggu siapa ?"
Taehyung terkesiap, terdiam mendadak hingga kemudian mengerjap pelan berusaha mencerna apa yang sedang ia lihat, saat ini didepan nya ada Yoongi, bicara kearahnya dengan kaca mobil yang sengaja dibuka.
"Tae ?"
"Cha-- Chanyeol hyung."
Ia menjawab terbata, menoleh kiri kanan berusaha mencari siapa saja yang bisa ia ajak pulang bersama, namun hasilnya nihil; tidak ada, murid disini tentu saja tidak ada yang pulang sendiri seperti Taehyung, kan?
"Masuklah, pulang bersama ku."
Yoongi membuka pintu mobil, turun menghampiri Taehyung yang nampak mematung menanggapi tawaran nya, anak itu bergeming dengan tangan meremat kuat ujung tali ransel nya tanpa henti, raut wajah nya gelisah.
"Ibu merindukan mu."
"Ibu ?"
"Iya, Ibu. Dia merindukan mu."
"Ibu .. Merindukan ku ?"
Lagi. Taehyung kembali terdiam, kaki nya beringsut mundur satu langkah, menatap Yoongi dengan satu tangan menunjuk diri nya sendiri, berusaha memastikan bahwa ia tak salah dengar, apa yang Yoongi katakan?
Seokjin--Ibu nya ? Merindukan Taehyung ?
Tidak mungkin.
'Kita tidak punya Ibu, Taehyung-ah.'
Taehyung menggeleng tanpa sadar saat teringat apa yang dulu pernah Taehyun katakan, membuat Yoongi mengernyit melihat nya kemudian berjalan maju mendekat dengan satu tangan mengusap rambut nya pelan,
"Kenapa ?"
"Ngh !"
Dan Taehyung kembali menggeleng, lagi-lagi beringsut mundur satu langkah, yang tentu saja hasil nya malah membuat Yoongi kembali berjalan maju mendekat.
"Nanti .. Taehyung hyung marah."
Yoongi mengernyit mendengar nya, mengerling sesaat melihat sekeliling hingga kemudian menghela nafas dan berucap,
"Kita ajak Taehyun juga, ayo ..", kata nya.
Dan Taehyung menengok, merasa sangat ragu, sibuk berpikir bagaimana kalau Taehyun tau tentang ini? Bagaimana jika kakak nya itu tau bahwa hari ini Taehyung bicara dengan Yoongi? Dan parah nya bagaimana jika Taehyun tau bahwa Taehyung ingin mengiyakan ajakan pulang bersama dari Yoongi saat ini?

KAMU SEDANG MEMBACA
Broken
Random"Hyung, itu Papa!" "Apa yang pernah ku katakan tentang tidak bicara dengan orang asing, Taehyung?!" "Hyung! Itu bukan orang asing, itu Papa!" Tentang Nam Taehyun, yang berusaha keras menjalani hidup bersama adik kembarnya, Nam Taehyung. Jika akhirny...